Musrenbang Desa Buluh Manis Bengkalis, Mira Roza Disambut Hangat

Mira Roza pakai jilbab (kanan) diapit Emil R, dan Legimun serta pejabat lainnya.
Mira Roza pakai jilbab (kanan) diapit Emil R, dan Legimun serta pejabat lainnya.

DURI, Tribun Riau – Musrenbang Desa Buluh Manis kali ini dihadiri oleh anggota DPRD Riau Hj.Mira Roza, yang diharapkan dapat membantu pembangunan desa kedepannya, Rabu (12/09/18) sore kemarin.

Seperti diutarakan Kepala Desa Buluh Manis Legimun, bahwa kehadiran Mira Roza di Musrenbang ini merupakan suatu kebanggaan bagi pemerintahan desa khususnya dan masyarakat desa umumnya, sehingga ia mengucapkan terimakasih kepada Mira Roza.

Dikatakan Kades, sebelumnya masyarakat sudah melakukan musyawarah ditingkat dusun-dusun, beberapa usulan yang sudah dirangkum di usulkan di Musrenbang ini.

“Untuk rencana pembangunan tahun 2018 ini, bisa dilihat di papan pengumuman depan kantor desa.Sekarang kita musyawarahkan untuk rencana pembangunan tahun 2019,” sebut Legimun.

“Ada 10 item usulan-usulan yang sudah dipersiapkan dari musyawarah di dusun-dusun, antara lain yaitu, peningkatan jalan, renofasi bangunan mesjid di Jl.Heli dan sebagainya,” tutup Legimun.

Lalu Tasarzon menyebutkan, kalau dirinya mewakili camat Bathin Solapan Amiruddin, SH yang berhalangan hadir karena ada kesibukan, dan mengucapkan selamat bermusyawarah.Dimana amanah undang-undang, desa harus dapat menyusun daftar RTMJ.Ia meminta bahwa usulan-usulan skala prioritas benar benar diukur dengan meter, supaya tidak ada yang keliru/salah.

“Perlu juga kami sampaikan, bahwa 9 desa sudah melakukan Musrenbang dan selanjutnya dilanjutkan ke kecamatan .Masalah peningkatan jalan, harus diteliti apa ada persoalan dengan tanah konsesi atau tidak, jadi status tanah harus jelas.Kami harapkan Musrenbang kali ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujar Tasarzon.

Selanjutnya Emil Reza, SH menyampaikan terkait UU no.6 tahun 2014 tentang desa, dinyatakan didalamnya, desa diakui hak atas usulnya atau disebut rekofisi, bahwa seluruh potensi atau asset desa menjadi milik desa.Disamping itu pula desa diberikan kewenangan untuk mengelola.Sesuai dengan visi dan misi kabupaten Bengkalis yaitu menggali potensi yang ada didaerah, kaitannya sesuai dengan amanat undang-undang yaitu, menempatkan/memposisikan potensi -potensi yang ada di desa, termasuk produk-produk unggulan yang perlu ditampilkan.

“Kami minta, masyarakat proaktif dalam menjaga produk unggulan yang ada di desa dengan mengaktifkan lagi Bumdes.Dari 78 item dari daftar usulan, supaya dibuat urutan teratas usulan prioritas.Dengan kondisi sekarang ini, saya mohon masyarakat jangan terlalu berharap semua bisa dipenuhi,” pungkasnya.

Sementara Rianto menyinggung, bahwa usulan-usulan yang menyangkut pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan sebagainya harus membentuk kelompok tani, yang penting harus terdaftar kelompoknya di Gapoktan.Desa Buluh Manis tahun ini hanya mendapat beberapa titik proyek pembangunan, karena adanya penurunan anggaran.

“Jadi, kalau ada nanti membahas dana ADD jangan dihitung 3 M itu menjadi 100%.Berhubung penerimaan anggaran kita dari kementerian keuangan semakin menurun, sehingga berdampak pada ADD.Jadi saya minta bapak/ibu mengusulkan yang sangat skala prioritas saja,” harap Rianto.

Kemudian Mira Roza menyinggung, bahwa selama ini tiap tahun diadakan Musrenbang, pihak Pemdes tidak pernah mengundang anggota dewan dari propinsi.Bahwa kedatangannya di Musrenbang kali ini, karena waktu kegiatan resesnya di Desa Buluh Manis, Kades Legimun selalu hadir. Kemudian ia menerangkan bahwa anggaran propinsi bisa disalurkan ke kabupaten, dengan sistem bantuan keuangan yaitu, Bupati harus membuat usulan-usulan ke propinsi untuk membangun daerahnya.Dan Kepala Desa bisa meminta bantuan keuangan ke Gubernur diketahui oleh Bupati.

“Perlu bapak/ibu ketahui, bahwa Musrenbang hari ini pelaksanannya adalah untuk tahun 2020 bukan untuk tahun 2019.Setelah hasil Musrenbang ini dibawa ke tingkat kecamatan, selanjutnya Musrenbang tingkat kabupaten akan dilakukan pada bulan Maret 2019.Saya minta BUMDes diaktifkan lagi, bisa melalui BUMDes ini dibuat toko pengadaan pupuk, beras, pakaian seragam sekolah dan banyak lagi.Gunanya untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa ini,” tutup Mira.

Acara dihadiri juga oleh anggota DPRD Bengkalis Rianto dan Syamsu Dalimunthe (Syamda), Kabid Kelembagaan Dinas PMD Bengkalis Emil Reza, SH, Kasi PMD Kecamatan Bathin Solapan Tasarzon, Bhabinkamtibmas Aiptu Hasrul, BPD, Kepala Dusun, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan segenap masyarakat yang hadir.(Julieser)