Hukrim Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Rohil, Polsek Bangko Gelar Rekonstruksi

Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Rohil, Polsek Bangko Gelar Rekonstruksi

37
BERBAGI
Rekonstruksi kasus pembunuhan dan pembakaran Rumah di Simpang kuntilanak.
Rekonstruksi kasus pembunuhan dan pembakaran Rumah di Simpang kuntilanak.

ROHIL, Tribun Riau- Polsek Bangko akhirnya mengelar Rekonstruksi atas kasus pembunuhan dan pembakaran Rumah di Simpang kuntilanak, Dusun mekar jaya RT. 08 RW. 04 Kepenghuluan Sungai besar kecamatan pekaitan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), kamis (9/8/18) di polsek Bangko Bagansiapiapi.

Pembunuhan dan pembakaran rumah yang terjadi, Selasa (24/4/18) dini Hari tersebut dilakukan oleh suami korban MH (60) yang merupakan suami pertama dari korban Purnama boru Napitupulu dan menewaskan sebanyak 4 orang, yaitu : Purnama bolu Napitupulu (43), Horas Pandapotan (7), Melati (5) dan Emi Boru Napitupulu.

Sedangkan Penangkapan tersangka pada tanggal 26 juni 2018 sekira pukul 11.30 malam di Dolok sanggul kabupaten Humbang Hasunudutan provinsi Sumatera Utara.

“Total adegan pelaksanaan rekonstruksi untuk kasus ini sebanyak 48 adegan, dan itu semua berdasarkan bhp kita dari tersangka, jadi itu diakui semua oleh tersangka. Setelah rekonstruksi ini kami melenkapkan berkas kembali dan langsung segera dikirim berkasnya untuk diteliti oleh jaksa,” kata Kapolsek Bangko Raja Gukguk

Adapun Keronologis kejadian, tambah polsek Bangko, karena adanya salah faham atau miskomunikasi dari tersangka maupun korban sehingga mengakibatkan kasus pembunuhan ini. Jadi anak dari pernikahan pertama karena datang kerumah dan dari pihak tersangka sendiri tidak mengizinkan.

Lanjutnya, Pembunuhan ini bukan berencana hanya secara spontanritas, sedangkan pembakaran rumah sengaja dilakukan, karena disiram dari korban, sehingga tersangka mengambil bensin yang disiram, kemudian disiram kembali karena ada lilin dekat dengan tersangka dan langsung melakukan pembakaran.

” ReKonstruksi ini adalah berdasarkan dari tersangka dan saksi, dan itu murni dari pengakuan tersangka. ancaman pidana dikenakan pasal 338/340 KUHP dengan ancaman 20 Tahun penjara,” ujar polsek Bangko James Raja Gukguk. (hen)