Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Warga dihebohkan dengan adanya bau busuk yang menyengat ke hidung, dicari disuatu rumah kontrakan, ternyata bau busuk itu berasal dari mayat 1 (satu) orang pria paruh baya, di Jl. Rokan / BTN Rokan Permai No. 46 B RT 02 RW 23, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (22/06/23) pukul 16.00 WIB.
Identitas mayat tersebut adalah Afdi Rahmad (53), Laki-laki, Islam, Karyawan Swasta, warga Jl. Rokan / BTN Rokan Permai No. 46 B RT 02 RW 23, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Ketika dikonfirmasi ke Kapolsek Mandau Kompol Hairul Hidayat, Jumat (23/06/23), membenarkan atas penemuan mayat tersebut dirumah kontrakan.
Kronologis kejadiannya, lebihlanjut dijelaskan Kapolsek, menurut keterangan Afrul (54) tetangga korban, pada pukul 16.00 WIB saat baru pulang bekerja, mendapat kabar dari istrinya bahwa mencium bau busuk dari rumah sebelah.Lalu, Afrul mencoba memeriksa ke depan pintu rumah yang berbau busuk tersebut, sampai di depan rumahnya memang benar mencium bau busuk dan melihat banyak lalat yang berterbangan di bagian jendela depan rumah.
Tidak berani untuk memeriksa lebih lanjut, Afrul memanggil Ujang K.(57), untuk memeriksa ke rumah korban dan mencoba mengintip ke bagian jendela, dan melihat mayat korban dalam keadaan telungkup disamping kasur yang berada di ruang tamu.
“Selanjutnya Afrul memberitahukan hal tersebut dengan menghubungi Iwan (46) selaku Ketua RW setempat,” kata Hairul.
Menurut keterangan para saksi, sambung Kapolsek, bahwa korban tinggal di rumah kontrakan tersebut seorang diri karena telah lama berpisah dari istrinya.Setelah berpisah istri korban dan anak-anaknya tinggal bersama keluarganya di Medan – Sumatera Utara.
“Kemudian Iwan menghubungi pihak kepolisian, pada pukul 17.38 WIB Piket SPKT, Reskrim dan Intel dipimpin oleh Pawas Iptu Zulkifli tiba di TKP dan langsung mengamankan lokasi serta melakukan cek TKP,” ujar Hairul.
Ditambahkan Kapolsek lagi, pada saat pemeriksaan TKP barang-barang berharga milik Korban masih berada di dalam rumah berupa : -1 (satu) unit R2 Merk Yamaha Xeon GT 125 Warna Hitam, No. Pol. : BM 5109 DG. – 1 (satu) unit HP Realme warna Biru – Dompet yang berisikan data diri Korban dan uang tunai berjumlah Rp. 1.100.000. (Satu Juta Seratus Ribu Rupiah).
Menurut keterangan para saksi, korban bekerja sebagai Operator Crane dengan wilayah kerja di luar kota Duri, tetapi para saksi tidak mengetahui pasti nama perusahaan tempat korban bekerja.
Pada pukul 18.28 WIB, pihak RSUD Mandau beserta 1 (satu) unit Ambulance RSUD Mandau tiba di TKP, dan langsung mengevakuasi jenazah korban, selanjutnya langsung membawa jenazah korban ke RSUD Mandau untuk dilakukan visum.
“Pada Pukul 18.45 Wib jenazah korban tiba di Ruang Jenazah RSUD Mandau dan selanjutnya pada pukul 20.25 WIB, dilakukan visum oleh Tim RSUD Mandau yang dipimpin oleh dr. Ahmad Dharobi,” ujar Hairul.

Lanjut Kapolsek, pukul 20.40 WIB, kegiatan visum selesai dilaksanakan dengan hasil : – Keadaan jenazah sudah terjadi kaku mayat pada tulang-tulang besar. – Telah ditemukan proses pembusukan pada mayat ditandai dengan ditemukannya banyak belatung dari tubuh mayat. – Perut dan Kantong Zakar sudah membengkak. – Ditemukan lebam kemerahan dibagian perut sebelah kanan hingga ke bagian Zakar yang menandai proses pembusukan. – Perkiraan korban telah meninggal di atas 3 hari. – Penyebab pasti kematian tidak dapat ditentukan karena pada tubuh mayat tidak dilakukan autopsi / bedah mayat.
Dari HP milik korban yang diamankan, pihak kepolisian berusaha menghubungi pihak keluarga korban dari kontak yang ada di dalam HP tersebut, dan berhasil menghubungi salah satu pihak keluarga (anak korban a/n. Nurul). Menurut keterangan Nurul, bahwa saat ini ia tinggal di Medan – Sumatera Utara bersama Ibunya (istri korban) dan mengatakan akan langsung berangkat menuju kota Duri pada malam hari itu juga.
“Pada saat visum selesai dilaksanakan, teman-teman kerja korban mendatangi RSUD Mandau dan mengatakan, bahwa korban merupakan teman kerja mereka di PT. BNT (Bias Nusatama) sebagai Operator Crane,” tutup Hairul.(jlr).











