ROHIL, Tribunriau – STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi kembali melaksanakan ujian sidang skripsi (munaqosyah) bagi 4 mahasiswa yang telah menyelesaikan persyaratan.
Kegiatan munaqosyah dilaksanakan pada Ahad (15/6/2025) di Auditorium Rektorat yang diikuti oleh 3 Mahasiswa Prodi KPI Zulfadhli, Nurul, Rachmad Syahputra dan 1 Mahasiswa dari Prodi MD Hendriyadi Syaputra.
Sidang munaqosyah dipimpin langsung Oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Juga Ketua Sidang Hotna Sari, S.Pd.I.,MA, Sekretaris Junaidi M.I.Kom, Penguji I Parida Hanum Siregar M.Pd.I dan Penguji II Miskun SE.,MM.
Selama berlangsungnya munaqosyah, para peserta tampil menyampaikan tentang skripsinya masing-masing, dengan ditampilkan juga lewat presentasi mengunakan aplikasi PPT.
Berbagai pertanyaan, koreksi, masukan disampaikan dari para penguji dan dijawab oleh mahasiswa, sehingga akhirnya kegiatan selesai.
Pada saat penutupan Sidang Munaqosyah selain dihadiri Ketua, Sekretaris dan Para Penguji juga turut hadir Ketua STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Dr. Budi Setiawan, M.Pd dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama Afrizal S.Pd.,MM.
Pada kesempatan itu, Ketua STAI Ar Ridho Dr. Budi Setiawan, M.Pd menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah mengikuti sidang munaqosyah dan menyelesaikan kegiatan itu dengan baik. Dirinya juga membacakan putusan sidang, dan menyampaikan nilai dari para peserta yang telah mengikuti ujian skripsi tersebut dan semuanya dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah telah diikuti dengan baik dan telah berhak menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos), Dr. Budi menambahkan Ia mengajak agar yang telah dinyatakan lulus tersebut selalu bersyukur kepada Allah SWT dan tidak lupa berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan. Terutama kepada orang tua, istri/suami, anak maupun sahabat begitu juga tentunya tidak lupa dengan peran dari para dosen, pembimbing maupun Dosen penguji.
“Sadarilah bahwa kawan-kawan semua telah sampai pada tahapan ini, yang mungkin sulit untuk terulang kembali. Sementara ada teman-teman lainnya yang tidak bisa mengikuti ujian ini karena berbagai hal dan kondisi,” katanya.
Dengan telah rampung menuntaskan ujian skripsi terangnya diharapkan dapat segera menyelesaikan apa-apa yang menjadi koreksi dari para penguji sehingga bisa secepatnya mendaftar untuk bisa mengikuti kegiatan wisuda pada Bulan Juli tahun ini.
ROHIL, Tribunriau – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar Rapat Dengar pendapat (RDP) Dengan polsek Bangko dan penghulu serusa Tentang penyesuaian Tindak pidana Ringan (Tipiring), senin (16/6/2025) diruang komisi A kantor DPRD Rohil, Bagansiapiapi.
Rapat tersebut dilaksanakan karena petani di kabupaten Rokan Hilir, khusus kepenghuluan serusa sering Terjadi pencurian Tandan Buah sawit (TBS) di perkebunan masyarakat.
ketua Komisi A DPRD Rohil, Raly Anugrah Harahap.S.Sos.MM mengatakan, Tadi kita sudah berkoordinasi dengan polsek Bangko dan pj.penghulu serusa. Kepenghuluan serusa sendiri telah melahirkan undang – undang Desa atau persdes Nomor : 2 Tahun 2021.
“Berdasarkan peraruran Mahkamah Agung (perma) : perma Nomor : 2 Tahun 2012 tentang penyesuaian Tindak pidana Ringan dan jumlah denda KUHP menetapkan bahwa pencurian dibawah Rp.2,5 juta tidak dapat ditahan”, jelas Raly.
Ia berharap adanya kelaborasi antara APH Dalam hal ini , instansi polri dengan pejabat pemerintah tingkat Desa.
menurut APH, Tambah Dia, hanya berlaku untuk satu kali pencurian, artinya setelah ini terjadi pihak dari pemerintah Desa melaksanakan pembinaan, proses hukum tetap berjalan sampai pengadilan tinggi sampai adanya keputusan inkrah, namun sebelum dilaksanakanya keputusan tersangka tersebut akan adanya pembinaan yang ditempatkan oleh aparat Desa di Desa.
“Artinya sambil menunggu proses persidangan dipengadilan tinggi oknum tersebut di bina dulu di Desa sampai akhirnya nanti keluar putusan inkrah dipengadilan”, kata Raly.
Bengkalis (Pinggir), Tribunriau – Polsek Pinggir melaksanakan kegiatan pemeriksaan kelengkapan dan keadaan kendaraan dinas, senjata api dinas, dan peralatan karlahut, di halaman Mako Polsek Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin (16/06/25).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek Pinggir Kompol Nursyafniati dan dihadiri oleh Kanit Samapta, Kanit Binmas, Kasium, Ba Sium, Bhabinkamtibmas, dan personil Polsek Pinggir.
Dalam arahannya, Kompol Nursyafniati mengingatkan kepada personil yang menggunakan ranmor dinas agar ranmor dijaga dan ditingkatkan lagi perawatannya. “Kasium dan Ba Sium agar senjata api dinas selalu dibersihkan, dan bagi personil yang menggunakan senjata api agar dilengkapi administrasinya,” tegas Kapolsek.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi senjata api dinas dalam keadaan baik, dengan 17 pucuk genggam pendek dan 2 pucuk laras panjang bahu siap pakai. Kendaraan dinas roda empat (R4) sebanyak 3 unit dalam kondisi rusak ringan siap pakai, dan kendaraan roda dua (R2) sebanyak 15 unit dalam kondisi siap pakai.
Peralatan alat karlahut juga dalam kondisi baik dan siap pakai, terdiri dari 2 unit mesin merk Robin, 1 unit mesin merk Honda, 10 rol selang, 3 unit nozel, dan 3 unit selang sedot.
Kompol Nursyafniati juga mengingatkan seluruh personil agar bisa menggunakan peralatan karlahut dengan baik. Kegiatan pemeriksaan ini berjalan dengan aman dan terkendali, dan selesai pada pukul 09.30 Wib.
Polsek Pinggir menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapan dan keamanan masyarakat, serta meningkatkan kemampuan dan keterampilan personil dalam menggunakan peralatan dinas.
Bengkalis, Tribunriau – Polres Bengkalis menggelar kegiatan sunat massal dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, di Aula Tantya Sudirajati Polres Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Senin (16/06/25).
Dikatakan Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, bahwa kegiatan sunat massal ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 Polres Bengkalis. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan,” ungkapnya.
Kegiatan sunat massal ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakapolres Bengkalis Kompol Anton Rama Putra, Kabag Ops Polres Bengkalis Kompol Nurman, Wakil ketua II Baznas Kabupaten Bengkalis Edi Suyanto, Para Kabag dan Kasatfung Polres Bengkalis, Personil Si Dokkes Polres Bengkalis, Tenaga Medis dari RSUD Kab. Bengkalis, masyarakat dan peserta sunat massal sekitar 150 orang.
Rangkaian kegiatan meliputi pendaftaran, registrasi peserta, pengecekan kesehatan, pelaksanaan sunat massal, penyaluran ZIS UPZ Polres Bengkalis, dan pemberian bingkisan kepada peserta sunat massal.
Dengan kegiatan ini, Polres Bengkalis menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Kegiatan sunat massal ini berlangsung dengan aman dan terkendali.
Tribunriau.com. Sebanyak 15 Atelt inkado sungai pakning dari dojo mata air dan dojo gawar gawar siap bertarung utk kejuaraan wadokai yg akan di Laksanakan di Aula LAMR Kota Duri Kecamatn Mandau
di mana nanti nya pemenang dari kejuaraan sekaligus mewakili Bengkalis utk kejuprov di pekan baru.
“Target kami juara dan dapat tiket utk kejuaraan provinsi” kata M.tagar selaku manager team latihan rutin dan persiapan fisik selalu di terapkan setiap latihan dan utk persiapan ini kami membuat latihan khusus utk para atlet sambung Syafruddin yg merupakan pelatih senior di kecamatan bukit batu.
Senada dengan itu Bung fero selaku inkado Kabupaten yg di sampaikan Sekretaris Inkado Syahril Vidora mendukung semua kegiatan para atlet terutama ikut dalam kejuaraan bergengsi ini di mana di ketahui selama ini atlet kita selalu membawa pulang mendali di setiap kejuaraan karate baik lokal maupun ajang luar daerah.
“Junjung tinggi sportifitas yakin kita Bisa Bawa pulang medali banggakan kami dengan itu, Imbuh Alfero di sela percakapan. (R461L).
Tribunriau.com. Sungai Pakning, Forum Peduli Pemuda & Mayarakat Bukit Batu, Ikut Mengawasi Rekrutmen Tenaga Kerja Dilingkungan PT. Pertamina Marine Solutions, sebagai mana di ketahui beberapa lalu, PT. Pertamina Marine Solutions membuka kesempatan penerimaan tenaga kerja kontrak di lingkungan mereka dengan komposisi kebutuhan sebanyak 6 orang pekerja . 0-0x0-0-0#
Namun diluar dugaan pelamar yang memasukkan lamaran membludak mencapai 1000 lebih pelamar, untuk 4 wilayah Sungai Pakning, Dumai, Medan dan Aceh. “Tentunya hal ini mengisyaratkan tingginya tingkat pengangguran di wilayah Sungai Pakning dan Sekitarnya” demikian disampaikan Ketua FPPM Syaiful Bahri, hal ini langsung kami tindak lanjuti, dengan mendatangi pihak Rekrutmen Perusahaan untuk melaksanakan kegiatan rekrutmen secara transparan dan akuntabel dengan memprioritaskan putra daerah sesuai dengan misi dan visi FPPM. Dan kami Akan terus mengawal pelaksanaan Rekrutmen ini Sampai selesai. 0-0x0-0-0#
Hal tersebut disambut baik oleh pihak Perusahaan dalam hal ini Kepala Port Manager Marine PT. Pertamina RU II Sungai Pakning, Siswanto, yang berjanji akan me akomodir saran dari FPPM, dengan melibatkan FPPM dalam proses rekrutmen ini.
Terkait hal tersebut, pada hari ini Senin, 16 Juni 2025 dilanjutkan, seleksi tahap II, yang lulus seleksi Administrasi sebanyak 91 orang, untuk mengikuti Psikotes yang dilaksanakan di Gor Bertuah Desa Sejangat, dan Alhamdulillah FPPM di Undang untuk ikut mengawasi pelaksanaan Tets tersebut. 0-0x0-0-0#
Pelaksanaan Psikotes di laksanakan oleh Team Rekrutmen dari Dumai oleh Hariro & Team, dan Akan dilanjutkan test tahap berikutnya, dengan total nilai 70% dari soal psikotes hari ini dapat lanjut pada ke esokan harinya, Selasa, 17/06/2025, berupa test Fisik Lari dan Berenang. Turut Hadir dalam Kegiatan Psikotest ini, AIPDA CHAIRIKA SURANTA.
Bhabinkamtibmas desa Sejangat dan Pakning Asal mewakili Ka. Polsek Bukit Batu yang berkenan menyampaikan sambutan dari segi Kantibmas kepada Masyarakat diwilayah hukumnya. ( R461L ).
Bengkalis, Tribunriau – Dalamrangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Bengkalis menggelar kegiatan “79 Road To Riau Bhayangkara Run 2025” bersama TNI dan stakeholder lainnya.Kegiatan ini berlangsung di depan Mako Polres Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Minggu (15/06/25).
Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan mengungkapkan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan Polri yang lebih dekat dengan masyarakat. “Kegiatan Semarak Bhayangkara ’79 Road To Riau Bhayangkara Run 2025′ sebagai bentuk nyata kita dalam menjaga kesehatan jiwa raga dalam menghadapi aktifitas kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dandim 0303 Bengkalis Letkol Arh Irvan Nurdin, Waka Polres Bengkalis Kompol Anton Rama Putra, Danposal Pos Bengkalis diwakili Peltu Mes Iwan Setiawan, Ketua Bhayangkari Cabang Bengkalis Ny. Furi Budi Setiawan, Para Kabag, Kasat dan Kasi dilingkup Polres Bengkalis, Personil Polres Bengkalis, dan tamu undangan serta peserta runners yang mencapai 790 orang.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan doa, pelepasan runners, finish runners, penanaman pohon sebagai wujud nyata dari environmental ethic, sambutan Kapolres Bengkalis, lomba tarik tambang, bakti kesehatan, pembagian door prize, bazar UMKM, dan acara hiburan.
Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus kita jaga,” tambahnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan kondusif dan terkendali, serta diakhiri dengan penanaman pohon sebagai wujud nyata dari environmental ethic. Dengan kegiatan ini, Polres Bengkalis berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.
0-0x0-0-0#
Tribunriau.com. Sungai Pakning Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung Propinsi Sumatra Barat Melaksanakan Study Tiru dan Silahturahmi ke Dinas Kabupaten Bengkalis yang di Pusatkan di Kecamatan Bukit Batu tepatnya di Sungai Pakning, Sabtu 14/06/2025.
Rombongan dari Sijunjung ini terdiri kelompok Kerja Kepala Sekolah dan Kelompok Para Guru olah raga, yang terdiri sebanyak 63 orang, yakni Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Sijunjung: Puji Basuki, SP, MMA Kasi Kurikulum Dan Ketenagaan SD : Purwani, S.Pd Ketua K3S Kec. Sijunjung : Bustanul Arifin, S.Pd
Ketua KKGO Kec. Sijunjung: Mulyadi, S.Pd
0-0x0-0-0#
Rombongan yang tiba di Sungai Pakning sekitar Pukul 04.30 Dini hari, langsung diterima di Kantor Korwilcam Pendidikan Bukit Batu oleh Korwil Pendidikan Dunny Duvira.S.pd beserta staff, untuk langsung beristirahat.
Kegiatan Study Tiru dan Temu Ramah, Dilanjutkan pagi harinya, pukul 08.30 wib yang di pusat di Sekolah Dasar 001 Bukit Batu di Desa Sejangat. Pada Kegiatan tersenut rombongan Studi Tiru, yang datang langsung di sambut dengan Kompang dan persembahan Pecak Silat saat memasuki halaman Sekolah SD 001 tempat berlangsungnya Kegiatan.
Para rombongan, serta para tamu undangan, yang hadir juga disuguhkan Terian Persembahan serta beberapa tampilan kesenian lainnya yang juga ditampil kan dari anak murid murid Sekolah Dasar yang memang telah di persiapan dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana.
Dalam Sambutannya, Korwilcam Pendidikan Duunny Duvira.S Pd. Mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Mengucapkan Ucapan Selamat Datang, dan terimakasih kepada Rombongan dari Sijunjung telah datang dan memilih Kecamatan Bukit Batu sebagai tujuan Study Tiru nya. ” Tentunya kita sangat bangga dan berterima kasih, mudah mudahan kegiatan ini dapat memotivasi kita semua, khusus bagi teman – teman yang berada Di Kecamatan Bukit Batu, dan Bandar Laksamana, serta kita dapat berkolaborasi dalam menjalan program program pendidikan tentunya” ujar beliau.
Selanjutnya beliau juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Forum Kerja Kepala Sekolah, guru guru dan juga Forum Komunikasi Guru Olah Raga( FKGO ) Kecamatan Bukit Batu dan Bandar Laksamana yang juga ikut dalam menyambut, rombongan dari Sijunjung ini, yang juga turut hadir K3s bukit batu .Samsudin s.pd K3s bukit batu Rusdi.S.S
MKkS bukit batu Nani Handayani MkkS bandar laksamana Ahmad Camat di wakil kasi sosbud Merina Pengawas sekolah Dodi afdal.
Setelah membuka secara Resmi Study Tiru, menyerahkan Plakat Cindra Mata kepada Ketua Rombongan Study Tiru, dan rombongan meninjau SD 13 Desa Sejagat.
Pada kesempatan ini juga, dilaksanakan Penanaman Pohon secara simbolis dihalaman sekolah, sebagai komitmen bersama bahwa Dunia Pendidikan mendukung penuh Program Pemerintah Bengkalis dalam hal penghijauan.
0-0x0-0-0#
Setelah acara Pembukaan, Acara Study Tiru dilanjutkan dengan Kegiatan Silahturahmi pada Siang hari dengan Pertandingan Persahabatan Badminton dan dilanjutkan dengan Bola Volly dan Bola Kaki pada sore harinya yang di laksanakan di Lapangan milik Pertamina RU II Sungai Pakning. ( R461L)
ROHIL, Tribunriau – Asisten III Pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil), Mulyadi Masri hadiri acara Wisuda dan Perpisahan Santri/ Santriwati angkatan ke III Pondok Pesantren (Ponpes) Ass-Sunnah, (12/6/2025) di Jalan Makmur Bagansiapiapi, Rohil Provinsi Riau.
