Desakan agar kasus ayah perkosa 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan dibuka lagi bermunculan. Beberapa pihak mulai dari koalisi masyarakat hingga senayan meminta kasus itu dilanjutkan dan diusut hingga tuntas.
Untuk diketahui, polisi menghentikan penyelidikan kasus itu karena tak memenuhi cukup bukti. Polisi mengatakan harus ada bukti baru untuk kembali melanjutkan kasus tersebut.
“Kasus itu dihentikan di SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) dalam rangka penyelidikan belum ke tahap penyidikan. Tidak cukup bukti untuk dinaikkan statusnya,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (8/12021).
Zulpan menegaskan harus ada bukti baru yang diajukan korban atau keluarga korban untuk melanjutkan kasus itu.
“Bisa dibuka sepanjang ada bukti baru yang dimiliki korban atau keluarga korban, mungkin bisa,” tegasnya.
Menurutnya, kasus ini adalah dugaan pencabulan. Salah satu bukti utama yang harus didapatkan adalah hasil visum. Pada kasus ini, hasil pemeriksaan di rumah sakit tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pencabulan.
“Sudah dilakukan visum dua kali. Pertama di Puskesmas Malili. Ibu korban tidak puas hasilnya, lalu dilakukan visum kedua di RS Bhayangkara. Hasilnya tidak ada kerusakan pada kemaluan ketiga anaknya,” terang dia.
Keributan sempat terjadi di arena PON XX Papua antara kontingen Papua dan DKI. Namun kini kedua pihak telah damai.
Keributan kedua pihak itu dimediasi oleh polisi setempat. Mediasi dilakukan di Mapolda Papua.
Hadir dalam mediasi ini Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Kabid Propam Kombes F. Sanches Napitupulu. Serta perwakilan kontingen DKI Jakarta Viktor Petroes Wangelaha dan perwakilan relawan PON XX Papua Bobirus Yikwa.
Perwakilan relawan PON XX Papua Bobirus Yikwa meminta maaf atas keributan di GOR Cendrawasih. Dia mengatakan pihaknya menyesal dan meminta maaf.
“Karena ini muncul sesaat, dan kami menyesal atas peristiwa tersebut. Kami telah sepakat berdamai dengan kontingen dari DKI Jakarta dan saling memaafkan,” katanya.
Dia meminta semua pihak agar tidak terprovokasi atas kejadian itu. Bobirus berharap penyelenggaraan PON XX ini tetap aman terkendali.
“Selanjutnya kami meminta kepada semua pihak untuk tidak terprovokasi atas kejadian tersebut, untuk itu kami menyerukan kepada kita semua agar penyelenggaraan PON ke XX tetap berjalan aman dan lancar terkendali dan sukses PON,” ucapnya.
Sama halnya dengan DKI. Perwakilan Koni kontingen DKI Jakarta Viktor Petroes Wangelaha pun meminta maaf atas kericuhan yang sempat terjadi. Dia menegaskan keributan itu merupakan kesalahpahaman.
“Saya mewakili kontingen tinju dari Provinsi DKI Jakarta, meminta maaf atas kekhilafan, sehingga terjadi insiden kesalahpahaman tadi sore di Gor Cendrawasih Kota Jayapura,” ucapnya.
“Kami telah sepakat dan saling memaafkan serta kami mendukung keberlanjutan pertandingan tinju, dan pertandingan lainnya di beberapa venue baik di Kota Jayapura Maupun di 3 kota lainnya,” tutur Viktor.
Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi menambahkan semangat sportifitas harus tetap dijaga. Dia berharap pelaksanaan PON XX Papua dapat berjalan dengan baik hingga selesai.
“Sportifitas harus kita jaga, baik, atlet, official, pelatih, relawan dan penonton. Diharapkan suasana menjadi Harmoni agar pelaksanaan PON XX Papua dapat dengan sukses,” katanya.
“Proses perjalanannya menang atau kalah itu hal yang biasa, tentu semua aspek sekarang sedang belajar, baik itu atlet, wasit dan penonton karena kita sedang berada di situasi yang tidak normal yaitu kita masih berada di masa pandemi yang mengakibatkan kita di batasi dengan berbagai gerakan,” lanjut Eko.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh mengatakan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua bisa dijadikan momentum untuk membangun kesadaran olahraga bagi umat. Dia menilai olahraga termasuk bagian dari tuntutan agama untuk menjaga kesehatan fisik.
“Bagi umat Islam, PON ini adalah momentum untuk membangun kesadaran bahwa olahraga juga bagian dari tuntunan agama dalam rangka menjaga kesehatan. Dengan fisik sehat maka kita bisa lebih optimal dalam melakukan amal ibadah”, ujar Niam dalam khutbah Jumat di Masjid Raya Baiturrahim Jayapura Papua, Jumat (8/10/2021).
Niam menjelaskan sebagai wujud kesyukuran atas nikmat sehat yang kita peroleh, maka harus ada upaya untuk menjaga dan melestarikan kesehatan, salah satunya dengan olahraga. Niam mengatakan nabi pun mempraktikkan hal itu.
“Nabi tidak hanya memberi arahan dalam kata, tetapi beliau meneladankan dalam aktifitas guna menjaga kesehatan, menjaga konsumsi secara seimbang, dan berolahraga. Beliau lari bersama istrinya Aisyah. Beliau juga lomba ketangkasan berkuda dengan sahabatnya, dan beberapa jenis olahraga lainnya. Olahraga melahirkan kebugaran dan kebugaran akan menggiatkan aktifitas ibadah,” ujarnya.
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora ini juga menilai kalau PON sebagai momentum pembelajaran untuk mengingat pentingnya persaudaraan di tengah perbedaan. Sebab, semua peserta hadir datang dari 34 provinsi yang tentunya memiliki perbedaan kebudayaan.
“Kita hadir dari 34 Provinsi, dari suku dan daerah yang beragam, warna kulit berbeda, agama dan bahasa yang berbeda-beda. Semuanya itu tidak menjadi pemisah dan penyekat. Perbedaan ini untuk saling mengenal dan menguatkan. Perbedaan fisik tidak menjadikan seseorang lebih unggul atas yang lain, kecuali atas ketakwaan, prestasi dan kemanfaatan yang didarmakan,” ujarnya.
Shalat Jumat di Masjid Baiturrahim diikuti oleh jamaah dengan protokol kesehatan. Nampak para atlet, official, dan panitia PON hadir mengikuti shalat jamaah. Hadir juga Ketua Umum MUI Provinsi Saiful Islam Payage, Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Toni Wanggai yang juga Ketua PWNU Papua, Pimpinan KONI Pusat Mayjend TNI Bambang Hartawan, dan jamaah dari warga serta atlet PON XX.
Gubernur Bali Wayan Koster mengaku sudah disuntik vaksin untuk dosis ketiga atau booster. Padahal, diketahui vaksin tersebut diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).
Hal itu disampaikan Koster saat peluncuran Perseroan Perorangan di The Westin Resort, Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Bali, Jumat (8/10/2021). Awalnya, Koster menceritakan pencapaian vaksinasi di Bali yang cukup tinggi yakni mencapai 98 persen untuk dosis pertama dan dosis kedua sudah 78 persen.
Kemudian, tiba-tiba Koster mengaku sudah mendapat vaksin dosis ketiga. Koster menyampaikan itu di hadapan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly yang juga hadir dalam acara tersebut.
“Jadi sudah cukup tinggi. Itulah sebabnya kita nyaman duduk bareng begini. Dan saya yakin mudah-mudahan semuanya sudah vaksin yang (dosis) kedua. Kalau saya sudah booster malah, (vaksin) yang ketiga,” kata Koster.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sempat menegaskan bahwa vaksin booster hanya diperuntukkan bagi nakes. Selain untuk nakes, Kemenkes juga telah mengeluarkan kebijakan bahwa vaksin COVID-19 Moderna diberikan kepada peserta yang belum pernah mendapatkan vaksinasi COVID-19.
“Kami mengimbau kepada pemerintah daerah untuk memberikan vaksin merek Moderna sebagai dosis ketiga hanya kepada nakes. Selain untuk nakes, vaksin COVID-19 Moderna juga diperuntukkan bagi publik, khususnya ibu hamil dan masyarakat yang memiliki komorbid, yang belum pernah mendapatkan vaksinasi sama sekali,” terang Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Siti Nadia Tarmizi dikutip detikcom dari laman Kemenkes.
