Semesta Riau Sekitar 500 Meter Akses Jalan Darul Aman Menuju Teluk Tungku Rupat Rusak...

Sekitar 500 Meter Akses Jalan Darul Aman Menuju Teluk Tungku Rupat Rusak Parah

BERBAGI

RUPAT, Tribunriau- Sepanjang 500 meter akses jalan di Desa Darul Aman menuju Desa Teluk Mas – Desa Pangkalan Durian hingga ke Teluk Tungku Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis rusak parah.

Hal tersebut disampaikan oleh Pilipus, Ketua RT 05 RW 02 Teluk Mas, Selasa (4/8/20).

Pilipus berharap agar pihak pemerintah untuk dapat memperhatikan akses jalan yang notabene sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat tempatan.

” Keinginan kami sebagai masyarakat kepada pemerintah, perhatikanlah jalan kami ini yang sangat parah ini, bahkan sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya berharap pemkab pada tahun ini menganggarkan dana untuk pembangunan jalan yang dimaksud.

Di tempat lain, lanjut Pilipus, tak ada lagi jalan tanah, bahkan mendapatkan anggaran berulang kali untuk perbaikan.

“Di tempat lain tidak ada lagi jalan tanah, bahkan sudah berkali kali dapat perbaikan jalan, mohon perhatikanlah kami,” harap Pilipus.

Dijelaskannya, akses jalan tanah ini setiap harinya dilalui oleh lebih dari 500 KK, terlebih lagi anak-anak sekolahan.

“Kurang lebih 500 KK, inilah yang setiap hari yang kami lewati ke kantor desa, ke kecamatan, terlebih lagi anak sekolah, mau sekolah ke SMA setiap hari melalui jalan yang rusak ini, jika ditambah hujan lagi, maka anak kami selalu terlambat masuk dikarenakan jalan rusak,” ungkap Pilipus.

Sementara itu, UPT Dinas PU Rupat ketika dihubungi melalui telepon mengatakan bahwa tahun 2020 ini anggaran untuk jalan tersebut belum ada. “Memang kita sudah anggarkan, tapi belum muncul karena covid-19 ini,” singkat Asrul UPT Rupat.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Ferry Situmeang SE juga mengatakan bahwa anggaran pembangunan untuk jalan tersebut sudah ada, namun karena pandemi Covid19, anggaran tersebut dialihkan/dibatalkan.

“Kemaren anggaran sudah dikeluarkan, gara-gara corona, terhambat jadi dibatalkan, kita tetap perhatikan, anggarannya sudah ada tapi masa corona akhirnya dipangkas, diutamakan masalah kemanusiaan, jadi bukan kita tidak perhatikan jalan tersebut, itu rencana tahun ini mau dikongkrit sampai selesai dengan anggaran 4 Miliar,” jelas Ferry.

Namun, lanjut Ferry, sesudah dibuat anggaran muncullah corona kemaren, akhirnya diutamakan keselamatan manusia, pembangunan ditunda dulu. Diutamakan menyelamatkan masalah corona. Jadi anggaranya tidak ada lagi. Jadi kita jangan sibuk jalan, antisipasi kesehatan tidak terjaga, ini manusia masalahnya,” pungkas Ferry Situmeang SE.

Kades Darul Aman Pramujo Rusyid SH.i meminta agar Pemkab memprioritaskan untuk pembangunan jalan poros tersebut.

“Kalau penundaan, kita tunggu sampai barang itu muncul, dalam waktu akhir tahun kita anggarkan pemeliharaan,” ungkap kades Darul Aman.

Penulis: Johanes Simangunsong
Editor: Redaksi