JAKARTA, Tribunriau- Selain komitmen mendukung Prabowo Subianto sebagai capres, ternyata PKS memiliki syarat untuk berkoalisi dengan Partai Gerindra.
“Apakah PKS akan tetap setia? Pertama bersama Gerindra. Kedua ada syaratnya, musyawarah bersama karena tidak bisa Gerindra menentukan sendiri. Kan Gerindra tidak 20%,” ujar Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Dijelaskannya, komunikasi politik dua partai tersebut terus berjalan hingga kini. “Komunikasi politik terus berjalan dan 90% PKS bersama Gerindra,” jelasnnya.
PKS mematok 9 nama untuk dijadikan capres ataupun cawapres. Sementara itu, Gerindra mempertimbangkan Anies Baswedan untuk jadi cawapres sang ketum, Prabowo Subianto.
Namun, PKS kukuh ingin 1 dari 9 kader mereka jadi cawapres. Soal nama-nama lain yang diusulkan, Mardani mengatakan PKS masih buka diskusi.
“Posisi sampai sekarang PKS sudah punya 9 capres/cawapres. Itu dari PKS keputusan resmi dari Majelis Syuro. Kita menunggu Gerindra mau ngajuin satu, dua atau berapapun, all the candidates on the table kita bahas bareng-bareng,” ungkap Mardani.
Sebelumnya PKS sudah memastikan akan berkoalisi bersama Gerindra dengan mengusung Prabowo di Pilpres 2019. Namun tampaknya kini ada pertimbangan lain yang membuat PKS tidak lagi 100 persen menyatakan akan bersama partai berlambang burung garuda itu. (dtc/red)