Pada Surat Edaran HK.02.01/I/ 1919 /2021, Kemenkes menjelaskan bahwa vaksinasi dosis ketiga bagi nakes dapat menggunakan vaksin dengan platform yang sama (Sinovac) atau platform yang berbeda (Moderna), dengan interval minimal pemberian vaksinasi dosis ketiga adalah 3 bulan setelah dosis kedua diberikan.
Khusus bagi masyarakat yang belum pernah menerima vaksinasi, vaksin COVID-19 Moderna diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 4 minggu. Sementara itu, vaksinasi bagi ibu hamil yang dimulai per 2 Agustus 2021 itu direkomendasikan untuk ibu hamil dengan prioritas pada daerah risiko tinggi. Vaksin yang direkomendasikan selain Moderna adalah Pfizer dan Sinovac sesuai ketersediaan.
Untuk pemberian dosis satu vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil dimulai pada trimester kedua kehamilan, dan untuk pemberian dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin yang diberikan. Misalnya untuk vaksin merek Moderna, interval dosis 1 dan 2 adalah 4 minggu.
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan mengkritik usulan pemerintah yang mengajukan pemunduran hari pencoblosan Pemilu legislatif dan Pilpres serentak pada 15 Mei 2024, setelah sebelumnya KPU mengusulkan pada 21 Februari 2024. Usulan pemerintah ini mundur tiga bulan dari yang diajukan KPU.
Sementara untuk pelaksanaan Pilkada serentak dijadwalkan pada 27 November 2024. Tanggal pelaksanaan pemilihan umum ini menjadi penting karena berkaitan dengan beban dan dampak dari pelaksanaan Pemilu itu sendiri.
Menurut Syarief Hasan, KPU sebagai pelaksana tentu membutuhkan persiapan dan waktu yang cukup agar Pemilu berjalan dengan aman dan lancar. Di sisi lain, Syarief juga mempertanyakan alasan pemerintah yang menyatakan ada potensi polarisasi dan mengganggu stabilitas politik dan keamanan jika Pemilu legislatif dan Pilpres digelar pada 21 Februari 2024.
Menurutnya, alasan ini terkesan janggal sebab pelaksanaan pemilu pada bulan Februari atau Mei tetap punya risiko. Justru jika mengikuti rancangan jadwal KPU, pencoblosan dan rekapitulasi tidak bertepatan dengan Hari Besar Keagamaan.
Ini adalah bentuk mitigasi risiko dari yang dikhawatirkan pemerintah. Justru yang harusnya menjadi fokus adalah beban penyelenggara, yang telah berkali-kali disampaikan KPU dan juga Bawaslu.
“Saya termasuk yang setuju dengan KPU. Pelaksanaan Pemilu bukanlah hal yang mudah. Ini membutuhkan kesiapan dan sumber daya yang cukup. Apalagi pada 2024, Pemilu legislatif, Pilpres, dan Pilkada dilaksanakan pada tahun yang sama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).
“Jika waktu pelaksanaan terlalu dekat, maka beban beratnya di KPU, dan juga Bawaslu. Kita tentu khawatir apabila terlalu dipaksakan, maka pelaksanaan Pemilu tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Apalagi jika ternyata Pilpres berjalan dua putaran, dan sengketa di MK berlarut-larut. Ini mestinya jadi perhatian,” imbuh Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.
Menurut Menteri Koperasi dan UKM di era Presiden SBY ini, masyarakat perlu memberikan atensi khusus atas beban pelaksanaan pemilu yang disampaikan oleh KPU. KPU tentu sudah mempertimbangkan dengan matang berdasarkan pengalaman, sumber daya, dan berbagai potensi hambatan dalam pelaksanaan Pemilu.
Apalagi, pelaksanaan Pemilu legislatif, Pilpres, dan Pilkada yang serentak di tahun yang sama adalah hal yang baru. Jangan sampai pemerintah memaksakan sesuatu yang memang sulit untuk dilaksanakan. Pemerintah harus memberikan kesempatan kepada penyelenggara Pemilu waktu yang cukup. Apalagi sumber daya penyelenggara juga terbatas.
