Semesta Riau Bupati Instruksikan Satpol PP Damkar Tertibkan Miras di Rohul

Bupati Instruksikan Satpol PP Damkar Tertibkan Miras di Rohul

16
BERBAGI
Bupati Sukiman dan Kepolisian beberapa waktu lalu, musnahkan BB Miras hasil tangkapan
Bupati Sukiman dan Kepolisian beberapa waktu lalu, musnahkan BB Miras hasil tangkapan

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohhul), H Sukiman, menguntruksikan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terus gencar melakukan Operasi Penertiban minuman keras (Miras) di 16 Kecamatan.

“Menjelang hingga tahun baru 2019, saya harapkan Satpol PP Damkar bisa tertibkan seluruh peredaran Miras di Rohul ini. Hal itu dilakukan, upaya berantas Penyakit masyarakat (Pekat) khususnya menjelang pergantian tahun baru 2019 mendatang,” ungkap Bupati Rohul H Sukiman, Kamis (15/11/2018), dan berharap di Rohul tidak ada lagi peredaran miras dan minuman beralkohol.

Pihak Satpol PP Damkar Rohul, jauh jauh hari juga sudah melaksanakan intruksi Bupati Rohul, dengan menggelar operasi penertiban miras. Operasi sudah dilakukan, mulai di Ujung Batu, kemudian melanjutkan operasi penertiban Miras di Kecamatan Tambusai dan Tambusai utara beberapa hari lalu.

Kasi Trantibun dan Pengamanan Satpol PP Rohul Eko Karya Pramono mengaku, bahwa penertiban minuman beralkohol akan digelar hingga akhir tahun di seluruh kecamatan di Rohul. Operasi untuk menjamin tidak adanya pesta minuman keras pada saat perayaan tahun baru.

“Kami memastikan, bahwa tidak ada pilih kasih dalam penertiban miras ini, hingga akhir tahun nanti. Kemudian, seluruh kecamatan di Rohul juga akan kita sisir, dengan harapan tidak ada pesta miras saat perayaan tahun baru,” janjinya.

Bupati Rohul H Sukiman, intruksikan penertiban miras termasuk lokasi maksiat atau warung remang-remang di Rohul, Sesuai Perda Pekat. Kemudian, para pelaku pekat diharapkan sesuai Peda Pekat nomor 1 tahun 2009, tentang pelarangan dan penertiban penyakit masyarakat untuk diajukan ke Pengadilan.

“Agar Satpol PP Damkar, bisa melakukan operasi penertiban Miras yang masih dijual di 16 kecamatan. Saya harapkan, semuanya ditertibkan sehingga Pekat di “Negeri Seribu Suluk” Kabupaten Rohul bisa sesuai yang diharapkan masyarakat,” tegasnya. (mad)