KAMPAR, Tribun Riau- Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM membuka secara resmi Sosialisasi Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) dan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2018 di Aula Stanum. Jumat (7/9) kemarin.
Bupati Kampar dalam arahannya mengatakan inovasi itu adalah perubahan dengan cara merubah mindset (pola pikir, red) dari penelitiaan, melalui teknologi, bisa juga melalui empiris dengan membaca buku.
Ditegaskannya, kampar harus berubah 5 tahun kedepan. ”Wajah Kampar ini harus berubah, masyarakat Kampar harus berubah, cara berpikir harus berubah, cara berbuat harus berubah, jika ingin menjadi kaya, jangan jadi kepala desa, jadi pengusaha saja,” tegasnya
Dilanjutkan Bupati Kampar, dirinya mengajak seluruh OPD, camat dan kepala desa untuk sama-sama berubah, jangan ada provokator, harus jadi orang yang motivator.
“Saya tidak pernah mengintimidasi desa, camat, karena saya inginkan adalah bekerja dengan sungguh sesuai dengan bidang keahlian kita, sebab kita diberikan amanah,” ujar Bupati Kampar.
Dijelaskan Bupati, sebelumnya dana desa belum ada, namun ketika sudah diberikan oleh pemerintah (dana desa, red), maka manfaatkan untuk kemajuan rakyat, memberdayakan masyarakat desa, berikan kesempatan kepada masyarakat.
“Manfaatkan masyarakat desa, agar sirkulasi dana itu tidak berputar di desa, dan pembangunan yang kita lakukan kualitasnya sesuai dengan keinginan masyarakat,” jelas Bupati Kampar.
Teknologi melalui inovasi atau inovasi melalui teknologi, kades harus bisa berinovasi, membuat perubahan-perubahan jika tidak mengerti tanyakan kepada yang pintar dan memahaminya.
“Cari orang pintar di desa kita, berdayakan mereka, tanyakan apa yang bisa dilakukan, apa yang bisa kita perbuat untuk perubahan membangun desa dan meningkatkan ekonomi masyarakat kita, musyawarahkan bersama BPD, karena kepala desa itu tidak akan bisa kerja sendiri, libatkan seluruh masyarakat,” tambah Bupati Kampar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kampar Febrinaldi Tridharmawan selaku Ketua Tim Inovasi Kabupaten Kampar Tahun 2018 dalam laporannya mengatakan hal tersebut mendorong produktifitas dan pertumbuhan ekonomi pedesaan serta membangun kapasitas desa untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, ekonomi masyarakat dan kemandirian desa dengan inovasi dibidang kewirausahaan dan pengembangan ekonomi, sumber daya manusia dan infrastruktur.
Febirinaldi juga menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi ini berjumlah 54 orang yang terdiri dari tim inovasi sebanyak 6 orang dari beberapa OPD terkait yakni Dinas PMD, Dinas PUPR, Bapedda, Dispora, Diskes, Dinas Perdagangan dan UKM dan Komnifo.
Serta anggaran pelaksanaan kegiatan adalah bersumber dari dana dekonsetrasi program PMD bidang PMD kementerian Desa dan Transmigrasi melalui Satker Provinsi Riau.
Sedangkan waktu pelaksanaan selama 4 hari mulai tanggal 6 s/d 9 September 2018 di Stanum Bangkinang kota.
Sebelumnya dilakukan Penayangan video tentang peningkatan Kapasitas teknis desa bidang ekonomi, sumber daya manusia, infrastruktur dan tutorial pelaksanaan yang akan dilaksanakan di desa-desa di Kabupaten Kampar yang semuanya dalam rangka efisiensi pelaksanaan kegiatan melalui dana desa dalam pemberdayaan masyarakat desa, dan pembangunan infrastruktur desa yang merupakan program dari kementerian
Hadir Kepla OPD terkait, seluruh Camat perangkat Desa, BPD, Kades se- Kabupaten Kampar. (hbi)