Selain dihadiri Asisten III Pemkab Rohil acara Wisuda dan Perpisahan Santriwan/Santriwati As-Sunnah ini di hadiri Kepala Kemenag Rohil H. Khairul, Ketua MUI Rohil, H. Suhaimi, Camat Bangko Aspri Mulia, Perwakilan Koramil, Kepala sekolah dan tokoh agama serta para wali Santriwan/Santriwati
Kepala Sekolah Ponpes As-Sunnah, Arisman menyampaikan bahwa wisuda Santri/ Santri Santriwati tahun 2025 ini, Ponpes As-Sunnah mewisuda 32 Santri/Santriwati yang merupakan angkatan ke III sejak keberadaan Ponpes ini.
“Atas nama Pimpinan Ponpes dan majelis guru As-Sunnah, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang telah bersedia hadir di acara perpisahan Santriwan Santriwati Ponpes As-Sunnah angkatan ke III ini,” kata Arisman.
Lanjutnya,” kami sebagai panitia dan tuan rumah juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam penyelenggaraan acara ini. Sebelumnya dapat juga kami sampaikan bahwa dari Madrasah Aliyah As-Sunnah yang menyelesaikan pendidikan di Ponpes As-Sunnah dan melaksanakan perpisahan hari ini sebanyak 32 orang terdiri dari, 12 orang Santriwan dan 20 orang Santriwati,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten III Pemkab Rohil, Mulyadi Masri dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan apresiasinya atas tekad dan upaya Ponpes As-Sunnah dalam mengembangkan dunia pendidikan Islam bagi anak-anak generasi Islam Rohil maupun di luar Rohil. Sehingga melahirkan generasi muda yang islami, modern dan berakhlak.
Sebelumnya Asisten III menyampaikan salam takzim dan permohonan maaf dari Bupati Rohil H Bistamam yang tidak bisa hadir di acara perpisahan ini karena ada kegiatan lain berkaitan dengan kunjungan Gubri dan Pejabat Provinsi Riau lainnya dalam rangka Iven Nasional Bakar Tongkang.
” Tadi telah kita saksikan Santriwan – Santriwati telah di wisuda dan hari ini juga merupakan hari perpisahannya, untuk para santri , pesan yang dapat kita sampaikan bagi Santriwan dan Santriwati, ” jika dunia yang kita kejar maka akhirat akan tertinggal tapi jika akhirat yang kita kejar maka dunia akan mengikuti,” kata Mulyadi Masri.
Mulyadi mengatakan bahwa anak-anak yang di didik di ponpes sangat beda ilmu pengetahuannya maupun akhlaknya dibandingkan dengan pendidikan umum lainnya. Bagi anak-anak pendidikan di Ponpes sangat bermanfaat sekali untuk kedepannya.
“Alhamdulillah berkat pendidikan agama dapat bermanfaat di lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat, dimana anak -anak yang memiliki karakter yang berkepribadian mulia. Keistimewaan menuntut ilmu di Ponpes, anak memiliki banyak kemampuan baik di bidang agama maupun dibidang umum,” jelasnya.
Dimana anak lulusan ponpes, terang Mulyadi banyak yang berprestasi dan melanjutkan pendidikan keluar negeri bahkan banyak mendapat kuliah gratis karena banyak yang berprestasi melalui kemampuan masing-masing Santriwan Santriwati, ada yang mampu Hafizh Alquran hingga 20-30 Juzz, ada yang mampu menguasai bahasa arab dan Inggris, sehingga mereka mendapatkan beasiswa.
” Yang menjadi kekhawatiran kita saat ini, bagi anak-anak kita adalah pengaruh narkoba, pergaulan bebas dan media sosial. Peredaran narkoba sangat mengkhawatirkan begitu juga medsos, dimana demi mendapatkan penggemar membuat konten yang tidak baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Namun dengan memasukan anak di Pondok Pesantren, sebagian besar pengaruh lingkungan negatif terhadap anak dapat di hindari,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Rohil H. Khairul juga berkesempatan memberikan amanatnya kepada santriwan-Santriwati dan para hadirin lainnya. Dimana Kakan Kemenag menyampaikan bahwa anak-anak Aliyah lulusan ponpes bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi ke bidang umum seperti TNI, Polri, Kedokteran, Guru maupun lainnya. Untuk melanjutkan pendidikan agamanya mereka bisa melanjutkan Kuliah di luar negeri seperti Malaysia, Madinah, Mesir, Maroko, Libanon dan Universitas Islam ternama lainnya.
“Seperti yang saya dengar tadi sebagaimana di sampaikan oleh Pimpinan Ponpes As-Sunnah, H. Liri Suheri bahwa lulusan angkatan III Ponpes As-Sunnah tahun ini ada yang masuk TNI, ada yang melanjutkan ke Kedokteran dan ada yang kuliah di luar daerah maupun luar negeri. Artinya lulusan dari pendidikan di Ponpes tidak membatasi cita-cita dari anak-anak kita untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lainnya,” kata H. Khairul.
Lanjutnya,” Ponpes mampu menghasilkan anak-anak yang berakhlak dan beriman serta beradab, memiliki ilmu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri sebagai insan yang beriman, bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan masyarakat. Anak yang telah lulus dari ponpes sudah mampu memimpin doa, menjadi Imam maupun Khotib Jumat atau acara-acara Islam lainnya,” ungkapnya.
Diakhir amanat nya, H. Khairul menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pengurus Ponpes As-Sunnah terutama kepada Wali Santri yang telah berusaha memasukkan anaknya ke Ponpes, sudah mau berkorban untuk pendidikan anak-anaknya dalam memupuk Iman dan Islamnya di Ponpes. Dengan demikian peran dari Wali Santri sudah termasuk perjuangan dalam menegakkan kalimat tauhid. Dan bagi para santriwan-Santriwati yang telah lulus jangan pernah lupakan guru mu dan Ponpes dimana kita di didik serta gunakanlah ilmu yang di dapat untuk kemaslahatan umat.
Diakhir acara, kegiatan di tutup dengan tausyiah, pesan-pesan dan nasehat serta doa untuk para Santriwan dan Santriwati maupun para undangan yang hadir dari pimpinan Ponpes As-Sunnah Ustadz Liri Suheri, LC.
Jakarta, Tribunriau – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, mendorong percepatan pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di seluruh provinsi. Langkah ini bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden dalam mewujudkan Satu Data Indonesia (SDI) sebagai landasan utama bagi berbagai program nasional.
Ribka menjelaskan, saat ini terdapat 22 dari 38 provinsi yang telah menetapkan Perda RTRW. Sementara sisanya masih berada pada berbagai tahapan, mulai dari proses revisi, permintaan substansi, hingga pembahasan di DPRD.
“Kita memastikan RTRW yang tadi yang sudah selesai dari 38 provinsi, berapa yang sudah, dari 38 yang sudah selesai tadi? 22 provinsi sudah Perda,” ujar Ribka dalam Rapat Tindak Lanjut Pandangan dan Saran atas Laporan Monitoring Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung A, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (12/06/25).
Ribka mengatakan, sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), seluruh pihak terkait, khususnya pemerintah daerah (Pemda), perlu menyelesaikan pembentukan Perda RTRW dalam kurun waktu satu tahun. Tenggat waktu ini sejalan dengan target strategis pemerintahan Presiden Prabowo untuk mewujudkan SDI.
“Jangan sampai kita lambat kerja. Sementara instruksinya dari Pak Presiden ini sudah harus kita selesaikan,” tegas Ribka.
Ia juga menekankan, percepatan penyusunan Raperda RTRW harus tetap berada dalam koridor kewenangan dan tugas masing-masing instansi. “Disampaikan kewenangan kita dari mana ya kita dorong ke situ. Intinya kita harus taat hukum penyelesaiannya. Karena ini memang sudah ditegaskan oleh Pak Presiden,” jelas Ribka.
Senada dengan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Restuardy Daud turut menyoroti pentingnya penyelesaian RTRW sebagai instrumen strategis dalam pengelolaan tata ruang wilayah. Pasalnya, RTRW tidak hanya berfungsi sebagai dokumen perencanaan tata ruang, tetapi juga kerap digunakan sebagai dasar justifikasi atas perubahan penggunaan lahan di lapangan.
“Disampaikan bahwa RTRW ini memiliki posisi strategis, karena terkadang ini dijadikan juga alat instrumen untuk menjustifikasi, misalnya perubahan pola ruang terkait permukiman, dan sebagainya,” tandas Restuardy.
Rapat ini turut dihadiri oleh Staf Khusus (Stafsus) Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum Wahyu Bintono Hari Bawono, Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Hani Syopiar Rustam, serta pejabat terkait lainnya di lingkungan Kemendagri.(Puspen Kemendagri).