Hukrim Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan di Meranti

Polisi Buru Pelaku Pembakaran Lahan di Meranti

7
BERBAGI

PEKANBARU, Tribunriau – Kebakaran hebat terjadi lahan di Desa Lukun dan Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Hingga kini belum dapat ditaksir berapa luas lahan hutan yang terbakar, diduga kebakaran lahan tersebut disengaja oleh pihak tak bertanggungjawab. Polres Meranti temukan bukti adanya sebuah pondok papan dibangun dalam hutan yang baru saja ditinggalkan.

“Ada orang tinggal di sana, tapi sudah tidak ada lagi usai kejadian. Diduga kabur,” kata Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek dihubungi halloriau.com, Rabu (14/2/2018) sore.

Ia mengatakan tengah mencari tahu keberadaan orang yang belum diketahui identitasnya itu. Lalu meminta keterangan beberapa pihak lainnya untuk memastikan pemilik lahan yang terbakar ini.

“Kita sudah dipasang police line dan mencari tahu keberadaan orang yang menetap di sana dan pemilik sekaligus lahan tersebut,” kata La Ode.

Lebih lanjut, ia menyebutkan lahan yang terbakar ini merupakan lahan gambut dengan kedalaman beberapa meter. Cuaca yang kurang bersahabat ini membuat api cepat merambat kemana-mana dan meluluhlantakkan lahan lainnya yang tertiup angin.

“Dalam hitungan jam api cepat meluas, sudah ratusan hektar yang terbakar,” sebut La Ode.

Ditambah La Ode, lahan terbakar ini rata-rata ditumbuhi lalang-lalang yang mudah sekali terbakar, itu juga yang menjadi penyebabnya. Sementara itu juga petugas mengalami kesulitan di lapangan dalam upaya pemadaman api lantaran kedalaman gambut yang berujung akan membahayakan diri sendiri.

“Lokasi kebakaran tergolong sulit dicapai. Berada di pulau, desa dimaksud hanya bisa ditempuh memakai speedboat ukuran besar. Tidak bisa speed yang kecil, makanya sulit dijangkau,” pungkas La Ode.

Hingga kini, La Ode menyebut puluhan personel Polri, TNI, BPBD dan warga sekitar terus mengendalikan api supaya tak meluas. Lahan yang sudah padam masih didinginkan agar tak terbakar lagi karena tiupan angin. (hrc)