Elite Partai Golkar turut merespons sikap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang merasa tersinggung dengan sikap Mensos Tri Rismaharini atau Risma marah-marah. Golkar membela Rusli.
“Itu kan urusan pemerintah, nggak ada hubungannya dengan Golkar,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi DPP Golkar, Muhidin Mohamad Said, kepada wartawan, Minggu (3/10/202).
Namun, menurut Muhidin, respons Rusli merupakan pengingat untuk melakukan perbaikan. Rusli diyakini hanya ingin Risma memperbaiki cara berkomunikasi.
“Apa yang disampaikan oleh Gubernur itu suatu hal untuk perbaikan sikap seorang pejabat setingkat menteri, agar memberikan suatu perbaikan dalam berkomunikasi, apalagi dengan seorang pegawai kecil,” sebut Muhidin.
Sebelumnya, Gubernur Rusli menanggapi keras sikap Mensos Risma marah-marah ke salah seorang pendamping program keluarga harapan (PKH) di Gorontalo. Rusli merasa tersinggung dengan sikap Risma.
“Boleh lah emosi, tapi jangan kelakuan seperti itu dong. Itu pegawai saya. Meskipun dia pegawai rendahan tapi manusia juga. Saya alumni STKS, tahun 80-an sudah kenal Menteri Nani Soedarsono, para Dirjen, tapi tidak ada yang sikapnya begitu. Saya tersinggung, saya nggak terima,” tegas Rusli seperti dilansir di situs Pemprov Gorontalo, Jumat (1/10/2021).
Seorang mantan satpam di KPK bikin heboh setelah membuat surat terbuka usai dipecat. Satpam bernama Iwan itu mengaku dipecat usai memotret bendera yang disebutnya sebagai bendera Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI, organisasi masyarakat yang telah dibubarkan dan dilarang di Indonesia.
Diketahui peristiwa itu terjadi sekitar September 2019 di mana kala itu KPK masih dipimpin Agus Rahardjo, Alexander Marwata, Basaria Panjaitan, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang. Sedangkan pimpinan KPK saat ini yaitu Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron, baru dilantik pada Desember 2019.
Dari informasi yang didapat detikcom, foto yang diambil itu berada di Lantai 10 Gedung Merah Putih KPK, yang merupakan zona terlarang untuk didokumentasikan karena di sanalah para jaksa KPK bekerja. Larangan mengambil foto di lantai itu karena terdapat banyak berkas rahasia terkait dengan tugas para jaksa KPK.
Dari foto yang beredar, terlihat ada bendera dengan latar belakang putih dengan tulisan berwarna hitam. Bendera itu diduga merupakan Al Liwa, yaitu bendera dengan tulisan ‘Tauhid’ pada zaman Rasulullah SAW.
Adapun bendera serupa, yaitu dengan latar belakang hitam dengan tulisan putih yang disebut dengan ‘Ar-Rayah’. Bendera-bendera ini kerap diidentikkan dengan HTI meski sebenarnya berbeda.
Klarifikasi KPK
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menerangkan tindakan yang dilakukan mantan satpam KPK tindakan ilegal. Dia menuturkan pada saat itu tim KPK langsung melakukan pemeriksaan ke beberapa saksi.
Ali mengatakan pegawai tersebut sengaja menyebarkan hoaks ke pihak eksternal sehingga memperburuk citra KPK. Dengan itu, pegawai tersebut dinyatakan melakukan pelanggaran berat, sesuai dengan pasalnya.
“Sehingga disimpulkan bahwa yang bersangkutan sengaja dan tanpa hak telah menyebarkan informasi tidak benar (bohong) dan menyesatkan ke pihak eksternal. Hal tersebut kemudian menimbulkan kebencian dari masyarakat yang berdampak menurunkan citra dan nama baik KPK,” kata Ali.
“Perbuatan-perbuatan ini termasuk kategori Pelanggaran Berat, sebagaimana tertuang dalam Pasal 8 huruf s Perkom Nomor 10 Tahun 2016 tentang Disiplin Pegawai dan Penasihat KPK,” tambahnya.
DKI Jakarta masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Namun, kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat pagi ini ramai didatangi warga untuk berolahraga.
Pantauan di depan fX Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021), kawasan ini didominasi oleh pesepeda. Meskipun begitu, ada pula sejumlah warga yang jogging dan berjalan santai bersama keluarganya.
Secara keseluruhan, warga tampak menggunakan masker selama beraktivitas. Hanya saja, beberapa orang membuka masker selagi beristirahat di atas trotoar.
Pagi ini banyak pesepeda melintas di atas jalur sepeda Sudirman-Thamrin. Sejumlah aparat kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan berjaga dan mengatur lalu lintas di sekitar kawasan Sudirman-Thamrin.
Warga berolahraga di Sudirman-Thamrin Minggu (3/10) pagi (Foto: Tiara Aliya/detikcom)
Salah satu warga bernama Nico (32) menyadari masih ada potensi terpapar virus Corona jika berolahraga di luar rumah. Namun, dia tetap berolahraga di kawasan Sudirman bersama istrinya.
“Itu istri yang mau, dia lagi hamil. Minta ke sini. Ada sih, cuman istri maksain ya udah ke sini aja,” ujar Nico saat ditemui di depan FX Sudirman, Minggu (3/9).
Nico juga berharap, ke depannya Pemprov DKI mulai mengadakan car free day (CFD) digelar selama PPKM. Tujuannya agar warga bisa beristirahat usai berolahraga.
“Pengennya sih dibuka biar banyak makanan, jadi nemenin istri jalan saya makan aja. Karena kan banyak yang jualan, kalo ini kan sepi, jadi mau makan pun susah,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah memperpanjang periode PPKM di Jakarta sampai 4 Oktober 2021. Dengan perpanjangan masa PPKM ini, aturan sistem ganjil-genap masih diberlakukan.
Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 43 Tahun 2021, DKI Jakarta masih berada di level 3 PPKM Jawa-Bali. Artinya, belum ada penyesuaian signifikan dari periode sebelumnya.
Mempunyai hobi mengoleksi mainan action figure bukan hanya diminati oleh anak kecil. Bahkan orang tua pun sebagian memiliki hobi menjadi kolektor mainan action figure.
Salah satunya adalah Frans Sanjaya (32). Di umur yang sudah kepala 3, dia memiliki hobi mengoleksi mainan action figure yang sudah dicintainya sejak masih kecil.
“Saya ingat zaman TK sekolah biasanya di depan sekolah banyak penjual mainan. Kata Mama saya setiap pulang sekolah selalu ingin membeli mainan. Akhirnya Mama saya juga enek membelikan terus mainan akhirnya tidak boleh. Sekarang sudah besar sudah punya uang sendiri saatnya kita balas dendam,” ujar Frans Sanjaya di program Sosok detikcom.
Frans mulai menjadi kolektor mainan action figure ketika 7 tahun yang lalu ketika dia masih duduk di bangku kuliah. Mainan pertama kali yang ia punya adalah Captain America: The First Avenger.
Hingga akhirnya, sekarang Frans sudah memiliki banyak mainan. Sampai-sampai dia harus membuat ‘ruangan sendiri’ khusus untuk mainan action figure miliknya.
“Kalau kalian perhatikan ada batasannya ini halaman. Tadinya tempat display saya cuma segini. Sekarang kalau kalian perhatikan (mainan saya-red) sudah beranak, bercucu sampai kecil-kecilnya semua ada,” ujar Frans sembari menunjukkan halaman belakang yang disulap menjadi ruangan khusus untuk mainan action figure-nya.
Untuk masalah perawatan dan kebersihan mainan, Frans sangat memperhatikan hal tersebut. Karena mengingat harga mainannya rata-rata jutaan, maka Frans turun tangan langsung untuk membersihkan koleksi mainannya.
“Caranya yang pertama biasanya saya memakai kuas make-up istri yang lembut banget jadi tidak akan menggores ke mainan. Yang membersihkan harus saya,” ujar Frans sembari tertawa.
Dari banyaknya koleksi mainan action figure milik Frans, ternyata soal izin dengan istri masih menjadi dilema. Tetapi, Frans memiliki 3 tips untuk menjelaskan gunanya mainan ini terhadap sang istri.
“Yang pertama, mainan bikin saya jadi youtuber, ini mainan kerja dia saya unboxing upload ke youtube ada orang-orang yang menonton mainan ini juga menghasilkan uang. Tips kedua, ini investasi. Tips ketiga, dengan adanya mainan di rumah, suami jadi lebih sering ada di rumah,” ujar Frans.
Memang, ada salah satu tokoh action figure yang menjadi sorotan ketika detikcom memasuki ruangan khusus mainan Frans. Yaitu, Boa Hancock 1:1 yang terpampang di sudut ruangan. Permasalahannya adalah ketika sang istri yang ternyata sedikit geram dengan kenekatan Frans untuk membeli mainan tersebut.
“Memang istri mana yang tidak marah ketika suaminya membeli mainan sebesar itu dan se-seksi itu. Tapi saya meyakinkan istri saya beli bukan karena seksinya atau karena apa. Tapi karena suka karakternya kebetulan mainannya ada ya sudah beli,” jelas Frans kepada tim detikcom.
Selain menjadi content creator, ternyata Frans juga bertanggungjawab untuk memegang cabang bisnis usaha orang tuanya. Yakni, Batagor Abuy.
“Jadi bapak saya punya sebuah restaurant Batagor Abuy di Bandung cukup lama juga sudah dari tahun 1983. Saya pribadi terpaksa harus mengembangkan buka cabang-cabang kecil demi hobi tetap berjalan,” ujar Frans.
Saat ini Frans memiliki impian agar bisa membuka Museum Toys of Frans Sanjaya agar penonton youtubenya bisa melihat mainan aslinya. Bisa menikmati mainan bersejarah yang dibeli Frans Sanjaya dengan penuh perjuangan.
Polisi masih mendalami kasus SPBU yang melakukan pengisian BBM subsidi jenis solar ke mobil tangki siluman di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Polisi juga meminta pihak Pertamina untuk tegas dan meningkatkan pengawasan terhadap SPBU terkait penyaluran BBM bersubsidi.
“Perlu juga komitmen dan pengawasan Pertamina untuk tegas kepada SPBU terkait penyaluran BBM subsidi,” kata Wadirreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Ferry Harahap kepada detikcom, Sabtu (3/10/2021).
Ferry mengaku, pihaknya akan tegas menindak oknum petugas atau pengelola SPBU yang menyalurkan BBM subsidi yang menyimpang. Terlebih lagi, BBM bersubsidi dijual kembali oleh penimbun.
“Ini harus ditindak tegas karena melakukan penyimpangan bbm subsidi, terutama akan dijual lagi ke tempat-tempat produksi yang tidak tepat sasaran,” imbuhnya.
Ferry juga menyampaikan, Polda Sumsel akan berkoordinasi dengan Polres Muratara dalam menuntaskan kasus ini.
“Kami segera selidiki dan sampaikan ke Polres Muratara,” terangnya.
Terkait hal itu, Polres Muratara akan memeriksa pihak SPBU Rupit dan Pertamina pada Senin (4/10). Mobil dengan tanki siluman itu sudah diamankan, pemiliknya, SA (45), masih diperiksa secara intensif.
“Masih kami periksa, Senin (4/10) jadwalnya SPBU Rupit, dan selanjutnya pihak Pertamina. Saat ini SA (pemilik mobil) masih kita periksa, belum ditetapkan tersangka. Kami masih mengklarifikasi, mengumpulkan bukti-bukti lainnya,” jelas Dedi.
Bengkalis (Duri), Tribunriau – Kerjasama unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Bengkalis, yaitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Komando Distrik Militer (Kodim) 0303 dan Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis menggelar Vaksinasi Kompak, di Lapangan Pasar Semi Modern Jl.Sultan Syarif Kasim Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Sabtu, (02/10/21).
Ada sejumlah 5.000 dosis vaksin disiapkan dalam kegiatan ini. Dilangsungkan selama dua hari sejak Sabtu hingga Minggu, 2-3 Oktober 2021, bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis khususnya di Kecamatan Bathin Solapan, Mandau dan Pinggir, atau lebih dikenal dengan wilayah Kota Duri.
Untuk melayani masyarakat, turut dilibatkan tenaga medis dari Puskesmas Desa Sebangar, Balai Makam, Duri Kota, Pematang Pudu, Pinggir dan Puskesmas Muara Basung, serta Klinik Polres Bengkalis.
