Nasional Bertemu Jokowi, Ketum MUI: Ulama Sepakat Tak Ada Mobilisasi Massa

Bertemu Jokowi, Ketum MUI: Ulama Sepakat Tak Ada Mobilisasi Massa

2
BERBAGI


JAKARTA, TribunriauPara ulama dan tokoh Islam Indonesia bertemu dengan Presiden Joko Widodo din Istana Kepresidenan, Jakarta. Beberapa persoalan dibahas dalam pertemuan itu, termasuk soal pelaksanaan Pilkada DKI 2017.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin mengatakan, ada beberapa masalah kebangsaan dan kenegaraan yang disampaikan Jokowi kepada para ulama. “Ada yang sifatnya informasi, ada sifat meminta perhatian, dukungan para ulama,” kata Ma’ruf di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/4/2017).

Salah satu yang disampaikan yakni soal redistirbusi aset lahan kepada masyarakat, ormas dan pesantren. Selain itu, Jokowi juga meminta para taipan (konglomerat) untuk menjalin kerja sama dengan para ulama dan ormas Islam.


“Kemudian juga masalah narkoba yang semakin hari memprihatinkan. Juga masalah terorisme radikalisme yang meminta dukungan dan perhatian para ulama. Dan yang terakhir itu masalah pilkada,” katanya.

Ma’ruf juga mengatakan, Jokowi meminta para ulama untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Jangan sampai ada perpecahan yang membuat bangsa ini terbelah.

“Para ulama sepakat untuk mendukung kebijakan yang disampaikan oleh Presiden, baik itu redistribusi aset, masalah kemitraan, penanggulangan narkoba, teorisme-radikalisme, dan juga menjaga situasi kondusif, sehingga Pilkada DKI jangan ada mobilisasi dari pihak manapun, sehingga menimbulkan ketidakstabilan, ketidakkondusifan suasana di DKI Jakarta. Dan sangat boleh jadi akan memberi pengaruh buruk bagi bangsa,” katanya.(DTC)