Wanita Buang Bayinya di Mamuju Sulbar Diperkosa di Masjid dan Tempat Kerja

Mamuju

Polisi mengungkap wanita inisial SE (20) yang membuang bayinya di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) diperkosa tiga kali oleh rekan kerjanya, AS (40). Korban diperkosa di teras masjid dan tempat kerjanya.

“Itu (pemerkosaan) terjadi 3 kali. Yang pertama itu di salah satu teras masjid di Kabupaten Majene tahun lalu,” Kasat Reskrim Polresta Mamuju AKP Pandu Arief Setiawan saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (14/2/2022).

AKP Pandu mengatakan, SE dan AS merupakan rekan kerja sesama buruh angkat batu bata. SE mulai diperkosa pada tahun 2021 di teras masjid saat mengantar pesanan batu bata di Kabupaten Majene, Sulbar.

“Mungkin (pelaku dan korban) lagi ngantar batu di sana. Habis itu pada saat beristirahat di sana, itu awal mula diperkosa (di teras masjid),” beber Pandu.

“Terus 2 kali terjadi di tempat kerja pelaku dan juga korban di Jalan Pababbari (di Kabupaten Mamuju). Dia berdua ini sama-sama buruh batu bata,” sambung Pandu.

SE sebelumnya ditangkap polisi atas kasus membuang bayi yang baru dilahirkannya di ke lahan kosong bekas galian di Kelurahan Kalukku, Mamuju, Sabtu (12/2). SE mengakui membuang bayinya pada Rabu (9/2).

SE juga mengakui sebelumnya melahirkan di kamar mandi tanpa bantuan orang lain. Setelah melahirkan, SE membawa bayinya ke lahan kosong bekas galian berjarak sekitar 800 meter dari rumahnya. Bayi malang itu lantas diletakkan di samping pohon dekat genangan air

Polisi awalnya menduga bayi itu dibuang karena lahir dari hasil hubungan gelap SE dengan seorang pria. Namun setelah dilakukan pendalaman, SE ternyata merupakan korban pemerkosaan rekan kerjanya sendiri.

(hmw/nvl)

Sumber: DetikNews