Masyarakat yang datang sudah membawa form pendaftaran, yang sebelumnya sudah didapatkan melalui RT tiap kelurahan/desa di Kecamatan Mandau, Bathin Solapan dan Pinggir atau lainya.Lalu, penyelenggara memberikan tempat duduk di tenda yang sudah disediakan, dan memanggil antrian masyarakat melalui tempat duduk yang paling depan.
Acapkali ada juga masyarakat yang tidak membawa form pendaftaran, datang mendaftar untuk divaksin dengan membawa KTP dan KK.Namun, pihak penyelenggara tidak menerimanya dan menyarankan meminta form ke RT masing-masing.
Bupati Bengkalis Kasmarni hadir untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi itu dan membuka secara resmi.Bupati mengucapkan terimakasih kepada Dandim beserta jajaran dan Kapolres beserta jajaran, pihak tenaga medis, relawan dan semua puhak yang terlibat untuk mensukseskan kegiatan itu.
“Pelayanan vaksinasi Covid-19 yang kita laksanakan selama dua hari ini, merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam meningkatkan herd immunity atau kekebalan tubuh kelompok masyarakat, guna memutus penyebaran covid-19 di Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis,” kata Bupati.
Diteruskannya, hal ini tentunya sebagai bentuk implementasi dari cita-cita bersama yang telah dicantumkan dalam salah satu dari delapan program unggulan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, yakni, melalui program akses sosial dan jaminan kesehatan total bagi masyarakat, agar tercapainya visi mewujudkan Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera.
“Kegiatan vaksinasi covid-19 yang kita laksanakan ini, merupakan suatu pertanda bahwa kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama Kodim 0303/Bengkalis dan Polres Bengkalis, dapat melakukan fungsi, tugas, dan tanggung jawab dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat,” sebut Bupati.
Dikesempatan itu, Bupati Kasmarni juga mendatangi, menyapa langsung masyarakat dan tenaga medis yang melakukan vaksinasi, sembari memberikan semangat kepada para tenaga medis dan peserta vaksin.
Tampak hadir mendampingi Bupati Bengkalis, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia, Kapolres Bengkalis diwakili Wakapolres Kompol Aslely Farida Turnip, Kadis Kesehatan dr. Ersan Saputra, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kholijah, Camat Mandau Riki Rihardi, Camat Bathin Solapan Aulia Army Effendy, Camat Pinggir Azuar dan Kapolsek Mandau AKP Jaliper Lumbantoruan.(jlr).
Seorang pria bernama Hermansyah (32), di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) dikabarkan hilang diterkam buaya. Korban yang saat itu tengah bersama dua temannya mencari daun nipah di dekat sungai dengan mengendarai perahu getek.
“Kejadiannya benar, korban warga kita diduga hilang karena diterkam buaya,” kata Camat Sungai Lilin, Muba, Agus Kurniawan kepada detikcom, Sabtu (2/10/2021).
Kejadian nahas itu, menurutnya terjadi ketika korban yang merupakan warga Desa Pinang Banjar itu bersama dua rekannya tengah mencari daun nipah. Korban ini kesehariannya diketahui sebagai pedagang daun nipah.
“Informasinya korban memang merupakan pedagang daun nipah. Dia dikabarkan hilang ketika sedang mencari daun nipah di pinggir sungai bersama dua rekannya dengan mengendarai perahu getek,” kata Agus.
Hingga malam ini, sambungnya, kejadian yang terjadi sekitar Pukul 15.00 WIB itu, korban belum juga ditemukan. Peristiwa itu terjadi di kawasan Perairan Sungai Tenggulang, Banyuasin mengarah ke Babat Supat, Muba, korban masih dalam pencarian.
“Hilangnya jam tiga sore tadi, di perahu getek korban diterkam, sampai saat ini informasi tim di lapangan masih melakukan pencarian,” kata dia.
Sementara itu, Kapolsek Sungai Lilin, Iptu Zanzibar juga membenarkan peristiwa nahas itu. Dia mengatakan pihaknya bersama Polairud dan unsur terkait masih melakukan pencarian terhadap korban.
“Informasinya benar, dari keterangan saksi seperti itu. Tim kita bersama Airud dan TNI (Polairud) hingga saat ini masih melakukan pencarian,” jelas Kapolsek.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia membentuk Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau Tim Tanggap Insiden Siber yang tersebar di kementerian/lembaga untuk memperkuat keamanan siber dan memperkuat pertahanan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dari serangan siber.
Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan dan Komunikasi CISSReC, Pratama Dahlian Persadha menilai meski faktanya masih sering terjadi berbagai kebocoran-kebocoran baik oleh instansi pemerintah maupun swasta, CSIRT menjadi salah satu kunci untuk menanggulangi kejahatan siber di Tanah Air.
Ia menuturkan CSIRT merupakan suatu tim yang siap dan sigap untuk menghadapi berbagai insident yang mungkin terjadi dan dapat merugikan organisasi.
“Untuk itu, hadirnya CSIRT merupakan salah satu cara untuk mempermudah penanganan masalah keamanan yaitu dengan membuat sebuah unit untuk melaporkan kasus keamanan,” jelas Pratama dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/10/2021).
Lebih lanjut, ia mengatakan keamanan siber di Indonesia sempat menjadi sorotan. Tidak hanya di sistem milik lembaga pemerintahan, tetapi juga di perusahaan swasta. Kasusnya mulai kebocoran data hingga serangan malware.
“Namun dalam dunia keamanan siber, tidak ada sistem informasi yang benar-benar aman 100%. Doktrinnya adalah keamanan sistem informasi itu proses, bukan hasil. Artinya hari ini aman, belum tentu besok aman dan seterusnya,” jelas Pratama.
Sementara itu, dalam peluncuran CSIRT 25 Februari 2021 lalu, Kepala BSSN RI, Hinsa Siburian menjabarkan, tugas pokok CSIRT adalah untuk membangun dan mengonsolidasikan sistem proteksi pada seluruh infrastruktur informasi vital dengan tujuan untuk melindungi sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Hinsa menegaskan, BSSN berkomitmen untuk memelihara kesigapan dan ketahanan siber nasional dalam menghadapi ancaman siber.
“CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber. CSIRT terdiri atas CSIRT Nasional atau Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional (Pusopkamsinas), CSIRT Sektoral pada pemerintahan, Infrastruktur Informasi Vital Nasional dan Privat, serta CSIRT Organisasi,” ujar Hinsa.
Ia menambahkan, CSIRT akan melaksanakan tugas menghadapi serangan yang bersifat teknis supaya pada sistem elektronik yang ada di suatu lembaga tidak terjadi insiden siber. Penguatan keamanan siber penting saat ini, terlebih kini objek vital sudah saling terkoneksi dalam satu sistem elektronik. Dengan kata lain, objek vital satu dengan lainnya saling berkaitan dan ketergantungan, sehingga ketika salah satu mengalami gangguan maka akan mempengaruhi operasional atau fungsi yang lain.
Sebagai informasi, CSIRT merupakan salah satu major project yang dibentuk oleh Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) guna memperkuat keamanan siber Indonesia. Pembentukan CSIRT tertuang dalam Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024. Pada tahun 2024 mendatang, BSSN menargetkan untuk membentuk 121 CSIRT yang tersebar di berbagai Kementerian/Lembaga dan daerah se-Indonesia.
Seorang sopir truk menodongkan ponselnya di area SPBU di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel). Dia memprotes karena ada sebuah mobil bertangki siluman sedang menyedot BBM.
Dia protes karena ditolak saat akan mengisi solar. Sementara ada pihak lain yang mengisi solar hingga jutaan rupiah.
“Terjadi di SPBU di daerah Muara Rupit, saya mau ngisi solar Rp 400 ribu ditolak tidak dibolehkan, sedangkan mobil lain boleh bahkan sampai juta-jutaan,” kata perekam video.
Pria yang mengaku sebagai sopir truk ekspedisi itu tidak terima dengan tindakan pihak SPBU. Dia mengeluh kenapa mobil dengan tangki modifikasi boleh mengisi BBM jenis solar lebih banyak dari truknya.
Pemilik mobil dengan tangki modifikasi yang sempat melakukan pengisian BBM jenis solar di Musi Rawas Utara, Sumsel, diamankan polisi. Selain itu, barang bukti mobil juga ikut diamankan. (Foto: Istimewa)
Pemilik Mobil Diamankan
Pemilik mobil bertangki siluman itu telah diamankan polisi. Mobil bertangki modifikasi yang dipakai untuk menyedot BBM juga ikut diamankan.
