Beranda blog Halaman 926

PT Pelindo I Cabang Dumai Salurkan Dana CSR untuk Renovasi Makam Leluhur di Dumai

DUMAI- Sebesar Rp67.383.000 disalurkan PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai untuk merenovasi Makam Leluhur Kota Dumai, dana tersebut merupakan dana CSR Tahap Pertama.

Renovasi itu dilakukan karena kondisi makan yang sudah lama tidak direnovasi, beberapa diantaranya gapura pagar dan penyusutan bangunan lainnya.

Makam tersebut terletak berhampiran dengan kawasan kerja PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai dan merupakan makam yang tertua di Kota Dumai.

Pada 7 September 2021 lalu dengan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pengurus mesjid dan perwakilan ahli waris makam serta Lurah Dumai Kota Risman, berkumpul bersama di area pemakamam dalam rangka melaksanakan ceremonial menerima bantuan dana dari PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai.

Melalui dana CSR Pelindo I Cabang Dumai menyalurkan anggaran sebesar Rp67.383.000 untuk merenovasi makam tertua di Kota Lancang Kuning tersebut.

Salah satu dari ahli kaum kerabat Said Tengku dan Wan, sebut namanya Rozali menghaturkan terimakasih atas perhatian dan kepedulian Pelindo Cabang Dumai untuk bantuannya.

“Terima kasih atas bantuan dana CSRnya. Insha Allah dana ini akan dipergunakan sebagaimana mestinya dan tepat guna,” ucap Rozali, seperti rilis yang diterima media ini, Selasa (21/92021).

“Bantuan ini akan kami buat laporan secara berkala dan lengkap dengan dokumentasinya tentang perkembangan pekerjaan renovasi gapura makam para leluhur ini kepada Pelindo,” timpal Hendri, selaku tokoh masyarakat di kelurahan Dumai Kota, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Pada kesempatan lain, General Manager PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai, mengatakan, bahwa dana CSR yang disalurkan untuk tahap pertama ini dengan harapan agar dapat merenovasi makam para leluhur Said, Tengku dan Wan dengan baik.

“Semoga bantuan ini sangat bermanfaat dan apa yang kami lakukan ini semoga diridhoi Allah SWT,” harapnya.

Kegiatan penyerahan dana CSR secara simbolik yang ditutup dengan foto bersama itu, diserahkan oleh General Manager yang diwakili Menejer Umum M Nirwan didampingi Asisten Menejer Program Bina Lingkungan dan Asmen Humas itu berlangsung sederhana dan hikmat.*

Duduk Perkara Irdam Merdeka Surati Kapolri Gegara Babinsa Diperiksa

Manado

Inspektur Kodam (Irdam) XIII/Merdeka, Brigjen Junior Tumilaar, viral di media sosial lantaran sempat menyurati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Isi surat tersebut ternyata berkaitan dengan seorang Babinsa yang hendak diperiksa Polres Manado.

Awal mulanya seorang Jenderal TNI mengirimkan surat kepada Kapolri untuk meminta agar Bintara Pembina Desa (Babinsa) tidak perlu sampai diperiksa di kantor polisi. Dia beralasan Babinsa tersebut hanya tengah berpihak kepada rakyat, Ari Tahiru (67) yang saat itu tengah berhadapan dengan masalah konflik lahan di Sulawesi Utara (Sulut).

Surat tulis tangan tersebut tak hanya dikirim ke Kapolri tapi juga ditembuskan kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Panglima Kodam Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei Franky Mamahit, pengacara Ari Tahiru, dan anggota Komisi III DPR RI F-NasDem Hillary Brigitta Lasut.

Dalam surat itu, Brigjen Junior juga menjelaskan Babinsa merupakan bagian dari sistem pertahanan negara di darat yang diajari untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Sementara, dia mengatakan Ari Tahiru kala itu sudah ditahan sekitar 15 hari karena masalah sengketa tanah dengan perusahaan pengelola perumahan.

Karena itulah akhirnya Ari meminta pertolongan kepada Babinsa. Dia mengatakan Babinsa lalu dipanggil ke Polresta Manado. Dia juga menyoroti soal Brimob Polda Sulut yang mendatangi Babinsa saat bertugas di tanah Edwin Lomban. Brimob itu juga disebutnya dipanggil ke Polresta Manado.

Penjelasan Irdam Merdeka soal Surat

Irdam Merdeka, Brigjen Junior membenarkan surat tersebut yang ditulis oleh dirinya pada 15 September 2021. Dia mengatakan dirinya menaruh perhatian kepada Babinsa yang dipanggil ke kantor polisi.

