Beranda blog Halaman 53

Pelantikan Rektor IPDN oleh Mendagri Berlangsung Secara Sederhana

Jakarta, Tribunriau – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Halilul Khairi sebagai Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Senin (26/05/25).

Menurut keterangan Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, penunjukan ini, telah melewati tahapan penjaringan dan uji kelayakan secara menyeluruh. Halilul, bersama tiga kandidat kuat lainnya, juga telah menjalani wawancara langsung dengan Mendagri sebelum akhirnya terpilih.

“Rektor yang baru, Bapak Dr. Halilul Khairi, M.Si, Bapak-Ibu sekalian, pada hari ini kita akan melaksanakan acara yang kita lihat sederhana, tapi sangat penting dan sangat berpengaruh bagi IPDN khususnya dan juga Kementerian Dalam Negeri, dan juga bagi ASN,” katanya

Mendagri menegaskan, IPDN adalah center of excellence di bidang ilmu pemerintahan yang bersifat lintas disiplin. Dari lembaga ini diharapkan lahir calon-calon birokrat unggulan yang menjadi harapan reformasi birokrasi ke depan. Ia menekankan pentingnya peran IPDN dalam mencetak agen perubahan untuk pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini berjumlah lebih dari empat juta orang.

Menurutnya, perubahan budaya birokrasi hanya dapat terjadi apabila terdapat kelompok kecil yang mampu menjadi motor transformasi. Dalam konteks ini, IPDN merupakan institusi strategis untuk mewujudkan perubahan ASN di masa depan.

“Kalau ASN yang lebih dari empat juta orang tersebut berubah kultur yang lebih baik, reformasi kultural, itu akan dapat mempengaruhi masyarakat. Kenapa? Karena birokratlah pengambil kebijakan,” ujarnya.

Mendagri mengungkapkan harapannya agar IPDN tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai think tank yang mampu memberikan masukan berbasis riset kepada Kemendagri serta lembaga-lembaga pemerintah lainnya, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia menekankan, pengambilan kebijakan harus berbasis pada riset dan pendekatan ilmiah. Sebagaimana dikatakan Sosiolog Joseph Stycos, teori tanpa implementasi kebijakan hanya menjadi wacana akademik di menara gading, sementara kebijakan tanpa dasar ilmiah adalah perjudian atau untung-untungan. Karena itu, teori dan kebijakan harus berjalan beriringan.

“Yang terbaik adalah membuat kebijakan didasarkan kepada riset, penelitian yang teruji, maka kita tidak ada untung-untungan. Inilah gunanya lembaga akademik,” tuturnya.

Mendagri juga mengutarakan visinya untuk mendorong sebanyak mungkin lulusan IPDN menempuh pendidikan lanjutan ke luar negeri melalui program beasiswa, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Tujuannya adalah membentuk pelaku birokrasi yang tidak hanya memiliki ilmu di bidang pemerintahan, tetapi juga memiliki jaringan internasional, serta kultur budaya baik yang bisa diadaptasi di Indonesia.

“Ingin mengirimkan sebanyak-banyaknya lulusan IPDN untuk ke luar negeri melalui program LPDP. Tujuan saya adalah, saya melihat bahwa kalau kita ingin melakukan revolusi mental atau perubahan budaya di Indonesia, maka harus ada agent of change,” ungkapnya.

Ia mencontohkan keberhasilan negara Singapura dan Cina dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pengiriman pelajar ke luar negeri. Singapura mengirim talenta terbaiknya ke kampus-kampus terkemuka dunia melalui beasiswa, seperti President’s Scholarship. Sementara itu, Cina telah memetakan bibit unggul sejak jenjang SMP dan mengirim mereka ke negara-negara maju untuk menjadi motor penggerak transformasi ketika kembali.

“Begitu gelombang ini kembali ribuan ke Cina terjadi perubahan yang luar biasa, sekaligus dengan kualitas pendidikan mereka. Mereka menjadi motor untuk perubahan revolusi mental sekaligus juga perubahan revolusi dengan teknologi. Kita lihat sekarang teknologi di Cina luar biasa,” tandasnya. (rls Puspen Kemendagri).

