Internasional Salahkan Imigran Muslim, Senator Australia Ini Dilempari Telur

Salahkan Imigran Muslim, Senator Australia Ini Dilempari Telur

25
BERBAGI
Senator Australia, Fraser Anning, saat diserang dengan telur mentah oleh pemuda yang wajahnya diblur Foto: Screenshot/ABC News
Senator Australia, Fraser Anning, saat diserang dengan telur mentah oleh pemuda yang wajahnya diblur Foto: Screenshot/ABC News

MELBOURNE, Tribunriau – Senator Australia, Fraser Anning, yang kontroversial ini dilempari telur saat menghadiri sebuah acara di Melbourne. Anning sebelumnya menjadi sorotan publik karena menyalahkan imigran muslim atas serangan teror di dua masjid di Selandia Baru yang menewaskan 49 orang.

Anning merupakan Senator Queensland yang independen setelah didepak dari Katter’s Australian Party (KAP) pada Oktober 2018. Sosoknya dinilai kontroversial karena menyerukan Australia kembali menerapkan sistem penerimaan imigran hanya dari kalangan ‘Kristen Eropa. Dia juga menghendaki adanya larangan untuk imigran Muslim masuk ke Australia.

Dalam komentar menanggapi penembakan brutal di Christchurch, Selandia Baru, yang didalangi seorang warga Australia bernama Brenton Tarrant (28), Anning menyebut penyebab aksi teror itu adalah ‘program imigrasi yang memungkinkan kaum Muslim fanatik untuk bermigrasi ke Selandia Baru’.

Seperti dilansir ABC News dan The New Zealand Herald, Sabtu (16/3/2019), Anning diserang dengan telur saat sedang menjawab pertanyaan wartawan dalam sebuah acara politik di Moorabbin, Melbourne bagian tenggara, Sabtu (16/3) waktu setempat. Anning hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pemuda yang berdiri di belakang Anning tiba-tiba menghantamkan sebutir telur mentah ke bagian belakang kepalanya saat dia sedang disorot kamera wartawan. Telur mentah itu pecah di kepalanya dan melumuri pakaiannya.

Video tersebut menunjukkan pemuda yang menyerang Anning sempat merekam aksinya dengan kamera telepon genggamnya. Kaget karena diserang telur, Anning merespons dengan mengayunkan dua pukulan ke wajah pemuda itu. Salah satu pukulan mengenai kepala pemuda itu.

Seorang staf Anning tampak memisahkan pemuda itu dari sang Senator. Beberapa orang lainnya yang merupakan pendukung Anning, yang hadir dalam acara itu, langsung men-tackel pemuda itu dan melumpuhkannya ke lantai.

Pemuda itu kemudian diamankan dan ditanyai sebelum akhirnya ditahan polisi setempat. Identitas pemuda itu tidak diungkap ke polisi. Juru bicara Kepolisian Victoria hanya menyatakan bahwa pemuda itu telah dilepaskan dari penahanan.

“Polisi menangkap pemuda berusia 17 tahun dari Hampton setelah dia diduga melemparkan sebutir telur ke seorang pria Brisbane berusia 69 tahun di sebuah lokasi di Moorabbin siang ini saat digelar pertemuan,” demikian pernyataan Kepolisian Victoria.

“Pemuda 17 tahun itu telah dilepaskan menyusul penyelidikan lebih lanjut,” imbuh pernyataan itu.

Menanggapi aksi pemuda itu, para netizen malah menyambut baik. Bahkan aksi penggalangan dana secara online telah dicetuskan untuk membantu biaya legal pemuda itu juga untuk membeli ‘lebih banyak telur’.

Diketahui bahwa komentar kontroversial Anning soal serangan teroris di Selandia Baru memicu banyak kecaman, termasuk dari Perdana Menteri Australia Scott Morrison dan pemimpin oposisi, Bill Shorten. Terkait komentar itu, telah muncul petisi online yang menyerukan agar Senator Queensland itu mengundurkan diri. (detik/red)