“Benar saya yang tulis itu, tanggal 15 September. Benar saya yang tulis surat itu dengan tembusan TNI, Kasad. Yah itulah. Memang benar surat saya. Yah harus ditanggapi oleh Kapolri, jawab saja surat saya itu. Tolong presisi di mana, sinergitas di mana itu,” kata Brigjen Junior saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (20/9/2021).

“Intinya itu kan surat itu bukan masalah Citraland-nya, yang pertama itu. Tapi pemanggilan Babinsa oleh Polri dalam hal ini Polresta Manado,” ujarnya

Tak hanya itu, dia beralasan surat tersebut juga sebagai bentuk perhatian dirinya atas penangkapan Ari Tahiru yang disebutnya warga pemilik lahan. Dia mengatakan Babinsa hanya berusaha membantu masyarakat.

“Pak Ari Tahiru yang buta huruf dan miskin minta perlindungan juga kepada Babinsa. Tapi dia (Pak Arif, red) ditangkap sampai sekarang belum dilepas itu,” ucapnya.

“Yang ketiga pengerahan Brimob bersenjata ke lahan Edwin Lomban. Dia juga minta perlindungan kepada Babinsa,” kata dia.

Simak penjelasan Brigjen Junior di halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

Satgas Covid-19 Mandau Mendatangi Sekolah

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Dimulai pukul 09.00 WIB, rombongan Satgas Covid-19 Mandau yang dipimpin oleh Camat Riki Rihardi, kaluar dari area kantor Camat Mandau dengan menggunakan mobil dinas camat, Satpol PP dan mobil pribadi menuju sekolah-sekolah yang berada di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (21/09/21).

Rombongan pertama sekali tiba di SDN 15 Jl.Anggur Merah dan SDN 28 Jl.Hangtuah Duri, disambut oleh kepala sekolah beserta guru.Tampak Camat Riki yang didampingi Kapolsek Mandau AKP Jaliper Lumbantoruan berbincang dengan kepsek dan guru SDN, sambil meninjau ke ruang belajar/kelas peserta didik. Taklama kemudian, dilakukan foto bersama sembari memberikan 2 kotak masker dan 1 botol hand sanitizer, dan permisi keluar.

Setelah itu, rombongan menuju SMAN 08 Mandau Jl.Sejahtera Duri.Tiba di SMAN 08, rombongan  disambut oleh Kepala Sekolah Dimon Sapta beserta guru-guru.Camat Riki dan Kapolsek juga tampak berbincang sebentar dengan mereka ( kepsek dan para guru, red), sambil meninjau ruang belajar/kelas anak didik, dan foto bersama sembari memberikan bantuan 2 kotak masker dan 1 botol han sanitizer, lalu rombongan permisi keluar.

Selanjutnya di SMPN 10, rombongan yang disambut Kepseknya Jaswadi dan para guru, tampak Camat Riki didampingi Kapolsek berbincang sebentar dengan kepsek dan para guru, sambil meninjau ruang belajar/kelas murid, lalu foto bersama sembari memberikan bantuan 2 kotak masker dan 1 botol hand sanitizer, dan permisi keluar.

Terakhir, rombongan Satgas Covid-19 Mandau ini mengunjungi Sekolah TK Negeri Pembina pas samping kantor camat Mandau, tampak Camat Riki dan Kapolsek melihat keadaan anak murid TK Paud yang sedang makan lontong dan dipandu bunda/guru, serta interaksi dialog dengan Camat dan Kapolsek disitu.Lalu, foto bersama sembari memberikan bantuan 2 kotak masker dan 1 botol hand sanitizer, dan rombongan permisi keluar.

Camat Mandau ketika dikonfirmasi tribunriau.com mengatakan, bahwa tujuan satgas covid-19 datang ke sekolah-sekolah adalah memantau kegiatan belajar dan mengajar yang sudah aktif, dan untuk memastikan penerapan prosedur kesehatan (prokes) covid-19 yang dianjurkan pemerintah di setiap sekolah.

“Alhamdulilah setelah kita cek, semua sekolah yang kita datangi sudah melakukan prokes dengan baik, sudah sesuai seperti yang kita harapkan.Dan hari ini kita sudah di level 2, dengan adanya penambahan siswa masuk, prokes mungkin akan lebih banyak lagi.Kita harapkan kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi,” kata Riki.

Selanjutnya, sambungnya, kegiatan ini terus dilakukan agar kegiatan belajar dan mengajar di sekolah tidak terganggu lagi oleh virus corona.

“Kita terus akan pantau, jangan sampai terbuai dan terlena dengan situasi seperti ini, kedepannya akan terus kita lakukan, sesuai situasi, kondisi dan kesibukan masing-masing,” pungkas Riki.

Turut hadir dalam rombongan, Kaperwil Pendidikan Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan Pepy Sumanti beserta staf, Kasi Trantib Vicky, dan personil Satpol PP Mandau (jlr).

Tunggu Izin Mahkamah Agung, Propam Akan Periksa Irjen Napoleon

Jakarta

Terdakwa kasus korupsi Irjen Napoleon Bonaparte tidak hanya diperiksa Dittipidum Bareskrim di kasus dugaan penganiayaan Muhammad Kece alias Kace. Propam Polri juga akan memeriksa Irjen Napoleon, namun masih menunggu izin Mahkamah Agung (MA).

“Divisi Propam Polri belum melakukan pemeriksaan terhadap Irjen NB (Napoleon Bonaparte) karena masih harus menunggu izin dari Mahkamah Agung,” ujar Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Sambo menjelaskan status Irjen Napoleon merupakan tahanan dalam proses kasasi MA. Sambo mengaku telah melayangkan surat izin untuk memeriksa Irjen Napoleon ke MA.

“Setelah dapat izin dari MA. Saya sudah kirim surat permintaan izin pemeriksaan karena statusnya tahanan dalam proses kasasi MA,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sambo menekankan Irjen Napoleon perlu diperiksa Propam terkait dugaan penganiayaan ke Kace. Nantinya Propam baru bisa menetapkan petugas jaga rutan yang diduga melanggar disiplin.

“Setelah riksa IJP NB (Irjen Napoleon Bonaparte), baru tetapkan terduga pelanggar disiplin,” imbuh Sambo.

Berikut dasar hukum kenapa Irjen Napoleon diperiksa Propam seperti disebutkan Irjen Sambo:

Dasar hukum pemeriksaan bagi Anggota Polri PP No 2/2003 pasal 4 (d) dan (f) yakni pelanggaran disiplin tidak melaksanakan disiplin, tidak melaksanakan SOP dalam melakukan jaga tahanan; Pelanggaran terkait peraturan kedinasan.

Diketahui, Napoleon merupakan tahanan di Rutan Bareskrim Polri. Dia mendekam di sel karena terlibat kasus penghapusan red notice/DPO Djoko Tjandra. Dia telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan pada tingkat pertama. Vonis itu tak mengalami perubahan di tingkat banding.

Sementara itu, Kace merupakan tersangka kasus dugaan penistaan agama. Keduanya sama-sama ditahan di rutan Bareskrim Polri.

Baru-baru ini, Kace melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh Irjen Napoleon. Polisi pun mengungkap Napoleon melumuri Kace dengan kotoran manusia.

“Wajah dan tubuh korban dilumurin dengan kotoran manusia oleh pelaku,” ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi kepada wartawan, Minggu (19/9).

(idn/idn)

Sumber: DetikNews

Gempa M 4,9 Guncang Jayapura Papua

Jakarta

Gempabermangnitudo (M) 4,9 terjadi di Jayapura, Papua. Gempa berpusat di laut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi Selasa (21/9/2021), sekitar pukul 17.33 WIB. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer.

“Pusat gempa berada di laut 89 km timur laut Kab. Jayapura,” tulis BMKG lewat akun resminya.

Koordinat gempa dilaporkan pada 2,31 lintang selatan (LS) dan 140,29 bujur timur (BT). Kekuatan gempa dirasakan bervariasi di sejumlah wilayah.

Wilayah Abepura gempa dirasakan MMI II-III sedangkan wilayah Sentani dirasakan MMI II. Kekuatan MMI III artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu sementara MMI II yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

(maa/idn)

Sumber: DetikNews

Bangunan Pasar Kambing Pascakebakaran Adalah Tempat Penampungan Sementara

Jakarta

Di lokasi kebakaran Pasar Kambing atau Pasar Lontar di Tanah Abang pada April lalu, kini dibangun tempat baru bagi pedagang yang kehilangan lapaknya. Bangunan itu bukanlah bangunan utama melainkan bersifat sementara.

“Itu adalah tempat penampungan sementara,” kata Manajer Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza, kepada detikcom, Selasa (21/9/2021).