Disini Lokasi Sekolah Rakyat yang Akan Dibangun Pemkab Rohil

ROHIL, Tribunriau– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional pemberdayaan pendidikan melalui inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah program strategis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial. Lokasi pembangunan direncanakan menempati kawasan bekas Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Ujung Tanjung, yang saat ini dalam kondisi tidak termanfaatkan secara optimal.

Dalam rapat koordinasi terbatas yang digelar di Kantor Bupati Rokan Hilir pada Senin (26/05/2025), dan dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, menyampaikan urgensi percepatan realisasi proyek ini. Beliau menegaskan bahwa pelaksanaan pembangunan *Sekolah Rakyat* tidak boleh berhenti pada tataran wacana atau diskusi semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan.

“Jangan sekadar terjebak dalam forum rapat. Bila perlu, esok pagi kita turun langsung ke lokasi eks Kampus IPDN untuk melakukan peninjauan dan menginisiasi aksi nyata,” tegas Wakil Bupati saat memimpin rapat.

Wabup juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi fisik gedung eks IPDN yang selama ini dibiarkan tidak terawat. Beliau menyatakan bahwa aset tersebut semestinya dapat dimaksimalkan menjadi infrastruktur pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Bahkan, sebagai bentuk kepedulian pribadi, Wabup menyampaikan bahwa dirinya juga sudah mengalokasikan dana pribadi guna mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi di lokasi tersebut. Namun mengingat Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang melibatkan dukungan lintas kementerian, beliau mendorong agar seluruh OPD turut aktif, termasuk dengan mengoptimalkan kolaborasi bersama sektor swasta melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).

“Saya minta program ini dikawal serius. Hari ini juga kita harus menguasai detail teknis di lapangan,” ujarnya menekankan urgensi koordinasi teknis lintas dinas.

Dalam kerangka eksekusi awal, beliau juga meminta kepada personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera membersihkan kawasan kampus dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja. Aksi pembersihan ini menjadi bagian dari tahapan awal revitalisasi infrastruktur.

“Besok pagi kita mulai bertindak. Tanyakan semua kebutuhan teknis di lapangan secara detail,” instruksinya kepada jajaran OPD yang hadir. 

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa peluang ini tidak boleh disia-siakan. Oleh karena itu, seluruh sumber daya dan potensi daerah harus diarahkan secara sinergis untuk mendukung kesiapan Kabupaten Rokan Hilir sebagai calon percontohan pelaksanaan Sekolah Rakyat, sebagaimana daerah lain yang telah ditetapkan sebagai *master project* oleh Kementerian Sosial.

Terkait kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya tenaga pendidik, Wabup meminta Dinas Pendidikan segera menyusun mekanisme rekrutmen berbasis assessment yang profesional dan transparan. Ia juga menegaskan bahwa sebanyak 27 orang tenaga pendidik yang direkrut nantinya harus bersedia tinggal di lingkungan sekolah, dan sebisa mungkin diambil dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lokal.

“Yang paling penting, pengajar harus berasal dari Rohil, bukan dari luar daerah,” pungkasnya. 

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Alam Jaya Putra, menjelaskan bahwa status gedung eks IPDN setelah dilakukan rehabilitasi akan menjadi aset milik Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Rencana pemanfaatannya tidak hanya sebagai Sekolah Rakyat, namun juga sebagai Balai Latihan Kerja (BLK), mengingat luas lahan mencakup 8 hektar, memungkinkan pengembangan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah atas secara terintegrasi.

“Siswa akan dibekali laptop dan berasal dari keluarga pada Desil 1 dan 2. Artinya, kita memberikan akses pendidikan berkualitas bagi kelompok masyarakat termiskin,” jelasnya.

Alam menambahkan, sebanyak delapan blok bangunan akan dimanfaatkan sebagai fasilitas utama Sekolah Rakyat, lengkap dengan mess pengajar, asrama siswa, laundry, hingga klinik kesehatan. Ia menargetkan bahwa seluruh proses persiapan dan rehabilitasi akan rampung dalam satu bulan, dengan agenda orientasi siswa dan kegiatan belajar mengajar dimulai pada bulan Juni.

Dikatakan Alam, sebagai langkah penguatan sosial, Dinas Sosial juga telah menugaskan para petugas Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan pendekatan dan advokasi kepada keluarga calon siswa, guna memastikan kesiapan psikologis dan sosial mereka dalam mengikuti program ini. Bahkan, Kemensos berencana membangun rumah tinggal bagi orang tua siswa serta memberikan modal usaha sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi agar keberlangsungan hidup mereka di sekitar kawasan sekolah dapat terjamin.

Mengantisipasi kondisi lingkungan yang masih ditumbuhi semak belukar, Alam meminta OPD terkait untuk melakukan kerja ekstra dalam proses pembersihan dan penataan. Ia juga menginstruksikan pembangunan pagar di sekitar danau yang berada di dalam kawasan kampus guna mencegah potensi risiko yang tidak diinginkan.

“Hari Rabu semuanya harus bersih. Seluruh progres akan kita dokumentasikan dan dikirim langsung ke Kementerian sebagai laporan,” tegas Alam.

Sebagai penutup, ia menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah menyiapkan seluruh fasilitas dasar, seperti air bersih, tempat tidur, klinik, hingga makanan bergizi bagi siswa. Sedangkan tanggung jawab utama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir adalah memastikan kesiapan SDM dan seleksi siswa secara optimal.

124 PPPK Kemenag Formasi 2024 Rohil Dilantik

ROHIL, Tribunriau – Pelantikan Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja sama (PPPK) Tahap 1 Formasi Tahun 2024 di lingkungan kementerian Agama (kemenag)  pada hari, senin 26 Mei 2025 dilantik secara Nasional. 

“Alhamdullilah Kemenag kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mendapat 124 Formasi yang ditempatkan di kantor Urusan Agama (KUA), Guru Madrasah dan kantor kemenag Rokan Hilir”, jelas Kepala kemenag Rohil H.Khairul.S.Ag, senin (26/5/2025) di kantor kemenag Rohil Batu enam Bagansiapiapi.

Lebih lanjut di katakannya, Sebanyak 124 orang itu, ada penyuluh, ada dari agama islam dan agama Kristen. 

Kita berharap pelantikan ini menjadi momentum penguatan tata kelola Birokrasi sekaligus spirit Baru Dalam membangun Indonesia yang berkeadaban dan berkelanjutan”, ujar H.Khairul. (Hen) 

Inkado Kabupaten Bengkalis Laksanakan Ujian Kenaikan Tingkat

Tribunriaun.com. Sungai Pakning, 25/05)2025. Bertempat di gedung bujang kelana 60 kohai inkado melaksanakan ujian kenaikan tingkat [ukt ] dan Penurunan Kyu Ini merupakan keseriusan para kohai dalam Kedisiplinanan latihan utk mempertinggi prestasi dan pengujian kemampuan.

Hal ini di sampaikan Ketua Inkado Kabupaten Bengkalis yang dikonfirmasi melalui telp, ” Ini Sebagai salah satu Kesiriusan kami & para Kohai dalam Kedisiplinan latihan untuk meningkatkan prestasi dan kemampuan” ujar beliau.

Ucapan terima kasih beliau kepada pemerintah kecamatan bukit batu pak camat Acil esyno yg selalu menyuport kegiatan inkado selama iniHal senada juga disampaikan Sekretaris Inkado Syaril Vidora, “Kami selaku pengurus turut bangga karena kegiatan ini turut di hadiri pemenang dalam kejuaraan karate tingkat nasional 2025, bung Buffon yulianto sinaga yg bertindak selaku team penguji dari inkado provinsi riau.

Di tempat terpisah Pembina Inkado Kabupaten yg juga anggota Dprd Kabupaten Bengkalis senpai Asep Setiawan A.Md mengucap kan Selamat dan Sukses utk para kohai dan Bangga Inkado tetap eksis dalam semua kegiatan pertandingan baik daerah maupun tingkat nasional yg terbukti dengan Peraihan Emas di kejuaraan karate tingkat nasional yg di adakan di Gelaggang Remaja pekan baru pertengahan bulan mei 2025 kemaren.

Adapun ke 60 Kohai yang mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat ( UKT ) dan Penurunan Kyu kali diantarany :

Dojo GG : 14
Dojo MA : 10
Dojo Prisai : 3
Dojo Laksama : 16
Dojo Polbeng : 17
Total = 60 Koha

Sampai berita ini diterbitkan, kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat ( UKT ) dan Penurunan Kyu masih berlangsung yang di Targetkan dilaksanakan Samapi Sore hari.

Turut hadir sensei Murseno S.AP ketua KSH provinsi Riau sebagai ketua team Penguji dari Provinsi sekretaris inkado Kabupaten Bengkalis bung Syahril Video , M.Tagar Jetua Inkado Kecamatan Bukit Batu senpai Fahmi ketua KSH Kabupaten Senpai Syafruddin sekretaris inkadokec bukit batu senpai Rikki ketua dojo perisai Bengkalis dan para orang tua Kohai ( R461L )

Plh.Sekda Rohil Pimpin Rapat Pemantapan Pelaksanaan Event Bakar Tongkang Tahun 2025

ROHIL, Tribunriau – Dalam rangka pelaksanaan event Nasional Bakar Tongkang yang akan dilaksanakan pada 12 Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir kembali menggelar rapat pemantapan penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan Bakar Tongkang yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya ini, Jumat (23/5/2025) di Aula Rapat Lantai III Kantor Bupati Jalan Lintas Pesisir Batu Enam Bagansiapiapi, Rohil, Provinsi Riau. 

Rapat lanjutan ini dipimpin Plh. Sekda Rohil Ferry H. Parya di dampingi Kadis Pariwisata Rahmatul Zamri dan dihadiri para kepala OPD atau yang mewakili, Perwakilan Kodim 0321 Rohil Pasi Intel J. Siregar, Perwakilan Polsek Bangko, Multi Marga Tionghoa, Budi, Perwakilan KNPI, Perwakilan UMKM Rohil Nur Azmi serta hadirin lainnya. Plh. Sekda Ferry H Parya saat membuka rapat mengatakan bahwa rapat ini merupakan rapat lanjutan setelah beberapa kali melaksanakan rapat sebelumnya di Mess Pemda beberapa waktu lalu.  

“Terimakasih kami ucapkan kepada semua yang telah hadir pada rapat hari ini, yang mana rapat hari ini untuk mendalami berbagai persiapan yang akan dilaksanakan pada perayaan event bakar tongkang,” kata Ferry. 

Event tahunan ini dikatakan Ferry Parya akan banyak menarik wisatawan dan pejabat pemerintah ke daerah Rokan Hilir dan akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2025. Namun dalam pelaksanaannya tahun ini Pemerintah Daerah dalam situasi efisiensi anggaran sehingga bagaimana setiap kegiatannya dapat diminimalisir, baik penggunaan anggarannya maupun bentuk kegiatannya.

“Dalam pelaksanaan event Bakar Tongkang tahun ini, walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran, Pemda tetap harus mendukung kegiatan event Bakar Tongkang. Namun dapat meminimalisir kegiatan, karena dana untuk mendukung kegiatan event Bakar Tongkang ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sementara dari pemerintah pusat juga tidak ada bantuan dana, hanya baju dan baliho, ” jelas Ferry. 

Lebih lanjut dikatakannya, pada rapat perdana ada dibahas terkait beberapa kegiatan yang akan menghabiskan biaya yang besar, namun jika tidak ada anggaran sebagaimana arahan pak Bupati agar tidak dilaksanakan, jangan sampai memberatkan dan menimbulkan cerita yang tak baik di belakang hari. 

Terkait dengan pelaksanaan prosesi Bakar Tongkang pada hari H dijadwalkan akan dilaksanakan persiapan mulai Rabu pukul 20:00-12:00 WIB. Untuk persiapan dan pelaksanaan prosesi ritual di Klenteng Ing Hok King sampai keberangkatan iringan kapal tongkang menuju lokasi bakar tongkang diatur dan dilaksanakan oleh panitia pelaksana bakar tongkang dari Multi Marga.  

“Pada saat prosesi pelepasan Tongkang berlangsung dari Klenteng Ing Hok King menuju lokasi bakar tongkang, pejabat pemerintah hanya menyapa dan memberikan fasilitas keamanan dan pengaturan lalu lintas tanpa ada acara seremonial dari pihak pemerintah. Namun untuk kegiatan di lokasi Bakar Tongkang ada sesi sambutan dari Bupati dan foto bersama sebelum prosesi pembakaran Tongkang yang disusun oleh pihak protokoler dari Pemkab Rohil,” terang Ferry.

Selanjutnya Kadis Pariwisata Rohil, Rahmatul Zamri mengatakan, untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan event Bakar Tongkang ada sekitar 550 personil yang terdiri dari Polri 200 orang, TNI 100 Orang, Satpol PP 150 orang Perhubungan 45 orang dan Damkar sekitar 50 orang. 

“Untuk mendukung keindahan kota dan ketertiban event Bakar Tongkang, diharapkan untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sekitar Taman Kota dan jalur jalan yang dilalui iringan Kapal Tongkang agar disterilkan. Untuk Taman Kota baik di dalamnya maupun di pinggiran taman maupun tepi jalan untuk tidak meninggalkan bentuk bangunan, kios maupun tenda, karena Taman Kota merupakan Ikon Kota Bagansiapiapi,” Sebut Rahmatul. 

Sementara itu, Jelas Dia, untuk seksi persiapan lainnya sampai saat ini telah tercover sekitar 70 persen diantaranya seksi keamanan dan pengaturan arus lalu lintas disetiap tempat kegiatan yang diakomodir oleh TNI-Polri, Perhubungan, Satpol PP dan Damkar. Sedangkan untuk konsumsi sudah di cover dari bagian umum Setda dan untuk penanganan masalah UMKM lokal baik lokasi dan tendanya diakomodir dinas Perindagsar dan Diskop. Yang belum terakomodir dan masih dalam proses adalah masalah penginapan untuk tamu pemerintah.

“Pada Perayaan event Bakar Tongkang tahun 2025 ini, Pemkab Rohil mengundang beberapa pejabat pemerintah diantaranya, dari Kementerian Pariwisata, Gubri dan Forkopimda Riau, Kepala daerah se-Provinsi Riau serta tokoh masyarakat Riau lainnya”, pungkasnya. 

Polres Bengkalis Patroli Blue Light TIM RAGA dan KRYD Untuk Kamtibmas

Bengkalis, Tribunriau – Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan memimpin pelaksanaan Patroli Blue Light TIM RAGA dan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan), dengan sasaran premanisme dan geng motor di wilayah hukum Polres Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Jumat malam (23/05/25) pukul 21.00 WIB.

Patroli ini melibatkan 70 orang personil dari Polres Bengkalis dan beberapa Polsek jajaran, termasuk Polsek Bengkalis, Polsek Bantan, Polsek Bukit Batu, Polsek Siak Kecil, Polsek Rupat, Polsek Rupat Utara, Polsek Pinggir, dan Polsek Mandau. Sasaran patroli meliputi tempat-tempat yang rawan terjadinya tindak pidana, seperti pelabuhan, lapangan, perumahan, pertokoan, dan perkantoran.

