Beranda blog Halaman 940

Jek Asal Sumsel Bakal Bawa 2 Istri Tinggal Serumah di Jakarta

Palembang

Pria asal Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel), bernama Jek, menjadi sorotan usai menikahi dua wanita, Linda dan Vivin. Jek berencana membawa dua istrinya itu tinggal bersama di Jakarta.

“Kami bertiga sekarang masih sama-sama tinggal di sini (Empat Lawang). Rencananya dalam waktu dekat saya mau membawa kedua istri saya untuk tinggal bersama di Jakarta Barat karena saya bekerjanya di sana. Doakan kami agar rumah tangga kami langgeng dan segera mendapatkan keturunan dari kedua istri saya,” kata Jek, Jumat (10/9/2021).

Jek juga bercerita soal pernikahannya yang menjadi sorotan itu. Dia mengatakan dirinya memberikan mahar 1,5 gram emas kepada masing-masing istrinya.

Menurut Jek, dirinya lebih dulu kenal dengan Linda. Keduanya saling kenal pada 2020 saat sama-sama bekerja di Jakarta.

Jek kemudian bertemu Vivin saat pulang kampung ke Muara Saling, Empat Lawang. Keduanya kemudian berteman baik sejak Juli 2021.

Singkat cerita, Jek mengalami dilema dan mengajak kedua wanita itu bicara soal rencana pernikahan. Tanpa disangka-sangka, keduanya setuju untuk dinikahi Jek.

“Nggak nyangka,” ujarnya.

Jek lebih dulu menggelar akad nikah dengan Linda di Rejang Lebong, Bengkulu. Sepekan kemudian, tepatnya Kamis (9/9), Jek menggelar akad nikah dengan Vivin yang dihadiri Linda dan keluarganya.

“Foto dan video yang beredar bisa dikatakan itu resepsi sederhana, karena demi menjaga perasaan kedua istri saya dan keluarganya,” jelas Jek.

Pernikahan mereka viral dari sebuah video menunjukkan seorang pria menikahi dua wanita sekaligus. Pria tersebut tampak bahagia setelah menggelar akad nikah di kediamannya. Kedua wanita tersebut terlihat berada di sisi kanan dan kiri mempelai pria.

“Pernikahan itu benar adanya, akad nikah sekitar pukul 10.00 WIB, lokasinya itu di Kampung 2, Desa Muara Saling,” kata Camat Saling, Kabupaten Empat Lawang, Salman Alfarisy Anwar, saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (9/9).

Sumber: DetikNews

Golkar Minta Beda Suara Anies-Riza soal Sanksi Holywings Tak Dipersoalkan

Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur (Wagub) Ahmad Riza Patria beda suara terkait pembekuan Holywings Kemang. Ketua fraksi Golkar DPRD DKI Basri Baco meminta hal itu tak dipersoalkan.

“Gubernur dan wagub hanya salah sebut, tidak perlu dimasalahkan. Yang penting sekarang tindak tegas semua pelanggar PPKM tanpa pandang bulu dan pilih kasih,” kata Baco kepada wartawan, Jumat (10/9/2021) malam.

Baco lantas mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan Satpol PP. Dia meminta tindakan itu dilakukan ke semua pelanggar tanpa memandang bulu ataupun faktor kedekatan.

“Salut atas penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tapi harus adil dan tegas kepada semua. Jangan ada yang sidak tapi ada juga yang dibiarkan karena kedekatan dan koordinasi dengan Satpol PP. Tindak lanjut semua aduan masyarakat secara profesional jangan pilih kasih atau tebang pilih. Hukum itu berlaku sama. Bravo Satpol PP,” ujarnya.

Senada, Sekretaris F-Golkar DKI Judistira Hermawan juga meminta perbedaan pendapat itu tidak dipersoalkan. Yang terpenting menurutnya bagaimana Pemprov mengimplementasinyan Perda Penanggulangan COVID.