Pasar Kambing atau Pasar Lontar ada di Jl Sabeni, Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tempat pedagang yang tengah dibangun itu sudah berdiri dan terlihat hampir selesai, namun demikian pembangunan belumlah rampung.

“Belum 100% selesai,” kata Gatra.

Pasar Kambing atau Pasar Lontar Tanah Abang, Jakpus. Pembangunan belum kelar juga. 17 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)Pasar Kambing atau Pasar Lontar Tanah Abang, Jakpus. Pembangunan belum kelar juga. 17 September 2021. (Faiz Iqbal Maulid/detikcom)

Bila bangunan yang baru dikerjakan itu adalah tempat sementara, lantas di mana tempat utama dan permanen akan dibangun?

“Saat ini kami sedang fokus penyelesaian tempat sementara tersebut terlebih dahulu,” kata Gatra.

Para pedagang meminta PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar ini segera memindahkan mereka ke bangunan baru ini. Pedagang mengaku kesulitan berjualan di pinggir jalan ketika hujan datang. Tak nyaman dan becek menjadi pengganggu apalagi saat dirinya berinteraksi dengan pembeli.

“Saya sih penginnya ya sudah, dipindahin saja. Toh (pasar) sudah jadi, kan. Belum tahu sih kapan dipindahnya, belum ada info. Katanya nunggu apa dulu. Mungkin urus administrasi,” kata pedagang bumbu di lokasi, Alam (25), kepada detikcom, Selasa (7/9) lalu.

Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Tanah Abang terbakar beberapa bulan silam. Kini pembangunan kembali pasar tersebut hampir rampung, termasuk bagian dalam tempat pedagang berjualan.Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Tanah Abang terbakar beberapa bulan silam. Kini pembangunan kembali pasar tersebut hampir rampung, termasuk bagian dalam tempat pedagang berjualan. Foto: Rengga Sencaya

Senada dengan Alam, Rohmah (40) mendesak agar pembangunan pasar yang baru bisa segera selesai sepenuhnya, sehingga dirinya dan rekannya sesama pedagang tidak perlu berjualan di pinggir jalan.

Pasar Kambing di Tanah Abang diketahui terbakar pada 8 April 2021 pukul 19.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut, 174 lapak dan kios hangus terbakar. Para pedagangnya terpaksa berjualan di pinggir Jl Sabeni Raya sampai pembangunan pasar selesai.

(dnu/dnu)

Sumber: DetikNews

Walkot Tanjungbalai Nonaktif Divonis 2 Tahun Bui, KPK Pikir-pikir Banding

Jakarta

Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial telah divonis 2 tahun penjara karena terbukti menyuap mantan penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju. KPK masih pikir-pikir atas putusan tersebut.

“Saat ini tim Jaksa KPK menyatakan pikir-pikir selama 7 hari atas putusan tersebut,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (21/9/2022).

Ali mengatakan M Syahrial nantinya juga akan diadili terkait kasus dugaan jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai. Syahrial juga akan diadili terkait kasus itu.

“Terdakwa saat ini masih ada perkara lain pada tahap penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi suap dugaan jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai. Untuk itu terdakwa ini nanti akan kembali didakwa dan dituntut oleh jaksa KPK atas dugaan rangkaian perbuatannya tersebut,” katanya.

Sebelumnya, M Syahrial divonis hukuman 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Syahrial dinyatakan bersalah dalam kasus suap penyidik KPK AKP Robin Pattuju.

“Menyatakan terdakwa M Syahrial telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan alternatif kedua penuntut umum,” ucap hakim saat membacakan vonis.

Diketahui, hukuman ini lebih ringan dibanding tuntutan. Jaksa sebelumnya menuntut Syahrial 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan.

(zap/zap)

Sumber: DetikNews

Polisi Berhasil Bekuk Mantan Teller Bank BRI Pembobol Rekening Nasabah

PEKANBARU – Mantan Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Dumai berinisial HN (29) ditangkap Polda Riau. Ia diduga membobol uang nasabah hingga miliaran rupiah.

Penangkapan berawal dari kecurigaan Dedi Reflian selaku URC (Unit Risk Complain) yang bertugas melakukan pengawasan Bank BRI Cabang Dumai saat melakukan pemeriksaan menemukan kecurigaan transaksi setoran dan penarikan hanya beberapa saat pada hari yang sama pada Senin (22/3/2021).

