Kesehatan Dr Harri: Kita Sudah Lakukan Pencegahan Penyakit DBD

Dr Harri: Kita Sudah Lakukan Pencegahan Penyakit DBD

BERBAGI
Nyamuk Aedes Aegypti
Nyamuk Aedes Aegypti

BATAM, Tribunriau- Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Bulang, Batam, Dr Harri Fajri Jisonal memerintahkan beberapa petugasnya untuk menyisir sumber nyamuk Aedes Aegypti yang menyebabkan penyakit DBD.

“Saya perintahkan 5 petugas medis untuk melakukan penyelidikan, mulai dari rumah korban radius 100 meter, kami memantau dimana ada lagi sumber nyamuk,” tegasnya kepada Tribunriau di ruang kerjanya, beberapa hari yang lalu.

Hal itu dilakukan karena masih ada beberapa warga khususnya anak-anak yang mengalami DBD dan hingga saat ini sedang dirawat. Sebanyak 4 orang anak-anak kini masih dirawat di Klinik Utama Dunia Medikal Centre Fanindo.

Padahal, lanjut Dr Harri, pihaknya sudah berupaya untuk melakukan pencegahan secara masif, dengan gotong royong yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Sebelum adanya korban nyamuk DBD, kita sudah mencegah dengan gotong royong masal, kelurahan dan kecamatan, memberantas sarang nyamuk dengan melibatkan RT dan RW, Babinsa serta dan kita sudah melaksanakan fogging 4 kali,” tambahnya.

Ia menghimbau kepada warga, untuk selalu menjaga kebersihan, serta memperhatikan lingkungan sekitar.

“Kalau ada potensi sarang nyamuk, kita dan masyarakat segera membuang dan memusnahkanya, kalau ada tempayan atau wadah penampungan air, kita kuras dan bagi wadah penampungan air yang tidak bisa dikuras, kita taburkan abate, obat pembunuh nyamuk, dan kita akan membuat spanduk sosialisasi pemberantasan nyamuk,” jelasnya.

Harapan kita, lanjut Dr Harri, bersama-sama agar masyarakat tergerak hati untuk menggalakkan program pemberantasan penyakit DBD dengan melakukan 3 M plus, menguras bak mandi, menutup penampungan air, mengumpulkan benda-benda yang memiliki potensi sarang nyamuk dan dimusnakan, kemudian, hindari gigitan nyamuk seperti pakai kelambu, pakai olesan anti nyamuk. (PILIAN)