Lebih lanjut politisi senior Partai Demokrat ini mengatakan bahwa pelaksanaan Pemilu serentak di tahun 2024 adalah amanat UU yang telah disepakati bersama. Keserentakan di tahun yang sama perlu diterjemahkan dengan bijak dan mempertimbangkan semua faktor pendukung agar Pemilu berjalan demokratis, lancar, dan damai.
Inilah mengapa waktu menjadi faktor yang sangat penting. Menurutnya, sudah dipahami bersama bahwa pelaksanaan Pemilu pada 2019 telah memakan banyak korban jiwa dari sisi penyelenggara. Banyak petugas Pemilu yang gugur karena beban yang teramat berat.
“Kita perlu merefleksi pelaksanaan pemilu 2019. Ada sebanyak 894 petugas KPPS yang meninggal dan 5.175 yang sakit. Jika hanya dengan keserentakan Pemilu legislatif dan Pilpres saja telah banyak korban jiwa, bagaimana jika ditambah dengan Pilkada serentak? Padahal Pemilu adalah saatnya rakyat berpesta untuk menentukan pemimpinnya,” ujarnya.
“Jangan sampai pesta rakyat kembali diwarnai tangis pilu korban jiwa dari penyelenggara. Soal waktu ini adalah terkait beban dan skala kemampuan manusia. Kita jangan memaksakan pelaksanaan Pemilu yang terlalu mepet jika hanya akan menimbulkan korban jiwa. Berilah sedikit kesempatan penyelenggara untuk menghela napas, mengatur ritme agar Pemilu benar-benar menjadi pesta rakyat,” tutup Syarief.
SDN 12 Pangkalpinang buka suara terkait viralnya foto surat permintaan sumbangan kepada orang tua murid untuk membeli sepeda lipat seharga Rp 6 juta. Kepala sekolah (Kepsek) meminta maaf atas surat permintaan sumbangan itu.
“Ya benar (surat permintaan sumbangan membeli sepeda Rp 6 juta),” ujar Kepsek SD Negeri 12 Pangkalpinang, Rokibah saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (8/10/2021).
Rokibah mengatakan surat sumbangan itu sifatnya tidak memaksa orang tua murid. Dia juga mengatakan surat itu sebenarnya belum sampai ke seluruh orang tua murid.
“Maksudnya mengajak wali murid untuk menyumbang dengan sukarela untuk membeli sepeda tanpa paksaan. Tetapi, surat yang saya share malamnya, keesokan harinya saya tunda dan belum sempat di-share ke semua kelas,” jelasnya.
Dia juga memastikan belum menerima uang terkait surat permintaan sumbangan itu. Rokibah mengatakan ada beberapa orang tua murid menyerahkan uang, namun uang itu sudah dikembalikan oleh Rokibah.
“Memang keesokan ada yang nyumbang terus saya suruh kembalikan lagi ke orang tua murid. Saya juga nggak tahu berapa jumlahnya, sampai sekarang tidak ada se-sen pun yang terkumpul,” ucapnya.
Rokibah mengatakan setelah surat permintaan sumbangan itu viral, dia langsung memberikan klarifikasi melalui group WhatsApp yang isinya para orang tua murid. Dalam klarifikasinya itu, dia meminta maaf kepada para orang tua murid atas adanya surat sumbangan itu.
Berikut pesan WA klarifikasi Rokibah yang dikirim ke group paguyuban SDN 12 Pangkalpinang:
Assalamu’alaikum wr wb…yang saya hormati bapak ibu wali murid kelas 1 sampai kelas 6, terkait surat edaran yang sudah diterima bapak ibu semua lebih kurang 2 minggu yang lalu tentang sumbangan sukarela untuk membeli sepeda, ditiadakan. Mohon maaf jika ada wali murid yang kurang berkenan, saya mohon agar surat edaran tersebut jangan disalahartikan & dipublikasikan ke media sosial agar tidak terjadi kesalahpahaman. Terima kasih atas pengertiannya🙏🙏wassalamu’alaikum wr wb.
