Tribunriau- Sebuah pangkalan udara militer di Suriah dihujani rudal, hal tersebut mengakibatkan sejumlah orang tewas dan terluka.
Media pemerintah melaporkan, sistem pertahanan udara Suriah juga langsung membalas aksi tersebut.
“Sejumlah peluru kendali menghantam bandara Tayfur,” lapor SANA, kantor berita resmi Suriah.
Televisi Suriah menyatakan, ledakan-ledakan keras terdengar dekat pangkalan udara T4 di kota Homs, Senin (9/4) dini hari.
Gambar dan laporan serangan itu terus bermunculan, namun belum diverifikasi secara independen.
Peristiwa ini terjadi hanya beberapa waktu setelah terjadinya dugaan serangan kimia di Douma, kota yang dikuasai oposisi.
Presiden AS Donald Trump menyebut Presiden Suriah sebagai ‘Binatang’ dan memperingatakan bahwa Suriah bersama sekutunya, Iran dan Suriah harus`membayar mahal.`
Namun seorang pejabat AS mengatakan, tidak benar bahwa AS melancarkan serangan terhadap kubu-kubu militer pemerintah di Suriah, lapor kantor berita Reuters. (vci/red)