“Saya kira tidak perlu diperdebatkan, acuannya kan jelas yaitu Perda No 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID, kalau ada pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan selama masa pembatasan ada tahapan sanksinya dari teguran sampai pencabutan izin kalau berulang kali, ya Satpol PP sebagai penegak aturan saya kira itu acuannya,” ucapnya.

Beda Pernyataan Anies-Riza Terkait Pembekuan Holywings

Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Ahmad Riza Patria jadi sorotan. Anies dan Riza tidak kompak bicara soal penutupan Holywings, Kemang, Jaksel.

Gubernur Anies Baswedan kemudian berbicara soal pelanggaran yang dilakukan Holywings Kemang, Jaksel. Dia menyebut, Holywings Kemang mengkhianati upaya warga mencegah penularan Corona.

“Jadi Holywings dan semacamnya dia telah mengkhianati jutaan orang yang bekerja, setengah mati di rumah, terus kemudian tempat ini fasilitasi. Itu betul-betul merendahkan usaha semua orang,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (8/9/2021).

Anies pun tegas mengatakan Holywings dilarang beroperasi sampai pandemi selesai. DKI, kata Anies, tidak membiarkan para pelanggar prokes.

“Kita tidak akan membiarkan yang seperti ini untuk melenggang tanpa kena sanksi yang berat, nggak boleh beroperasi, titik. Sampai pandemi ini selesai. Karena telah menunjukkan tidak punya sikap tanggungjawab atas ini,” tegasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Sumber: DetikNews

Elite PDIP Minta PD Tak Lebay karena Tak Diucapkan Ultah

Jakarta

PDIP sempat menjadi perbincangan di kalangan internal Partai Demokrat (PD) karena tak memberi ucapan ulang tahun ke-20 ke PD. Elite PDIP Aria Bima mengatakan internal partai sedang fokus menangani isu hoaks terkait kesehatan sang Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

“Fokus pada isu internal sensasional tentang kesehatan Ibu Mega, memungkinkan partai kelupaan terhadap masalah lain. Suatu hal yang bisa dimaklumi,” kata Aria kepada wartawan, Jumat (10/9/2021) malam.

Aria meminta PD tidak perlu sensitif. Dia meminta absennya PDIP mengucapkan ultah ke PD tidak perlu dianggap pelanggaran etika politik.

“Partai itu organisasi, bukan pribadi, tidak perlu sensitif hanya karena tidak mengucapkan ultah. Namun kelupaan semacam itu, tidaklah perlu bikin jadi lebay segala. Lupa tidak serta merta bisa diartikan dengan dilupakan sebagai sesama komponen politik,” ucapnya.

“Demokrat adalah organisasi dewasa dan tidak mengucapkan ultah bukan pelanggaran etika politik,” lanjut Aria.

Anggota Komisi VI DPR ini mengajak semua pihak untuk memikirkan solusi terkait permasalahan pandemi yang kini tengah dihadapi Indonesia. Dia menyebut perjalanan masih panjang untuk mencapai pemulihan.

“Kita mesti terus bersama dalam menghadapi COVID dan pembenahan ekonomi. Jalan masih panjang dan tidak usah terlalu terganggu dengan kerikil yang banyak di sana-sini,” tuturnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Sumber: DetikNews

Laporan Terlapor Pelecehan di KPI soal Netizen Belum Diterima, Ini Kata Polisi

Jakarta

Polda Metro Jaya menolak laporan RT dan EO, terlapor dugaan pelecehan dan perundungan sesama pria pegawai KPI. RT dan EO tadinya hendak melaporkan netizen

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan alasan pihaknya tidak dapat menerima laporan dari RT dan EO. Sebab, perkara pokok soal dugaan pelecehan yang dilaporkan oleh korban masih diproses polisi.

“Jadi misalnya saya dituduh mencuri ini lagi diproses polisi, tapi tiba-tiba saya nggak terima, saya laporkan pencemaran nama baik. Boleh nggak? Kan ini belum selesai masalah yang satu,” kata Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Jumat (10/9/2021).

