Pendidikan 9 Faktor Resiko Jantung yang Harus Diketahui

9 Faktor Resiko Jantung yang Harus Diketahui

4
BERBAGI


Tribunriau – Menjadi alah satu penyakit yang mematikan, serangan jantung adalah momok menakutkan bagi sebagian besar orang. Namun, kejadian serangan jantung dapat dicegah dengan mengetahui faktor risikonya.

Penyebab utama dari serangan jantung umumnya adalah gaya hidup tidak sehat. Karena itu, menjalani gaya hidup sehat adalah langkah penting dalam mengurangi kemungkinan mengalami serangan jantung, meskipun terdapat faktor risiko yang tidak dapat dicegah. Berikut faktor risiko serangan jantung selengkapnya seperti yang dilansir dari laman Boldsky:

1. Genetik dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung. Jika ada di keluarga Anda yang menderita serangan jantung, maka risiko mengalami juga akan tinggi. Tapi, tidak perlu panik, jika menjalankan gaya hidup sehat risiko terkena serangan jantung akan berkurang.

2. Tekanan darah tinggi juga dapat menjadi masalah bagi jantung Anda. Hipertensi meningkatkan risiko terkena serangan jantung. Bahkan, hipertensi juga dapat menyebabkan stroke dan gagal ginjal.

3. Apakah Anda menderita diabetes? Diabetes tipe 2 dapat membuat arteri menyempit dan akhirnya mengiritasi jantung. Penyakit ini adalah salah satu faktor risiko serangan jantung.

4. Hampir semua orang ingin memiliki perut rata, karena menunjang penampilan. Tapi, ada alasan lain mengapa Anda harus mencegah penumpukan lemak di perut. Sebuah studi menyatakan bahwa lemak perut dapat meningkatkan risiko masalah jantung dan stroke.

5. Kolesterol jahat secara signifikan meningkatkan risiko serangan jantung. Apapun yang menghalangi sirkulasi darah akan buruk bagi jantung.

6. Dibandingkan dengan non-perokok, risiko perokok mengalami serangan jantung setidaknya 2-3 kali lebih besar. Merokok adalah salah satu kebiasaan yang dapat merusak arteri dan masalah kolesterol.

7. Statistik kesehatan mengklaim bahwa lebih sering terkena serangan jantung, tapi bukan berarti perempuan aman. Tapi, laki-laki relatif lebih rentan terhadap serangan jantung.

8. Umur adalah salah satu hal yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Setelah usia 65, risikonya sangat tinggi, karena tubuh tidak dapat menghadapi dampak serangan jantung.

9. Manusia tidak dirancang untuk selalu duduk di sofa berjam-jam. Terlalu banyak duduk juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Jadi, berdiri, peregangan, berjalan, berolahraga lari untuk melindungi kesehatan jantung Anda. (Tri 001)