Lapas kelas II A Bagansiapiapi Deklarasi zero Halinar Bersih dari Handphone, Pungli dan Narkoba

ROHIL, Tribunriau – Deklarasi zero Halinar Bersih dari Handphone, Pungli dan Narkoba , Lapas kelas II A Bagansiapiapi kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sekaligus pemusnahan barang bukti berupa Handphone, kamis (22/6/23) sekira pukul 09.00 wib bertempat dilapangan lapas Bagansiapiapi.

Hadir Damrem Brikjen TNI Dany Rakca Andalas sawan S.A.P.M.(han) Besama Zohari setepu Kakanwil Propinsi Riau, didampingi Musmuliadi kepala divisi kanwil Riau dan Asisten pemkab Rohil Ali Aspar.

Zohari setepu Kakanwil Provinsi Riau didampingi Musmuliadi kepala divisi kanwil Riau mengucapkan terima kasih kepada Kalapas Bagansiapiapi Bapak Wahid beserta juga karutan Dumai ambas Dian, yang mana pekerjaan yang dilaksanakan Deklarasi zero Halinar Bersih dari Handphone, Pungli dan Narkoba, pemusnahan bahan bukti Handphone yang diamankan oleh petugas Kalapas kelas II A Bagansiapiapi, untuk di bakar di halaman Lapas kelas II A Bagansiapiapi, ujarnya

Dikatakan Zohari Sitepu, Bukan ini hari aja kita sudah banyak di UPT khusus di Riau , sebanyak 21 UPT pemasyarakatan, kalau tidak salah yang terakhir mengadakan kegiatan ini. salah satu yang selama ini informasi di media sosial bahwasanya ada narkoba dikendalikan di Lapas. saya sebagai perwakilan menyampaikan bahwa itu tidak benar .

” Pada hari ini adalah buktinya kami tidak main-main untuk memberantas, pada hari ini salah satu contoh, kami Melakukan pemusnahan barang bukti Handphone, dilapas kelas II A Bagansiapiapi”, jelasnya.

Ia memperingati kepada warga binaan, jangan coba-coba keluarga memasukkan Handphone ataupun narkoba ke dalam lapas ini, saya tidak segan-segan memberikan sanksi keras apa bila di kemudian hari nanti di temukan warga binaan melangat aturan, kalau perlu kita kirim ke nusa Kambangan sebagai contoh warga binaan dikemudian Hari.

” Kami berharap rekan media agar bisa membantu kami apa bila mendapatkan informasi warga binaan memiliki handphone atau menggunakan narkoba, hendaknya segera menyampaikan ke petugas lapas, supaya petugas lapas bisa memperiksa warga binaan di lapas” harapnya.

Dijelaskan zohari sitepu, bahwa Jumlah warga binaan lapas Bagansiapiapi sebanyak 980 orang, tentunya ini perlu dinkontrol setiap para istri binaan yang berkunjung di lapas Bagansiapiapi.

Selanjutnya, kepala divisi kanwil Riau Musmuliadi mengatakan, apabila
Kinerja dari kalapas Rutan Bagansiapiapi dan Rutan Dumai, seperti apa yang disampaikan tadi oleh kakak kanwil kami semua yang dikantor wilayah khususnya pendorong penuh yang sudah dibuat oleh teman-teman dilapangan, Kemudian laporkan ke kami, kalau masih ada informasi dari media mendengar atau ada informasi yang berkaitan dengan narkoba sampaikan ke kami, agar kami berikan sangsi keras buat warga binaan”, tegasnya.

(Hendri)