Yusri menjelaskan, terlapor harus menunggu hasil dari penyidikan Polres Metro Jakpus terkait laporan korban terlebih dahulu.

“Kalau memang nanti, misalnya dia lanjut dan diputuskan bersalah, ya berarti laporan itu kan gimana mungkin melaporkan pencemaran nama baik karena udah bersalah,” jelas Yusri.

“Kalau diputusukan tidak bersalah baru bisa. Kasus itu ternyata sementara berjalan tidak bisa dibuktikan, lalu SP3, itu baru bisa. Ini kan baru berjalan,” tambahnya.

Sumber: DetikNews

Crowd Free Night di Kawasan Sudirman-Thamrin, Banyak Pengendara Diputarbalik

Jakarta

Polda Metro Jaya hari ini menerapkan kebijakan crowd free night dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Sejumlah pengendara diputarbalik petugas saat mencoba memasuki kawasan crowd free night.

Salah satunya terjadi di titik crowd free night Sudirman-Thamrin. Petugas membuat titik penyekatan di daerah Bundaran Senayan.

Jalur menuju kawasan Sudirman-Thamrin didirikan sekat pembatas. Petugas pun nampak berjaga di lokasi.

Pantauan detikcom di Bundaran Senayan, Sabtu (11/9/2021) sekitar pukul 02.20 WIB, dua orang petugas secara bergiliran mengawasi lalu lintas di lokasi. Tiap kendaraan yang mengarah dari Blok M ke Sudirman-Thamrin diputarbalikan petugas.

Beberapa pengendara nampak masih kaget dengan larangan tersebut. Para pengendara itu meminta dibukakan akses oleh petugas ke Sudirman-Thamrin.

“Kok ditutup Pak?,” tanya salah satu pengendara di lokasi.

“Kebijakan crowd free night. Dibuka lagi nanti jam 4,” timpal petugas.

Petugas awalnya bakal memeriksa keperluan pengendara. Ketika dipastikan pengendara itu tidak dalam keperluan darurat dan warga sekitar lokasi, pengendara bakal segera diputarbalik.

Untuk diketahui, kegiatan crowd free night sendiri bakal berlangsung di empat titik. Titik itu mulai dari Sudirman-Thamrin, kawasan SCBD, kawasan Asia-Afrika, hingga kawasan Kemang.

Crowd free night dimulai dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Nantinya jalan-jalan di lokasi tersebut bakal disterilkan dari pengendara.

“Jam 24.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB itu akan kita filterisasi penuh. Filterisasi ketat yang kita perbolehkan melintas hanyalah darurat, tamu hotel, dan orang yang bertempat tinggal atau penghuni di kawasan tersebut,” ungkap Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/9).

Ada alasan pemilihan empat lokasi itu dijadikan titik crowd free night. Empat lokasi itu dianggap menjadi titik yang kerap ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan.

“Di tempat-tempat keramaian di SCBD, di Kemang dan sebagainya kemudian Asia-Afrika, karena di situ sering digunakan untuk balapan liar dan sebagainya ya. Lalu Sudirman-Thamrin karena itu jalan protokol yang jadi ilon pelaksanaan PPKM level 3 di Jakarta,” pungkas Sambodo.

(ygs/dwia)

Sumber: DetikNews

Crowd Free Night, Polisi-Satpol PP Sasar Kerumunan Tempat Hiburan Malam

Jakarta

Petugas gabungan malam ini menggelar crowd free night (CFN) di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan. Selain melakukan penyaringan kendaraan, petugas gabungan juga melakukan patroli skala besar untuk menindak kerumunan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan sasaran utama patroli skala besar dalam CFN ini adalah tempat hiburan malam yang melanggar aturan PPKM level 3 Jakarta.

“Pertama kami imbau akan kepatuhan prokes, kedua kita libatkan Satpol PP yang nanti melakukan penindakan ke tempat-tempat umum yang terdapat kerumunan,” jelas Sambodo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/9/2021) malam.

Patroli skala besar ini dilakukan oleh tim gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub DKI Jakarta. Ada 580 personel petugas yang terlibat dalam operasi skala besar ini.

“Dari 580 (personel) itu akan kita bagi dua. Pertama, patroli skala besar, kemudian sisanya akan melakukan (pengamanan) crowd free night di empat kawasan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sambodo mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan adanya kerumunan, terutama pada malam hari.

“Kami harapkan informasi warga soal tempat-tempat yang melakukan kegiatan yang di luar tempatnya,” imbuhnya.

Sumber: DetikNews

Misteri Botol Isi Foto 7 Wanita di Kuburan Diselidiki Polisi

Jakarta

Botol berisi foto wanita yang ditemukan di kuburan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), masih menjadi misteri. Polisi turun tangan menyelidiki botol berisi foto wanita itu.

Viral di Media Sosial

Perihal botol berisi foto wanita dengan kondisi tertanam di kuburan ini viral di media sosial. Dilihat detikcom, Rabu (8/9/2021), dalam video itu tampak ada botol berisi foto wanita yang tertanam di kuburan.

Lokasinya disebut berada di pemakaman umum Desa Bonde, Kecamatan Campalagian.

Botol berisi foto wanita tersebut ditemukan oleh sejumlah warga ketika hendak menggali kubur. Warga menduga botol berisi foto wanita tersebut telah lama tertanam di lokasi itu.

“Pas menggali kuburan, tiba-tiba ada langsung di dekat kuburan ditemukan anggota, langsung diambil, dibuka pakai parang. Di dalam ada foto tujuh lembar, foto satu orang, posisi botol tertanam sepotong, pas di kepala kuburan tertanam,” ujar salah satu warga setempat, Ridwan, kepada wartawan.

Ridwan mengaku tidak mengetahui siapa yang menanam botol berisi foto wanita itu di kuburan. Dia mengatakan ada dua botol berisi foto yang ditemukan dalam waktu hampir bersamaan.

“Tidak tahu juga tujuannya untuk apa karena barusan saya lihat yang seperti ini. Kemarin ada dua yang ditemukan, lokasinya tidak berjauhan. Kedua botol tersebut semuanya berisi foto wanita. Sudah lama, ada juga yang ditemukan seperti ini,” ucap Ridwan sembari menunjukkan lokasi penemuan botol berisi foto tersebut.

Sumber: DetikNews

Camat Riki Pantau Pelaksanaan Operasi Yustisi Posko PPKM

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Dalam rangka mensukseskan memutus matarantai covid-19, Camat Mandau Riki Rihardi memantau pelaksanaan Operasi Yustisi di Posko PPKM Jalan Sudirman Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (10/09/21).

Camat Riki yang didampingi oleh personil Polsek Mandau dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kecamatan Mandau mengatakan, bahwa kegiatan Operasi Yustisi dilakukan secara berkala, guna menjaring masyarakat Kecamatan Mandau, yang kurang peduli terhadap anjuran pemerintah mengenai protokol kesahatan (Prokes).

Masih didapat pelanggar yang tidak menggunakan masker, dan langsung disidang di tempat serta mendapat sanksi yang berlaku.

“Kami lihat, masih banyak masyarakat di Kecamatan Mandau ini yang masih keluar rumah dengan tidak menggunakan masker, memang benar kasus tertular Covid-19 di Kecamatan Mandau ini sudah turun, namun jangan sampai kita lengah, atau akan terjadi seperti bulan-bulan sebelumnya, itu yang kita khawatirkan,” kata Riki.

“Harapan kami, semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat memberikan efek jera kepada masyarakat, agar jauh lebih patuh dan lebih peduli terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas Riki.(jlr)

Terlapor Dugaan Pelecehan di KPI Polisikan Netizen, Laporan Belum Diterima

Jakarta

RT dan EO, terlapor kasus dugaan pelecehan seksual dan perundungan sesama pria pegawai KPI melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Metro Jaya. Kedua terlapor mengadukan masalah pembullyan di media sosial.

