Tribunriau- Setelah memperingati massa aksi Demo di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, hingga peringatan ketiga, massa kini dibubarkan paksa dengan gas air mata.
Tampak di lapangan yang disiarkan live oleh stasiun TvOne, Polisi beberapa kali menembakkan peluru gas air mata ke arah massa yang sudah mulai mundur.
Hingga kini, Polisi masih berusaha keras membubarkan massa dengan tembakan gas air mata.
Belum tampak korban yang diakibatkan oleh gas air mata tersebut dikarenakan sorotan stasiun Tv tersebut hanya berada di area polisi.
Water canon juga tampak sudah disediakan untuk antisipasi lebih lanjut. (isk)
Ket: Foto Ilustrasi