Sebelumnya, Foto surat permintaan sumbangan dari kepala sekolah (kepsek) di Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), kepada orang tua murid untuk membeli sepeda lipat Rp 6 juta viral. Dinas Pendidikan Pangkalpinang buka suara.
Dilihat detikcom, Kamis (7/10), dalam foto surat viral itu terlihat permintaan pembelian sepeda lipat Rp 6 juta dengan alasan peringatan hari jadi Kota Pangkalpinang ke-264 dan mendukung program Wali Kota Pangkalpinang.
“Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Pangkalpinang yang ke-264, Walikota mempunyai program ‘Menuju Pangkalpinang Sehat’ untuk membeli sepeda lipat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang yang disebarkan ke seluruh sekolah dari SD-SM se-Pangkalpinang, harga sepeda tersebut Rp 6.000.000 (enam juta rupiah). Saya selaku Kepala Sekolah mohon bantuan dan dukungan dari Bapak/Ibu wali murid kelas I-VI SD Negeri 12 Pangkalpinang melalui paguyuban kelas masing-masing untuk memberikan sumbangan secara sukarela demi terlaksananya program ini,” demikian tertulis dalam surat permintaan sumbangan yang viral itu.
Pemprov DKI Jakarta melaporkan lebih dari 8 ribu pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah Jakarta belum divaksin COVID-19. Mayoritas pendidik maupun tenaga kependidikan belum mendapatkan vaksin karena terganjal masalah kesehatan, misalnya memiliki riwayat komorbid.
Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah menuturkan angka ini merupakan data per 20 September 2021. Dari 8.344 orang, 5.221 di antaranya merupakan pendidik dan 3.123 lainnya tenaga kependidikan.
Para pendidik dan tenaga pendidik yang belum divaksin tidak diperkenankan mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).
“Kalau memang belum divaksin dan komorbid diarahkan tidak mengajar PTM, jadi mengajar melalui daring yang tidak berinteraksi langsung dengan siswa,” kata Taga saat dikonfirmasi, Jumat (8/10/2021).
Secara keseluruhan target vaksinasi COVID-19 bagi pendidik di Jakarta sebanyak 82.973 orang dengan capaian saat ini sebesar 77.752 atau 93%. Sementara itu, sebanyak 32.201 atau 92% dari total 35.324 tenaga kependidikan telah mendapatkan suntikkan vaksin Corona.
Untuk vaksinasi siswa menyasar 783.144 peserta didik. Saat ini mencapai 96,13% atau 752.850 siswa telah disuntik vaksin COVID-19.
“30.294 atau 3,87% peserta didik belum vaksin,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta tengah menggelar PTM di 3.039 sekolah. Total ada 10 ribu sekolah yang ditargetkan buka pada akhir Oktober mendatang.
Taga memastikan ribuan sekolah yang di buka telah melalui tahapan pelatihan atau asesmen yang ketat. Nantinya, penambahan pembukaan sekolah dapat dilakukan setiap minggu.
Taga juga menjelaskan ketentuan terbaru ketika ada temuan kasus positif COVID-19 di lingkungan sekolah. Yaitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI melalui puskesmas setempat dapat memberikan rekomendasi pembukaan sekolah pascatemuan kasus positif COVID-19.
Pegawai Lapas Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang menganiaya narapidana hingga memicu kericuhan dipindah tugas. Kepemimpinan Lapas Parigi Moutong juga diambil alih oleh Kakanwil Kemenkumham Sulteng.
“Sejak tadi malam hingga hari ini kepimpinan di Lapas Parigi Moutong saya ambil alih. Untuk pegawai lapas yang terlibat melakukan tindakan yang tidak semestinya dilakukan terhadap warga binaan, sudah ditangani penyidik untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Kakanwil Kemenkumham Sulteng Lilik Sujandi kepada wartawan, Jumat (8/10/2021).
“Sejak tadi malam juga, kepegawaian mereka (sipir penganiaya napi) dicabut dari Lapas,” lanjutnya.
Lilik menyebutkan mengambil alih kepemimpinan Lapas Parigi untuk tindakan evaluasi atas insiden kemarahan para warga binaan. Baik dalam pelayanan maupun pembinaan terhadap warga yang jalani hukuman penjara di Lapas Parigi.
