Plt.Bupati Bengkalis Melalui Kadis PMD Meresmikan Gedung Serbaguna/Kantor UEK Bina Masyarakat

0

Bengkalis, Tribunriau – Plt.Bupati Bengkalis H.Muhammad diwakili Drs.Yuhelmi, membuka secara resmi acara “gebyar” pembagian hasil tahun 2019 dan peresmian gedung serbaguna sekaligus kantor UEK (usaha ekonomi kelurahan) Bina Masyarakat Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau,Kabupaten Bengkalis, Selasa (25/02/2020) sore.

Acara selain dihadiri Lurah Pematang Pudu Tasril Akmal, S.Pi, juga dihadiri Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP, M.Si, mantan Lurah Pematang Pudu Fitri Anita, Kordinator Kecamatan UEK, Pendamping Kelurahan, para pengurus UEK Kelurahan Pematang Pudu, dan masyarakat sebagai Pemanfaat.

Pada kesempatan itu, Drs.Yuhelmi selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mewakili Plt.Bupati Bengkalis H.Muhammad dengan teks yang dibacakan mengatakan, bahwa tingkat keberhasilan program UEK tidak hanya ditentukan oleh tingkat pengembalian dan perkembangan dana saja, tetapi harus ditunjang oleh beberapa hal yaitu, apakah dana UEK benar-benar diserap untuk kepentingan usaha sehingga usaha masyarakat berkembang dan dapat meningkatkan taraf hidup pemanfaat.

Apakah masyarakat menjadi berdaya oleh dana ini sesuai tujuan dari UEK itu sendiri yaitu, untuk mengurangi angka kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat.

“Namun pada kenyataannya susah untuk mencapai hal tersebut, karena dilapangan masih ditemukan adanya beberapa masalah. Misalnya, dana pinjaman tersebut tidak digunakan untuk modal usaha, tetapi untuk kebutuhan konsumtif dan masih adanya masyarakat yang kurang berpengalaman dalam berusaha, sehingga usaha yang dijalankannya tidak berjalan lancar serta tidak berkembang,” ucap Yuhelmi.

Dilanjutkannya, harapan kami pemerintah kepada pengelola, harus lebih teliti untuk menentukan pemanfaat yang layak menerima dana UEK, dan harus lebih giat turun ke lapangan melihat langsung usaha pemanfaat apakah sesuai dengan yang diajukan dalam proposal.

“Untuk pengawasan, sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat terlihat perkembangan masyarakat dalam mengembangkan usahanya dan juga dapat mengetahui apa saja permasalahan yang disalurkan kembali kepada warga yang memerlukan.Untuk itulah Pemkab Bengkalis sangat komit memberikan dukungan terhadap kegiatan ini,” ujar Yuhelmi.

Tentunya, sambungnya, dengan adanya wadah UEK Bina Masyarakat Kelurahan Pematang Pudu ini, dapat kiranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, serta Kabupaten Bengkalis umumnya.

“Melalui program UED maupun UEK saat ini, total dana yang bergulir di masyarakat se Kabupaten Bengkalis Per Desember 2019 telah mencapai Rp.1,4 triliun. Artinya unit usaha UEK sangat berpengaruh dan memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi masyarakat kelurahan,”sebut Yuhelmi.

Kepada camat, sambungnya lagi, lurah, kepala desa berdayakan pendamping kelurahan/desa yang kita miliki saat ini. Begitu pula dengan pendamping desa, saudara/i punya tanggungjawab besar untuk ikutserta mengembangkan UEK yang ada saat ini.”Buat perencanaan secara matang, jalin komunikasi aktif demi tercapainya visi Kabupaten Bengkalis yakni, menjadikan Bengkalis sebagai model negeri maju dan makmur di Indonesia,” tegasnya.

“Selanjutnya kepada pengelola UEK kembali kami ingatkan, agar dalam menjalankan program ini meliputi tugas dan fungsi serta kriteria dan prosedur harus mempedomani peraturan yang berlaku,”tegasnya lagi.

“Atas nama Plt.Bupati Bengkalis dan ridho Allah SWT, kegiatan ini dibuka secara resmi dan gedung serbaguna/kantor UEK Bina Masyarakat Pematang Pudu ini diresmikan,” tutup Yuhelmi.

Setelah itu pada saat acara peresmian, Yuhelmi didampingi Camat Mandau Riki Rihardi, Lurah Tasril Akmal, Fitri Anita, Korcam dan Pendamping Kelurahan, didaulat menggunting tali pita untuk memasuki gedung serbaguna sekaligus kantor UEK Bina Masyarakat Kelurahan Pematang Pudu.(jlr)