Palembang –
Polisi merazia salah satu griya pijat atau Spa yang berlokasi di Jalan Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan. Polisi menemukan praktik pornografi yang mengarah ke prostitusi saat razia dan mengamankan total 11 orang dari Spa dimaksud.
“Iya benar, sudah kita lakukan razia di SPA tersebut, Rabu malam (16/2),” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Mokhamad Ngajib kepada wartawan, Jumat (18/2/2022).
Ngajib memaparkan 4 dari 11 orang yang diamankan merupakan pelanggan. Sedangkan 7 orang lainnya merupakan terapisnya.
“Yang Spa itu, kita sudah amankan 7 perempuan dan 4 laki-laki. Prosesnya sampai sekarang masih berlanjut,” terang Ngajib.
Untuk proses selanjutnya, pihak kepolisian akan memanggil pemilik spa tersebut. Pemilik spa akan ditanya seputar kegiatan-kegiatan di tempat usahanya.
“Kita masih melakukan pembuktian dengan melakukan pemanggilan terhadap pemilik Spa tersebut,” kata Ngajib.
Lebih jauh disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi. Saat razia dilakukan polisi memergoki dugaan prostitusi, sebab kondisi pria yang sedang dipijat telanjang. Dugaan prostitusi itu ditemukan di sejumlah kamar berbeda.
“Saat menggelar razia, petugas mendapati 4 kamar yang sedang melakukan aktifitas tersebut,” sebut Tri.
“Iya begitulah hasil dari razia tersebut. Ditemukan praktik pornografi dan pornoaksi yang mengarah ke prostitusi,” imbuhnya.
Sebelum dirazia, video aktivitas yang diduga terjadi di SPA tersebut tersebar di media sosial. Di mana terlihat ada promosi SPA dan memperlihatkan si terapis berpakaian baju seksi.
(zak/zak)
Sumber: DetikNews