“Saya akan memanfaatkan waktu ini untuk mengevaluasi pelayanan yang belum kita optimalkan. Salah satunya menjaga penghormatan hak asasi manusia, yang seharusnya dilakukan oleh semua lapas. Saya juga mewakili pegawai Lapas Parigi Moutong meminta maaf atas peristiwa ini,” ucapnya.
Sebelumnya, terjadi kericuhan atau amukan warga binaan di Lapas Parigi Moutong pada Kamis (7/10). Kericuhan dipicu oleh terjadinya tindakan penganiayaan terhadap lima warga binaan yang terjaring razia handphone di dalam lapas.
“Kami hanya minta keadilan, kalaupun ada kesalahan dari teman-teman napi, jangan langsung main pukul. Buktinya, ada lima orang napi dipukul atau dianiaya oleh petugas,” ungkap salah seorang napi di Lapas Kelas III Parigi Moutong kepada wartawan pada Kamis (7/10) malam.
Kereta super cepat Shinkansen yang tengah melaju dari Shin-Yokohama ke Shinagawa, Yokohama auto berhenti saat gempa M 6,1 melanda Jepang. Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa pada Kamis (7/10) malam itu berpusat di prefektur Chiba, sebelah timur Tokyo.
Saat itu gempa tengah mengguncang Jepang. Kekuatan gempa M 6,1. Pusat gempa terdeteksi di prefektur Chiba, pada kedalaman 80 kilometer.
Gempa membuat kereta super cepat Shinkansen otomatis berhenti melaju.Prosedur otomatis ini dilakukan demi keselamatan penumpang. Pemeriksaan kerusakan tengah dilakukan pihak berwenang.
Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng MNC Group untuk bekerja sama mendorong pengembangan UMKM. Adapun untuk pengembangannya melalui berbagai program mencakup optimalisasi konten dan promosi digital hingga akses pembiayaan.
Kerja sama tersebut ditandai oleh penandatanganan nota kesepahaman yang dihadiri Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo bersama MenKopUKM Teten Masduki didampingi oleh Dewan Pengarah Indonesia Creative Network Wishnutama Kusubandio, COO Motion Banking Teddy Tee, dan Dirut Smesco Indonesia Leonard Theosabrata.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan kerja sama ini akan meliputi beragam bidang, mulai dari optimalisasi konten dan promosi tentang UMKM, juga dukungan teknologi financial, perbankan digital, hingga akses pembiayaan dari MNC Group.
Kerja sama ini juga meliputi pendampingan bagi UMKM, agar dapat mengoptimalkan peluang bisnis sampai dengan go global.
“MNC Group merupakan salah satu media group terbesar di Asia tenggara, menjadi sangat penting bagi kami, bukan saja untuk mempromosikan UMKM, tetapi juga memiliki ekosistem yang lain, seperti banking digital, media sosial yang sangat besar, dan lain sebagainya,” kata Teten dalam keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).
Ia mengatakan, saat ini banyak peer to peer lending di industri finansial yang mengembangkan rekam digital, mengenai cashflow kesehatan usaha, sehingga hal itu memungkinkan untuk memberikan pembiayaan tanpa harus menggunakan aset.
“Ini saya kira inovasi pembiayaan seperti itu, sangat baik. Banyak sekali UMKM yang memiliki cashflow bagus tapi tidak ada pembukuan,” tutur Teten.
Berdasarkan laporan perbankan, UMKM memiliki tingkat NPL (non performing loan) paling rendah, sehingga jika ada lembaga pembiayaan yang berani melakukan pendekatan digital membiayai UMKM dapat menjadi peluang bisnis yang sangat besar. Oleh karena itu, lanjut Teten, kerja sama ini harus dikonkritkan.
“Ini akan disambut baik oleh 99,6% usaha mikro yang 30 jutanya belum memiliki akses perbankan. Ini akan sangat bermanfaat bagi UMKM agar dapat berkembang,” ujar Teten.