Demikian disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan kepada sejumlah wartawan, dan mengatakan bahwa kegiatan patroli ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bengkalis. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan aman, tanpa gangguan dari tindak pidana,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres Bengkalis, Patroli ini dilaksanakan berdasarkan beberapa dasar hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 02 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Republik Indonesia, Perkap Kapolri Nomor 8 Tahun 2021, dan Surat Telegram Kapolda Riau Nomor ST/390/V/OPS.4.3./2025.

Hasil pelaksanaan patroli menunjukkan bahwa tidak ditemukan dugaan tindak pidana premanisme, curas, curat, curanmor, narkotika, sajam, dan lahgun senpi.”Kegiatan patroli juga memberikan edukasi kepada masyarakat/pemuda yang sedang berkumpul guna menghindari adanya potensi kerawanan kamtibmas,” ujar Kapolres.

AKBP Budi Setiawan menambahkan, bahwa Polres Bengkalis akan terus melaksanakan kegiatan patroli dan KRYD untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Bengkalis. “Kami berkomitmen untuk melindungi masyarakat dan menjaga keamanan wilayah hukum Polres Bengkalis,” ujar Kapolres.

Apical Dumai Terus Dorong Pertumbuhan UMKM Lewat Pendampingan Usaha Kuliner Lokal

Apical Dumai terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lewat pendampingan pertumbuhan kuliner lokal. Komitmen perusahaan besar yang terletak di Kecamatan Sungai Sembilan tersebut terus membuahkan hasil.

Hal tersebut terkuak dari usaha kecil rumah makan INR di Kelurahan Lubuk Gaung, milik Wiwik Wihanawati. Ia sebelumnya diketahui hanya seorang pekerja dapur disebuah restoran.

Wiwik kini sukses menjalankan usaha kuliner miliknya sendiri.

Bermodal pengalaman, Wiwik memupuk mimpi untuk memiliki warung makan sendiri.

Pada 2022, peluang itu datang saat Apical memberikan dukungan melalui program pemberdayaan masyarakat.

Apical menyediakan sebuah rumah yang telah dibeli dari warga yang kemudian diubah menjadi tempat usaha kuliner.

Di sinilah Warung Makan INR berdiri dan mulai dikenal luas dengan menu unggulan seperti ayam penyet dan pecel lele.

“Saya tidak menyangka usaha ini bisa berkembang sejauh ini,” kata Wiwik, Kamis (22/5/2025).

“Dukungan Apical sangat berarti, terutama di masa awal merintis. Dari tempat kosong, sekarang menjadi warung yang ramai dikunjungi setiap hari,” sambungnya.

Wiwik bercerita bahwa keinginannya untuk berwirausaha disampaikan langsung kepada tim Humas Apical. Melihat semangat dan potensinya, perusahaan memberi kepercayaan dan ruang untuk tumbuh.

“Awalnya kami berkunjung ke tempat kerja Ibu Wiwik di salah satu rumah makan di sekitar Lubuk Gaung ini. Kemudian Ibu Wiwik bercerita tentang keinginan dan harapannya untuk dapat berusaha sendiri dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Ini memang menjadi tujuan hadirnya tanggung jawab sosial perusahaan kepada para pelaku usaha UMKM yang berani untuk mengembangkan dirinya lebih baik,” ujar Zulfahmi dari tim Humas Apical Dumai.

Kini, Warung Makan INR mencatat omzet bulanan antara Rp10 juta hingga Rp13 juta. Wiwik juga telah mempekerjakan beberapa orang untuk membantunya melayani pelanggan yang terus bertambah, termasuk dari karyawan Apical dan perusahaan sekitar.

Cerita Wiwik adalah satu dari banyak contoh dampak nyata yang dihasilkan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Apical percaya, membangun usaha lokal adalah bagian penting dari menciptakan nilai jangka panjang bagi komunitas sekitar. (rls)

Redenim Pekanbaru Tidak Meneken Berita Acara Penyerahan 15 Imigrasi Rohingya dari Polres Bengkalis

Bengkalis, Tribunriau – Polres Bengkalis melaksanakan kegiatan penyerahan orang asing Rohingya ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Propinsi Riau, Rabu (21/05/25) sekira pukul 15.10 WIB.

