Jendela Rumah Guru di Lipat Kain Dirusak OTK

Kondisi jendela rumah yang tampak sudah dirusak.
Kondisi jendela rumah yang tampak sudah dirusak.

KAMPAR, Tribun Riau- Rumah salah seorang warga Desa Lipat Kain Utara Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar diduga ‘digerayangi’ dan dirusaki oleh orang tak dikenal yang diduga hendak melakukan tindakan pencurian ke dalam rumah warga Lipat Kain Utara, Sabtu dinihari (08/09/2018).

Diketahui rumah yang disatroni, digerayangi dan dirusak oleh orang tak bertanggung jawab yang diduga hendak maling ini, ditempati warga yang akrab disapa pak Ali Luis (58 Tahun) bersama keluarganya, yang berada di Jalan Lettu A Rahman Desa Lipat Kain Utara Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.

Hal ini, diketahui awak media berdasarkan informasi dari Istri pak Ali Luis yang bekerja sehari-hari sebagai Abdi Negara di Lembaga Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar yang ada di Ibukota Kecamatan Kampar Kiri, Kelurahan Lipat Kain.

Menurutnya, kejadian itu diketahuinya Sabtu pagi (08/09) ketika dirinya sedang berada di belakang rumahnya hendak memberi makan ayam ternaknya.

“Saya sontak kaget ketika melihat ke bagian sudut belakang rumah bagian luar yang sudah berantakan, dan saya perhatikan jemuran kain yang berada di samping rumah tali kawatnya sudah putus, diduga dilakukan oleh orang yang hendak berniat jahat ke area rumah kami,” jelas Istri Pak Ali Luis.

Kemudian, dirinya memanggil anaknya dengan perasaan khawatir, yang dilanjutkan melihat ke bagian jendela samping rumahnya yang sudah dalam keadaan rusak.

“Jendela sudah dirusak dengan merusaki palang jendela yang saya buat dari kayu dan saya pakukan ke bagian luar jendela tersebut. Dan di sekitar rumah saya dari belakang menuju bagian samping persis dekat jendela tersebut, terlihat jejak kaki manusia tanpa alas kaki. Peralatan yang berada di samping rumah saya sudah berantakan, dan barang-barang yang tak terpakai di luar rumah, sudah ada di semak semak sempadan rumah saya,” tambahnya.

Tentunya dengan kejadian ini, pihak keluarga dan dirinya sangat merasa khawatir dan merasa resah akan tindakan-tindakan yang dapat menganggu kamtibmas di luar dugaan pihaknya. Karena, kejadian ini diketahui dan dirasakan pak Ali Luis dan keluarganya tidak hanya sekali ini saja, ini sudah yang kesekiana kalinya.

“Sebelum bulan puasa lalu kami juga pernah kehilangan pakaian yang dijemur di tempatnya dan seperti barang-barang lainnya keperluan keluarga kami,” ujarnya mengingat kejadian yang belum lama dialaminya.

“Saya berharap kepada pihak terkait dan berwenang di Desa Lipat Kain Utara Kampar Kiri ini untuk dapat meningkatkan keamanan ketertiban masyarakat sekitarnya, agar masyarakat aman, nyaman dan tentram dalam bermasyarakat desa yang humanis tentunya,” harap Ibu Guru ini.

Terkait kejadian ini, pihaknya mengakui belum melaporkan kejadian-kejadian yang menimpa keluarganya ke pihak berwenang. (hbi)