Teten mengungkapkan KemenKopUKM mengembangkan visi untuk mentransformasi UMKM ke produk-produk yang berbasis kreativitas dan inovasi supaya UMKM bukan hanya mengejar kepentingan survival atau hanya ekonomi subsisten keluarga, tapi betul-betul menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
“Karena itu, produk mereka harus memiliki daya saing. Kita dorong arah ke depan UMKM yang berbasis kreativitas dan inovasi teknologi. Ekosistem yang kita bangun bagaimana untuk mendukung itu,” ujarnya.
KemenKopUKM juga akan membuka kerja sama dengan semua pihak, misalnya ada kemitraan dengan kementerian BUMN dengan UMKM menjadi rantai pasoknya. Teten juga ingin agar UMKM menjadi bagian rantai pasok nasional dan global sebab dengan cara itulah UMKM bisa go global.
“Kemitraan usaha besar dan kecil tidak sesederhana itu. Ada transfer pengetahuan dan teknologi. Karena itu terima kasih kami yakin kerja sama ini akan disambut hangat dan gembira oleh 65 juta pelaku UMKM di Indonesia,” ucap Teten.
Ia menambahkan, hal ini merupakan langkah awal yang sangat baik sekaligus menggarisbawahi pentingnya bergandengan tangan dan bergotong royong dalam memperjuangkan UMKM. Teten juga ingin memastikan output sampai dengan outcome dari kegiatan ini dapat memantik terjadinya efek bola salju.
Bukan hanya dari akselerasi capaian angka jumlah UMKM yang dapat dibantu masuk ke dalam ekosistem digital, namun juga dapat menciptakan nilai ekonomi baru atau new economy value creation yang signifikan.
KemenKopUKM juga sudah memetakan ada 4 tantangan utama digitalisasi UMKM yakni literasi digital, kapasitas dan kualitas produksi, serta akses pasar.
“Kami mendorong program pelatihan dan pendampingan literasi digital yang lebih terarah dan berorientasi pada transformasi digital untuk UMKM,” tutur Teten.
Ia pun memaparkan sebuah studi dari Jurnal Small Business and Enterprise Development pada tahun 2019 memperlihatkan pendekatan literasi digital berbasis ekosistem lebih berhasil untuk mencapai tingkat transformasi digital yang diinginkan. Ini termanifestasi dalam inisiasi Gerakan Indonesia Bersama atau GEBER UMKM, yang menggandeng 8 asosiasi serta komunitas pendamping UMKM, dengan 25 ribu pendamping dan micromentor.
Ia juga menekankan transformasi digital UMKM harus dilakukan secara utuh. Oleh karena itu, pemerintah juga dapat terus beradaptasi dan bertransformasi sambil bergerak berdampingan, berkolaborasi, dan bergotong-royong.
Sementara itu, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, hal ini merupakan kehormatan bagi MNC Group untuk ikut andil dalam menjangkau 64 juta UMKM untuk bertransformasi digital dengan memanfaatkan kekuatan dan fitur teknologi kami di bidang media, jasa keuangan, dan e-commerce.
“Kolaborasi SMESCO dengan MotionBanking akan mendorong proses bisnis yang lebih aman, produktif, dan efisien serta memberikan peluang untuk berkembang dengan bantuan pembiayaan,” ucap Hary.
Selain itu, berbagai inisiasi dengan unit bisnis milik MNC Group diharapkan dapat membantu memajukan UMKM di Indonesia.
“Kami yakin kolaborasi KemenKopUKM dengan MNC Group akan menjadi solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dan menyebarkan dampak positif bagi jutaan masyarakat Indonesia melalui ekspansi digital,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Dewan Pengarah Indonesia Creative Network Wishnutama Kusubandio, mengapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM yang melakukan kerja sama dengan MNC Group.
“Kerja sama ini akan memberikan dampak yang sangat luar biasa untuk membantu pelaku UMKM di seluruh indonesia agar bisa jauh lebih baik ke depan, khususnya di era digital,” tegas Wishnutama.
Menurutnya, dampak pandemi menghadirkan dua gelombang. Pertama gelombang disrupsi, kedua gelombang digital.
“Momentum yang sangat krusial bagi bangsa Indonesia karena di tengah era digital, pelaku UMKM harus bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.