Dikatakan Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan melalui rilis berita kepada wartawan, membenarkan kegiatan tersebut. “Ya, kami telah melaksanakan penyerahan 15 orang asing Rohingya ke Rudenim Pekanbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menangani masalah imigrasi di wilayah Kabupaten Bengkalis,” kata AKBP Budi Setiawan.

Penyerahan orang asing Rohingya tersebut diterima oleh Komandan Jaga Rudenim Pekanbaru, Bestari Zai. Meskipun demikian, pihak Rudenim tidak bersedia menandatangani berita acara serah terima.

Kegiatan penyerahan orang asing Rohingya sebanyak 15 orang dari Pemerintah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis berjalan lancar dan kondusif. “Kami berharap agar Rudenim Pekanbaru dapat menampung dan menangani orang asing Rohingya tersebut dengan baik,” kata AKBP Budi Setiawan.

“Polres Bengkalis akan terus berkoordinasi dengan Rudenim Pekanbaru dan instansi terkait lainnya untuk menangani masalah imigrasi di wilayah Kabupaten Bengkalis,” ujar AKBP Budi Setiawan.

Idul Adha 1446 Tahun 2025, DLH Rohil Sembelih 13 Ekor Hewan Kurban, 1 Ekor Dari Bupati Dan 1 Ekor Dari Wabup

ROHIL, Tribunriau – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 Mendatang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menyiapkan 13 ekor hewan kurban. Hal ini dikatakan Kadis Lingkungan Hidup, Suwandi, S Sos usai memimpin rapat bersama peserta kurban, Selasa (20/5/2025).

” Kami tadi mengadakan rapat kepada seluruh peserta kurban yang sudah mendaftarkan untuk berqurban tahun ini tahun 2025 bertepatan dengan tahun 1446 Hijriyah, Alhamdulillah hasil rapat tadi kesimpulan bahwasanya tahun ini insya Allah Dinas lingkungan hidup akan menyembelih hewan kurban sebanyak 12 ekor lembu dan 1 Ekor kambing, ” Kata Suwandi.

Lebih lanjut dijelaskan, 13 ekor hewan kurban tersebut didapat dari Bupati dan wakil Bupati Rokan Hilir serta dari keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 

“13 ekor hewan kurban Ini kami dapati satu ekor dari bapak bupati, satu ekor dari bapak wakil bupati 1 ekor dari saya sendiri dan 9 ekor dari arisan kurban yang kami laksanakan dalam setahun ini terdiri dari pada PNS P3K PTT dan pengawas,” Sebutnya. 

Ia mengharapkan menjelang hari raya Idul Adha ada lagi penambahan jumpah hewan kurban. ” Mudah-mudahan menjelang hari H akan bertambah lagi, Minimal kami bisa menyembelih hewan kurban sebanyak 15 ekor. Yang mana nantinya daging kurban ini akan kita bagikan kepada seluruh petugas kebersihan dan taman khususnya yang bekerja di kecamatan Bangko, semoga bisa kita sebarluaskan ke kecamatan lain tetapi kita fokuskan dahulu di kecamatan Bangko, mudah-mudahan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang tepat pada tanggal 8 Juni 2025 bertepatan dengan hari Minggu di halaman kantor DLH berjalan lancar, ” Harap Suwandi.

” Ini adalah tahun yang kelima kami mengadakan penyembelihan hewan kurban yang berasal dari arisan keluarga besar Dinas lingkungan hidup. Alhamdulillah dari tahun ke tahun jumlah hewan yang kita kurban terus meningkat, ” Pungkas Suwandi.

Pemkab Rohil Gelar Upacara peringatan Harkitnas ke-117 Tahun 2025

ROHIL, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke -117 tahun 2025. Upacara dipimpin Asisten III Pemkab Rohil Mulyadi Masri, Selasa (20/5/2025) di halaman Kantor BPKAD, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Rohil, Provinsi Riau. 