“Sudah diamankan mobil dan pemiliknya, karena diduga melakukan penimbunan BBM jenis solar menggunakan mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi,” kata Wadirreskrimsus Polda Sumsel AKBP Ferry Harahap saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (2/9/2021).
Polisi berjanji akan serius menangani dugaan kasus ini. Dia menegaskan peristiwa pada video viral itu merupakan tindakan menyimpang dan membahayakan warga di sekitar SPBU.
“Ini harus ditindak tegas karena melakukan penyimpangan BBM subsidi terutama akan dijual lagi ke tempat-tempat produksi yang tidak tepat sasaran, kami segera selidiki,” kata Ferry.
Polisi menjelaskan mobil minibus bertangki modifikasi beserta pemiliknya seorang wanita inisial SA (45) diamankan Jumat (1/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Di mana menurut polisi kejadian itu terjadi di SPBU Rupit, Desa Muara Rupit, Kecamatan Rupit, pada Kamis (30/9) pukul 10.00 WIB.
“Diamankannya tadi malam,” kata Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto.
Pemilik mobil, SA, hingga saat ini masih diperiksa intensif di Mapolres Muratara atas dugaan tindak pidana yang dilakukannya. Polisi juga masih terus menyelidiki kasus ini, termasuk mengumpulkan semua barang bukti dan memastikan pelat nomor mobil yang berbeda.
“Saat ini SA masih kita periksa, belum ditetapkan tersangka, kami masih mengklarifikasi, mengumpulkan bukti-bukti lainnya,” kata Kasat Reskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad.
Polres Muratara akan memeriksa lebih lanjut untuk mengungkap dugaan penimbunan BBM subsidi ini dengan memeriksa pihak SPBU dan Pertamina.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membuka perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Acara ini diikuti para atlet dari 34 provinsi di Indonesia.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, dengan nama tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang, PON XX Papua secara resmi dibuka,” kata Jokowi dalam siaran di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (2/10/2021).
Jokowi mengaku bangga membuka PON XX yang merupakan gelaran PON pertama di Papua. Dia juga memuji kemegahan Stadion Lukas Enembe.
“Perasaan saya dan perasaan Saudara-Saudara pasti sama kita bangga berada di tanah Papua dan kita bangga berada di stadion terbaik di Asia Pasifik ini,” ucapnya.
“Kita bangga membuka PON XX, PON yang pertama kali diselenggarakan di tanah Papua,” tambahnya.
Jokowi mengajak agar PON ini diisi dengan segala suka cita dan menjunjung sportivitas. Ajang ini juga diminta menjadi ruang menjalin kebersamaan.
“Yakinlah kemajuan Papua akan berjalan cepat Mari kita tunjuk partisipasi kita untuk menjamin keberhasilan PON XX ini,” katanya.
Penonton yang hadir pembukaan PON XX Papua 2021 di Stadion Lukas Enembe (YouTube Sekretariat Presiden)
Jokowi juga menyampaikan kemajuan pembangunan infrastruktur hingga sumber daya manusia (SDM) di Papua.
“Stadion yang sangat megah ini bukan satu-satunya simbol kemajuan Papua. Konektivitas laut, udara, bandara, pelabuhan, jalan lintas papua, serta pengembangan SDM Papua adalah capaian-capaian lain dari kemajuan Papua yang sangat membanggakan,” ucapnya.
Dia meminta anak muda Papua mengikuti para tokoh olahraga hingga para seniman asal Papua.
Setelah Jokowi memberi sambutan, acara dilanjutkan dengan pesta kembang api. Suasana tampak meriah dan penonton di stadion bersorai-sorai.
Sebelumnya sambutan telah disampaikan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mayjen TNI (Purn) Norman Sasono dan Gubernur Papua Lukas Enembe.
Dalam pembukaan ini, sebelumnya sudah ditampilkan aksi koreografi serta dinyanyikannya lagu Aku Papua gubahan Franky Sahilatua yang dinyanyikan Edo Kondologit, Michael Jakarimilena, dan Nowela Elizabeth Auparay.
Ditampilkan juga aksi tari berkostum serba nuansa Papua dan boneka patung burung Cenderawasih yang diangkat enam orang. Para atlet dari 34 provinsi di Indonesia sudah turut meramaikan lewat defile.