Diduga Sampan Terbalik, 2 Warga Desa Titi Akar Tenggelam di Perairan Penuntun

Proses pencarian Al oleh Sat Pol Air Polres Bengkalis
Proses pencarian Al oleh Sat Pol Air Polres Bengkalis

RUPAT, Tribunriau- Diduga sampan yang dikendarai terbalik karena hujan deras disertai angin kencang, Jm (46) warga Dusun Hutan Samak, Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis ditemukan tewas mengapung di Perairan Kuala Penuntun, sedangkan Al (48) masih dalam pencarian.

Kejadian tersebut bermula pada Sabtu (22/8) lalu, korban Al (48) bersama Jm (46) pukul 04.00 WIB pergi bersama untuk membawa kayu bakau dengan menggunakan sampan kayu milik majikan korban dengan tujuan SUngai Niur.

Sekitar pukul 08.00 WIB pada hari yang sama, istri Al didatangi warga Dusun Hutan Samak dan mengatakan bahwa Al telah tenggelam di perairan kuala Penuntun, kemudian istri Al mendatangi rumah majikannya untuk memberitahukan bahwa suaminya telah tenggelam.

Majikan Al bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian terhadap korban ke Perairan Kuala Penuntun.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Jm ditemukan sudah mengapung dalam kondisi tidak bernyawa, kemudian Jm dibawa ke rumahnya untuk dilakukan proses pemakaman.

Kemudian, hingga saat ini, warga setempat bersama Sat Pol Air Polres Bengkalis terus melakukan pencarian terhadap Al. (rilis)