Jelang Ramadhan, Ini Curhat eks Karyawan Perusahaan Milik H Yusko

537
BERBAGI
Surat pernyataan pimpinan perusahaan yang lama yang menyatakan gaji karyawan yang bernama Sartana belum dibayarkan, yaitu bulan Juli dan Agustus 2017.
Surat pernyataan pimpinan perusahaan yang lama yang menyatakan gaji karyawan yang bernama Sartana belum dibayarkan, yaitu bulan Juli dan Agustus 2017.

DUMAI,Tribun Riau- Satu hari menjelang Bulan Ramadhan tahun 2018, hampir genap satu tahun, gaji eks karyawan media cetak Harian Detil milik H Yusrizal Koto (Yusko) hingga kini belum dibayarkan.

Salah seorang eks Karyawan perusahaan yang kini berdomisili di Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Sartana menyayangkan sikap owner media cetak Harian Detil tersebut. Terlebih lagi memasuki puasa Ramadhan.

“Besok sudah mau puasa, apa begitu sikap seseorang owner? kami berharap agar bapak H Yusko punya iktikad baik dan berniat membayar hasil keringat kami,” curhatnya kepada Tribunriau.com, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: Alasan Terlanjur Malu, Faktor H Yusko Enggan Bayar Gaji Karyawan

Dijelaskannya, gaji masing-masing eks karyawan yang belum dibayarkan tersebut terbilang kecil untuk seukuran owner H Yusko.

“Gaji sebulan itu sudah kecil (dibawah UMK), karena tidak media tersebut tidak terbit tiap hari, jadi kami juga tak mempermasalahkan nilainya, namun tidak dibayar ini menjadi masalah, sudahlah gaji kecil, itu juga masih ‘dipermainkan’,” pungkasnya.

Terakhir, dirinya berharap kebaikan dari owner media cetak Harian Detil tersebut untuk segera membayar gajinya yang sudah ia tunggu satu tahun lamanya.

“Kalau jelang puasa kita saling bermaafan, inilah momen yang tepat, kami juga meminta maaf kalau ada perbuatan kami yang khilaf, kata-kata kami yang berkenan di hati pak H Yusko, terlebih lagi kalau memasuki hari yang Fitri (Hari Raya Idul Fitri, red), kan sebaiknya H Yusko menyelesaikan masalah ini,” harapnya.

Baca juga: 8 Bulan Menunggu, Perusahaan Milik H Yusko Hingga Kini Belum Bayar Gaji Karyawan

Secara terpisah, salah seorang eks redaktur di Harian Detil, menyayangkan sikap H Yusko yang tidak mau membayarkan gaji.

Bahkan dikatakannya, dirinya tidak mengikhlaskan hasil keringatnya dunia akhirat.

“Selagi belum dibayarkan keringat (Gaji, red) ini, aku tak ikhlas dunia akhirat,” ujar salah seorang rekan Sartana, yang waktu itu menjabat sebagai Redaktur di media cetak Harian Detil.

Untuk diketahui, gaji eks karyawan Harian Detil yang belum dibayarkan tersebut sebanyak Rp. 3.600.000 (Tiga Juta Enam Ratus Ribu Rupiah) per orang, terdiri dari 2 bulan gaji, yaitu bulan Juli dan Agustus 2017.

Hal tersebut tertuang dalam surat keterangan yang dibuat dan ditandatangani oleh Pimpinan Perusahaan pada saat itu, Ridwan Safri.

Hingga kini, H Yusrizal Koto belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapannya. (red)