Pendidikan Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Kampanye Membaca

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Melalui Kampanye Membaca

BERBAGI


TELUKKUANTAN, Tribunriau
– Melalui pendidikan, hal-hal baru dapat ditemukan dan menjadi langkah efektif untuk membuka kesempatan diberbagai bidang. Pendidikan yang baik dapat mempengaruhi peningkatan kualitas lingkungan, baik berupa infrastruktur maupun tata kelola lingkungan dan hubungan sosial sehingga masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Namun, beberapa daerah, pendidikan yang berkualitas menjadi barang mahal yang sulit tergapai.

Mulai dari masalah tenaga pendidik, metode dalam mendidik, hingga fasilitas penunjang seperti buku bacaan.

Salah satu program Tanoto Foundation yakni Kampanye Membaca dari program Pelita Pustaka bersama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mengajak siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) agar gemar membaca buku dan memahami apa yang mereka baca di SDN 013 Simpang Sigaruntung, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam kegiatan ini, ribuan buku dibagikan untuk seolah yang ada di kecamatan Inuman-Cerenti.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Inuman, Zamri Spdi. Ia mengapresiasi yang dilakukan oleh Tanoto Foundation dan RAPP. Sangat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Kuansing.

“Saya ucapakan terima kasih kepada Tanoto Foundation dan RAPP yang telah membuat program yang positif. Kami berharap kedepannya sekolah-sekolah terus meningkatkan program pendidikan agar siswa tertarik membaca, ilmu pengetahuan akan mudah diraih,”  ujar Zamri.

Estate Manager Baserah PT RAPP, Jordan Masro Valioano mengatakan kegiatan ini sangat memotivasi siswa untuk rajin membaca buku. Di era digital saat ini, kebiasaan membaca anak-anak harus terus dikampanyekan. Lewat membaca, kata Jordan, anak-anak dapat belajar banyak hal.

“Tanoto Foundation dan RAPP akan terus mendukung kegiatan ini untuk kemajuan pendidikan di daerah,” katanya.

Regional Project Officer Tanoto Foundation, Indra Setiawan mengatakan dalam kegiatan ini, guru-guru juga mengikuti lomba membacakan cerita. Selain itu, juga ada lomba membaca cepat, menyusun huruf, dan menggambar ilustrasi cerita untuk para siswa.

“Lomba baca cerita ini harus dilakukan dengan intonasio dan gerak tubuh yang baik sehingga siswa dapat mengerti apa yang dibacakan gurunya. Tujuan lomba-lomba ini diadakan untuk meningkatkan minat baca siswa di sekolah,” ungkap Indra Setiawan. (rls/tn)