Ingin Cepat Maju, Warga Desa Rampang Rupat Minta Pemekaran

“Memang selama ini kami juga mengkaji dan memperhatikan kondisi RT dan RW yang ada, di dua RW yaitu Gunap dan Rampang, kalau ada masyarakat yang sakit, mereka lebih cenderung ke Desa Darul Aman, karena di desa itu walaupun fasilitas kurang memadai tapi ada perawat dan dokter yang jaga 24 jam. Sedangkan untuk ke Tanjung Kapal, selain jaraknya yang jauh, di kelurahan posisinya tidak bisa 24 jam, kita berobat ke perawat yang ada baik itu di postu dan puskesdes, ini jadi pendorong kami untuk pemekaran desa,” jelasnya mengungkapnya alasan kongkrit.

Selain itu, untuk urusan administrasi bagi masyarakat Gunap dan Rampang, jika dalam kondisi hujan, maka akan menempuh jalanan yang becek, sehingga banyak masyarakat yang enggan untuk mengurus administrasi.

“Jadi RT yang sering menjemput bola menggantikan KK atau membuat KTP untuk warganya, inilah kenapa kami mengusulkan pemekaran desa, dengan adanya itu, tentunya prioritas pembangunan jalan bisa mendapatkan perhatian,” ujar Suradyo.

Untuk jarak jangkauan antara desa yang diusulkan pemekaran dengan kecamatan, Suradyo mengatakan kurang lebih sekitar 18 KM, terlebih bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan.

Infrastruktur yang sudah ada

Rencana pemekaran desa ini, masih kata Suradyo, sudah terdapat 6 RT, juga untuk fasilitas sekolah, mulai dari PAUD, TK, SD SMP hingga SMA.