Jakarta –
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti soal anak-anak yang rawan terpapar judi. Hal ini diungkapkan setelah pihaknya menerima adanya laporan anak-anak bermain judi yang bersumber dari barcode pada kartu mainan anak.
“Laporan orang tua anaknya bermain judi dengan berbekal membeli kartu karakter mainan seharga Rp 1.000, menjadi simbol perang terhadap judi baru dimulai,” kata Komisioner KPAI Jasra Putra dalam keterangannya, Rabu (28/9/2022).
Dia menduga industri judi online menjadikan anak-anak sasaran karena banyak hambatan ke orang dewasa.
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews












