8 Bulan Menunggu, Perusahaan Milik H Yusko Hingga Kini Belum Bayar Gaji Karyawan

226
BERBAGI
Surat pernyataan pimpinan perusahaan yang lama yang menyatakan gaji karyawan yang bernama Sartana belum dibayarkan, yaitu bulan Juli dan Agustus 2017.
Surat pernyataan pimpinan perusahaan yang lama yang menyatakan gaji karyawan yang bernama Sartana belum dibayarkan, yaitu bulan Juli dan Agustus 2017.

DUMAI, Tribunriau- Salah satu perusahaan Media milik H Yusrizal Koto (Yusko) hingga tahun 2018 ini belum membayar sisa gaji karyawannya yang sudah tidak lagi dipekerjakan.

PT Detil Inti Media (Harian Detil) yang beroperasi di Pekanbaru ini sudah menelantarkan gaji karyawannya sejak Agustus 2017 lalu, mantan karyawan ini masih berharap iktikad baik dari Owner (pemilik) perusahaan.

“Kami sudah bersabar dari bulan Agustus 2017 lalu, hingga kini tak ada kejelasan,” ujar mantan karyawan PT. Detil Inti Media, Sartana kepada Tribunriau.com, Rabu (11/4/2018).

Dijelaskannya, pada saat Agustus 2017 lalu, pihak perusahaan menyatakan tak memiliki kas untuk membayar gaji karyawan dan menunggu pencairan kontrak dari beberapa daerah.

“Dulu katanya gitu, nunggu cair kontrak, dah cair Oktober 2017, eh tidak juga dibayar,” tambahnya.

Dijelaskan juga oleh Sartana, kini perusahaan PT. Detil Inti Media itu sudah berganti pimpinan, kabar yang ia dapatkan, pimpinan yang baru bersikeras untuk tidak membayar gaji karyawan.

“Kabar yang saya dapatkan (belum diketahui kebenarannya), pimpinan yang baru H Dheny Kurnia yang bersikeras tak mau membayar, pak Haji Yusko katanya sudah menginstruksikan untuk membayar gaji kami, tapi tak tau kenapa H Dheny tak mau bayar,” tambah pria yang akrab disapa Tana ini.

Lebih lanjut, Sartana berharap pihak PT Detil Inti Media (Harian Detil) ataupun pemiliknya memiliki iktikad baik.

“Bayarlah gaji kami yang tak sesuai dengan UMK ni, cuma 2 bulan, kalau selevel pak Yusko, tak seberapolah tu,” ujarnya mengakhiri.

Pemilik atau Owner PT Detil Inti Media, H Yusrizal Koto hingga kini belum berhasil dihubungi, nomor ponsel pimpinan redaksi Harian Detil, H Dheny Kurnia juga tak berhasil untuk dimintai keterangannya. (isk)