Prosesi upacara Harkitnas berlangsung khidmat dan lancar yang diawali dengan laporan perwira upacara dan komandan upacara. Dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih diiringi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan teks Pancasila oleh pemimpin upacara dan pembacaan UUD 1945 oleh pelaksana upacara lainnya. 

Mulyadi Masri dalam amanatnya membacakan pidato Menteri Komdigi Republik Indonesia Meutya Viada Havid mengatakan bahwa ditengah polarisasi dunia, Indonesia mengambil posisi sebagai trusted partner bebas dalam menentukan kepentingan nasional, dan aktif membangun dialog yang produktif dengan berbagai pihak. Prinsip inilah yang menjadikan Indonesia kian dihormati di berbagai forum internasional.

“Mari kita jaga kebangkitan Nasional ke 117 ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama,” kata Asisten III Pemkab Rohil Mulyadi Masri saat menyampaikan pidato Menteri Komdigi.

Lanjutnya lagi, kehadiran Indonesia di pentas global bukan sekadar untuk menyuarakan kepentingan nasional, tetapi juga untuk membawa gagasan dan solusi yang memberi manfaat bersama. Di tengah dunia yang terus menghadapi ketidakpastian, Indonesia tampil sebagai mitra dialog yang mampu menjembatani kepentingan. 

Semangat inilah yang juga tercermin dalam setiap langkah kebangkitan Nasional di dalam negeri, Indonesia menapaki jalur pembangunan yang tidak semata terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan membuka ruang bagi kemajuan yang adil dan merata, Sebuah ikhtiar besar agar pembangunan yang megah tetap berpijak kokoh pada kepentingan Rakyat, ujarnya. 

Tepat di tanggal 20 Mei 2025, kita tidak sekadar memperingati sebuah tanggal dalam kalender nasional. Kita sedang membuka kembali halaman penting dari sejarah perjuangan bangsa, halaman yang ditulis bukan dengan tinta biasa, tetapi dengan kebangkitan kesadaran, semangat persatuan, dan keberanian menolak untuk terus terjajah.

“117 tahun yang lalu, di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, lahirlah sebuah kesadaran baru yang menyalakan api perubahan. Melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh selamanya digantungkan kepada kekuatan asing. Bahwa kemajuan hanya mungkin dicapai bila kita bangkit berdiri di atas kekuatan kita sendiri,” ungkapnya melanjutkan.

Namun, tambahnya lagi, kebangkitan itu bukanlah sebuah peristiwa yang selesai dalam satu masa. Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup. la menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman ini, zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks, disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital. 

“Sejak awal, para pendiri bangsa telah meletakkan prinsip yang menjadi jangkar kita dalam menghadapi dunia. Politik luar negeri yang bebas dan aktif. Dalam arus globalisasi yang semakin kuat, kita bersyukur bahwa Indonesia terus melangkah dengan tenang, menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip politik luar negeri bebas aktif, yang telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan, senantiasa menuntun langkah kita,” pungkas mulyadi Masri. 

Diakhir pidatonya, Mulyadi Masri menyampaikan bahwa di era digitalisasi saat ini masyarakat bisa mencari informasi kesehatan, konsultasi dokter secara daring, dan mengakses layanan medis langsung dari ponsel mereka. Dengan cara ini, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, lebih cepat, dan bisa dirasakan oleh lebih banyak orang. 

Di bidang ekonomi terangnya lagi, pembentukan Danantara Investment Agency menjadi wujud komitmen untuk mengelola kekayaan nasional secara lebih terarah dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. 

Melalui upaya ini, terbuka peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas. 

Upacara memperingati Harkitnas Ke 117 tahun 2025 di Kabupaten Rokan Hilir juga dihadiri Forkopimda Rohil atau yang mewakili, Kepala OPD, TNI, Polri, PNS serta Ormas. 

Terbaru

Populer