“Kami menyasar kepada akun-akun media sosial yang sudah mencemarkan nama baik dan melakukan bullying ke klien kami karena ini yang kerugian nyata dialami oleh klien kami,” kata pengacara terlapor, Denny Hariatna kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Denny tidak merinci jumlah akun media sosial yang dilaporkan pihaknya. Dia hanya menyebut sejumlah bukti telah diserahkan ke penyidik.

Serahkan Bukti Rilis

Bukti-bukti itu disebut mulai dari rilis yang memuat identitas terlapor hingga tindakan perundungan dan pesan ancaman yang kepada kedua terlapor tersebut.

“Tangkapan layar lebih banyak. Karena memang ini terkait UU ITE mulai dari rilis dan akun-akun medsos yang menghina bahkan DM (direct message) langsung yang bilang ‘eh banci lah’ dan segala macam kita sampaikan,” jelas Denny.

Namun terkait laporan tersebut apakah sudah diterima pihak kepolisian, Denny menyebut hingga saat ini pihaknya belum menerima tanda bukti surat laporan polisi. Dia hanya mengatakan laporannya kini masih dipelajari pihak kepolisian.

“Belum diterima (tanda laporan polisi keluar). Ini sedang diverifikasi, sedang dianalisis,” katanya.

Denny menambahkan, pihaknya akan kembali mendatangi Polda Metro Jaya pekan depan untuk menindaklanjuti laporannya tersebut hari ini.

“Ya kami akan ke sini lagi untuk mendapatkan kejelasan atas laporan yang sedang dianalisis atau diverifikasi,” pungkas Denny.

(mea/fjp)

Sumber: DetikNews

TNI AL Uji Coba Senjata Baru Berkaliber 5,56 mm Buatan Bulgaria

Jakarta

Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi menghadiri uji coba senjata Assault Rifle VSK 100-223. Senjata ini merupakan jenis senapan serbu untuk perorangan yang berasal dari negara Bulgaria dan mempunyai kaliber 5,56 mm.

Senjata ini dibuat oleh Great Bear Technology Bulgaria LTD dan diuji cobakan PT. Berdikari Muda Persada yang diselenggarakan di Lapangan Tembak Jusman Puger Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (07/09) kemarin.

Kepala Dinas Penelitian Pengembangan Angkatan Laut (Kadislitbangal) Laksma TNI Agus Karminto dalam kesempatan tersebut melakukan presentasi melalui video singkat dan penjelasan dari perwakilan PT. Berdikari Muda Persada tentang karakteristik dari senjata Assault Rifle VSK 100-223 dan dilanjutkan dengan sesi diskusi serta tanya jawab.

“Uji coba ini sangat diperlukan sebagai masukan dari calon pengguna pihak Dislitbangal tentang apa-apa saja kekurangan yang ada pada senjata ini sebelum benar-benar senjata ini diadakan untuk para prajurit TNI AL melalui Kementerian Pertahanan, sehingga kita sebagai end user dapat menggunakan dan memanfaatkan senjata ini dengan sebaiknya-baiknya,” ujar Agus Karminto dalam keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

TNI ALTNI AL Foto: TNI AL

“Untuk itu, manfaatkan uji coba dengan semaksimal mungkin dengan tetap memperhatikan faktor keamanan pada setiap uji coba menembak,” sambungnya.

Pada uji coba tersebut, senjata diuji tingkat keakurasian dan kehandalannya setelah direndam di berbagai kondisi, seperti direndam di air laut, di lumpur dan di pasir. Senapa itu kemudian ditembakkan oleh salah satu penembak dari prajurit Korps Marinir Serma Mar Asep Mulyadi dengan mode tembakan tunggal maupun mode tembakan otomatis.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pati Sahli Kasal bidang Ekojemen Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, Ir Kormar Brigjen TNI (Mar) Lasmono, Asintel Dankormar, Aslog Dankormar, Asrena Dankormar

(ega/ega)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer