Sosbud PDI-P Dumai Bantu Pasien RSUD

PDI-P Dumai Bantu Pasien RSUD

3
BERBAGI
Cece Andriyan (kaos hitam) bersama pasien serta keluarga pasien di RSUD Kota Dumai

DUMAI, Tribunriau- Berbagai keluhan yang dialami pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, khususnya pada layanan bagian administrasi hingga BPJs Kesehatan, terobati oleh kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Dumai.

Hal tersebut dikatakan beberapa keluarga pasien yang sempat ditemui Tribun Riau di RSUD Kota Dumai. Salah satunya, Rini (31), istri dari pasien di RSUD Kota Dumai yang sangat bersyukur dapat dibantu oleh kader PDI-Perjuangan sehingga dapat meringankan beban biaya perobatan serta perawatan suaminya.

“Alhamdulillah ada yang bantu, dari kader PDI-Perjuangan katanya bang, kita sangat berterima kasih kepada beliau yang telah mau membantu dalam pengurusan administrasi, kita sulit dan awam dalam bidang administrasi ini bang,” ujarnya kepada Tribun Riau, Rabu (26/04/2017)

Dikatakannya, disaat kondisi yang sulit ini, PDI-Perjuangan datang memberikan bantuan, meskipun bukan berbentuk uang, namun, bantuan dalam mengurus administrasi juga dirasa sangat penting bagi pasien seperti dirinya.

Cece Andriyan, Kepala Biro Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) yang ditemui Tribun Riau di RSUD Dumai mengatakan, kegiatannya tersebut adalah bentuk pengabdiannya kepada masyarakat. Dirinya hanya ingin melihat masyarakat dapat terlayani kesehatannya.

“Kita ingin semua masyarakat bisa sehat dengan mudah, tidak ada yang dipersulit dalam pelayanannya,” ujarnya disela-sela kesibukannya membantu pasien untuk pengurusan administrasi agar biaya yang dibayar dapat diringankan.

Dijelaskannya, kegiatan tersebut sudah dilakukannya dari tahun 2014 hingga sekarang ini,  sekitar seribuan masyarakat sudah terbantu, baik dari administrasi, hingga pengurusan bantuan dari dinas-dinas terkait.

“Masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan Kartu BPJs Kesehatan yang dari Pusat alias gratis itu, padahal mereka sangat membutuhkan, ini yang kita lakukan, membantu mereka untuk mendapatkan haknya dan bisa berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya yang besar,” jelasnya.

Ketika ditanya masalah Pilkada Dumai kemarin, pria yang akrab disapa Cece ini mengatakan tidak ada kaitannya dengan masalah tersebut. “Pilkada itu hak masyarakat, menang atau kalah, saya tetap disini untuk membantu masyarakat agar mendapatkan pelayanan yang seharusnya didapatkan,” ujarnya.

Cece berharap, kedepannya pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dumai harus lebih ekstra, lebih peduli dengan aspirasi masyarakat tingkat bawah, terlebih untuk masalah kesehatan dan pendidikan. (isk)