RUPAT, Tribunriau- Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021-2022 di gereja GBI Anugrah Rampang Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Bengkalis berlangsung Khidmat serta tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes), Sabtu (25/12/2021).
Terlihat di lokasi acara, aparat TNI/Polri dan Linmas Tanjung Kapal juga turut mengamankan jalannya perayaan Natal.
“Karena kamu telah menyucikan diri mu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendak lah kamu bersungguh sungguh saling mengasihi dengan segenap hati mu.”
Demikian dikatakan Pdt Deny Ponamon dalam khotbah dengan tema “Kasih Kristus Menggerak kan Persaudaraan (1 petrus 1:22)”.

“Sesuai dengan tema yang sudah kita ambil bersama kasih Kristus menggerakkan persaudaraan, kalau kita mau dalami dengan kata lain kita bisa ambil pengertian di dalamnya bahwa tanpa kasih Kristus sulit untuk kita bisa membangun yang namanya persaudaraan,” jelas Pdt Deny Ponamon.
“Tanpa kasih Kristus, persaudaraan yang ada di dalam masyarakat, persaudaraan di dalam keluarga, persudaraan di dalam Gereja akan sangat sulit terbangun, sangat sulit terjaga, akan sangat sulit meningkat sampai harmonis kalau tidak ada kasih Kristus di dalamnya,” tambahnya.
Kalau memperhatikan dan melihat begitu banyak peristiwa yang terjadi pada hari ini, lanjut Pdt Deny Ponamon, bahwa ada begitu banyak hubungan persaudaraan itu terpecah belah, putus,hubungan persudaraan itu hancur karena tidak ada kasih Kristus di dalamnya.

“Sekali lagi kalau berbicara tentang persaudaraan tentu saja itu bukan sebatas saudara di dalam keluarga, di tengah-tengah masyarakat pun kita harus membangun hubungan persaudaraan,” tegasnya.
“Dan kita melihat ada begitu banyak persaudaraan yang terbangun antara teman dengan teman, cuma karena masalah sepele teman menjadi musuh, bahkan kalau teman jadi musuh itu lebih parah lagi akibatnya, lebih parah lagi dampaknya, itu terjadi karena tidak ada kasih Kristus di dalam kita,” ujarnya menjelaskan.
Bahkan, kata Pdt Deny Ponamon, kalau kita melihat persaudaraan di dalam keluarga sedarah itu banyak yang rusak, banyak yang hancur, banyak yang putus juga karena tidak ada kasih Kristus di dalamnya. Cuma karena masalah sepele hubungan kakak beradik bisa putus, cuma karena masalah sepele bahkan hubungan kakak beradik itu bisa bacok-bacokan, kenapa?, karena tidak ada kasih kristus di dalamnya, bahkan yang paling banyak terjadi kalau pembagian warisan, kalau sudah berbicara pembagian warisan biasanya ada yang mau lebih sehingga terpecahlah hubungan persaudaraan itu.
Pdt Deny Ponamon menghimbau kepada segenap Jemaat supaya saling mengasi sesama manusia, sesama sauradara.
Hal serupa disampaikan Ketua Panitia Bapak Conak (82), dia menghimbau kepada seluruh Jemaat GBI yang ada di Rupat maupun di Rampang untuk selalu bergandengan tangan, saling mengasihi, saling rukun supaya terjadi kedamaian dan lebih mempererat tali kasih persaudaraan sesama manusia dan semua umat Tuhan.
Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain











