Hukrim Hati-hati!, Penipuan Via Telp Modus Ketemu Dompet Mulai Marak

Hati-hati!, Penipuan Via Telp Modus Ketemu Dompet Mulai Marak

BERBAGI
Korban Penipuan via Telp
Korban Penipuan via Telp

RUPAT, Tribunriau- Penipuan via telp bermodus ketemu dompet serta menjanjikan akan berbagi dua kini mulai marak, salah seorang korbannya yaitu Mira (39) warga RT 14 RW 07 Kelurahan Tanjung Kapal, Rupat Kabupaten Bengkalis.

Saat disambangi, Senin (7/9), Mira menceritakan bahwa anaknya yang bernama Adi ditelp seseorang yang mengaku bernama Zul.

“Mengatakan kepada anak saya bahwa zul ini atau pelaku ini minta tolong sama anak saya,” mula Mira menceritakan awal perkara penipuan itu.

Kemudian lanjut Mira, pelaku mengaku mendapatkan sebuah dompet di tengah jalan dekat Pertamina.

“Dapat dompet warna merah, duit sebanyak enam juta tujuh ratus, emas 15 gr, resep obat dan ATM satu buah,” jelas Mira.

“Dia menyampaikan kepada anak saya melalui telepon, berselang tidak lama anak saya memberikan HP pada saya lalu yg bernama zul minta tolong sama saya supaya mengirimkan pulsa, dia mintak tolong, takut nanti orang lain ketahuan dompet ini,” tambah Mira.

Kemudian, pelaku menjanjikan akan membayar sekaligus saat mengantar duit yang enam juta tujuh ratus dan 15 gr emas satu resep obat satu buah ATM.

Lalu Mira melakukan pengisian pulsa kepada pelaku yang mengaku nama zul dengan No Hp 082199661531 senilai tiga ratus ribu dengan 3 kali pengisinan nominal seratus ribu.

Berselang kurang satu jam, pelaku kembali menghubungi Mira untuk meminta tolong diisikan lagi pulsa ke nomor 081376882283 atas nama Mario senilai dua ratus ribu.

Berikutnya ke nomor 081361766602 senilai dua ratus ribu.

“Yang terakhir dia mintak tolong lagi agar di isikan pulsa ke no yang lain katanya, nanti saya bayar pada saat memulangkan duit ini dengan emas dan atm,” kata Mira sambil menirukan ucapan pelaku.

Nomor terakhir yang dikirimkan pulsa adalah 082385349925 sebanyak senilai dua ratus ribu.

Sesudah di kirim terakhir kalinya, saat itulah Mira sadar bahwa dirinya dihipnotis melalui telepon genggam.

Mira mengalami kerugian sekitar kurang lebih sembilan ratus ribu rupiah.

Ketika mira menghubungi nomor itu kembali, pelaku tidak mengangkat sama sekali.

Ketika ditanya apakah sudah melapor ke kepolisian?, Mira mengatakan Belum.

“Suami saya belum pulang dari tempat pekerjaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Rupat Syadina,SH ketika dihubungi mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing atau tergiur iming-iming dari seseorang penelepon atau SMS yang tidak dikenal atau apa pun itu.

“Baik hadiah, baik itu janji dompet, duit, emas, motor, masyarakat jangan mudah terpancing, itu semua modus penipuan,” ujar Kapolsek.

Masyarakat diminta agar lebih waspada dan hati-hati.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Redaksi