Lingkungan Plt Bupati Catur Optimis Progres Pembangunan Dapat Dilaksanakan Secara Optimal

Plt Bupati Catur Optimis Progres Pembangunan Dapat Dilaksanakan Secara Optimal

13
BERBAGI

 

Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM) – Plt Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto memimpin rapat evaluasi kegiatan tahun anggaran 2018 dan persiapan agenda kerja tahun anggaran 2019 yang dihadiri BKSDA Riau Hutomo, seluruh Kepala OPD, Camat serta Kepala Desa, Ninik Mamak dan tokoh masyarakat Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai III Komplek perkantoran Bupati.Kamis (24/1)

Agenda rapat meliputi pembangunan jalur interpretasi Tanjung Belit – Aur Kuning – Pangkalan Serai Kecamatan Kampar Kiri Hulu sepanjang 36 Km dan lebar 1,5 M. kedua, pematokan berupa parit kiri – kanan rencana jalan Sei Jernih – Poro sepanjang 27 Km dan lebar 17 M. Ketiga, Kawasan Bangkinang River Side (BRS). Keempat, Restorasi Kawasan Kesultanan Kampa XIV Khalifatullah Mahmud Syah Akhirul Zaman.

Plt Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dalam rapat tersebut menegaskan pemerintah daerah akan terus mensupport dan meneruskan program pembangunan ini.

“Progres pembangunan harus terus kita laksanakan, kerjakan dahulu mana yang bisa dikerjakan, harus dimulai sesegera mungkin oleh tim percepatan pembangunan.” Ungkap Catur

Terkait Kawasan Rimbang Baling yang merupakan wilayah konservasi dan di dalam kawasan tersebut terdapat 15 desa yang hidup dengan kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung adanya MOU yang di inginkan BKSDA agar realisasi pembangunan dapat disegerakan.

“Masyarakat sangat mengharapkan dan membutuhkan akses jalan ini, kita harus semangat dan optimis serta melakukan koordinasi agar pelaksanaan dapat berjalan lancar dan tepat waktu juga tepat guna bagi masyarakat.” Ungkap Catur

Terakhir Catur mengharapkan Inovasi dan rasionalitas harus terus kita tingkatkan, dimana saat ini pembangunan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu kita harus memiliki prestasi dan kemampuan dalam pengelolaan anggaran yang akuntabel sehingga pemerintah pusat tidak ragu untuk memberikan bantuannya demi pembangunan daerah.(haim)