Atas kecurigaan itu, pihak Bank BRI Cabang Dumai membuat laporan ke Polda Riau. Usai menerima laporan, Subdit II Ditreskrimsus Polda Riau langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi pihak Bank BRI, nasabah, penelitian dan pengumpulan dokumen.

Hasil penyelidikan ditemukan USER ID 8119051 milik tersangka HN sewaktu bertugas sebagai Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Cabang Dumai tertera pada validasi slip penarikan 8 orang nasabah yang telah berhasil ditransaksikan terjadi dalam kurun waktu Januari – Maret 2021.

“Jadi tersangka HN ini, sewaktu menjadi Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Dumai melakukan transaksi dengan memalsukan tanda tangan pemilik rekening (nasabah) pada slip penarikan,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Selasa (21/9/2021).

Menurut Narto, tersangka HN selaku Teller menirukan tanda tangan nasabah pada slip penarikan dan selanjutnya menggunakan rekening penampung an Edrian Nofrialdi (teman tersangka), dimana kartu ATM dalam penguasaan tersangka untuk selanjutnya diteruskan ke rekening pribadi tersangka di Bank BRI dan Bank BCA.

Setelah penyidik melakukan perhitungan, 8 orang nasabah mengalami kerugian mencapai Rp1.264.000.000.-

“Tersangka HN ditangkap dirumahnya di Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur, Kodya Dumai pada Kamis (16/9/2021) lalu,” ungkap mantan Kabid Humas Polda Sultra tersebut.

Masih kata Narto, uang hasil kejahatan dari transaksi penarikan dari rekening tabungan nasabah digunakan HN untuk pembayaran hutang karena dia menunggak pinjaman online dan untuk kepentingan pribadi (keluarga).

“Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 49 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

Lalu Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. (rilis)

Giring Serang Anies Pembohong, Gerindra: Janganlah Caci Maki

Jakarta

Plt Ketum PSI Giring Ganesha menyebut Anies Baswedan sebagai pembohong dan tak ingin Indonesia jatuh ke tangan sang gubernur DKI Jakarta. Partai Gerindra selaku pengusung Anies meminta PSI tidak mencaci maki Anies.

“Kritik boleh-boleh saja karena itu hak mereka tetapi janganlah mudah memberi label orang sebagai pembohong,” kata juru bicara Gerindra, Habiburokhman, kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

“Bagaimanapun PSI juga partai politik yang mempunyai kewajiban memberi pencerahan dan pendidikan politik kepada rakyat. Kedepankan substansi, jangan caci maki,” imbuhnya.

Anggota Komisi III DPR ini menyebut Anies sudah bekerja keras menangani pandemi COVID-19. Dia berharap kinerja Anies didukung semua pihak, bukan malah diserang secara pribadi.

“Situasi pandemi ini saya lihat sebagian besar pejabat publik termasuk Pak Anies kerja keras untuk membantu rakyat yang menderita kesusahan. Kita harusnya bersatu dan saling mendukung, jangan malah memprovokasi dan menyerang pribadi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Giring dalam sebuah video di akun Twitter PSI @psi_id, Selasa (21/9), menuding Anies menggunakan APBD DKI untuk kepentingan Pilpres 2024. Salah satu anggaran yang disoroti Giring soal gelaran Formula E.

“Uang muka dan jaminan bank bagi penyelenggaraan balap mobil Formula E dibayar Anies pada saat pemerintah secara resmi mengumumkan negara dalam keadaan darurat karena pandemi COVID-19. Uang rakyat sebanyak itu dihabiskan oleh Gubernur Anies Baswedan di tengah penderitaan rakyat yang sakit, meninggal, dan hidupnya susah karena pandemi,” ujar Giring.

“Uang Rp 1 triliun dia keluarkan padahal rakyat terlantar tidak masuk ke rumah sakit yang penuh. Rakyat kesulitan makan karena kehilangan pekerjaan,” sambungnya.

Bahkan Giring menyebut Anies pura-pura peduli terhadap warga di Jakarta yang terkena dampak pandemi. Politisi yang lebih dulu dikenal sebagai vokalis band itu berharap Indonesia tidak dipimpin Anies.

“Pura-pura peduli adalah kebohongan Anies Baswedan di tengah pandemi dan penderitaan orang banyak. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan nanti di 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” katanya.

(gbr/tor)

Sumber: DetikNews

Karyawan Holding BUMN Tambang Beri Donasi ke Veteran dan Anak-anak

Jakarta

BUMN Holding Industri Pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID) menggelar program employee volunteering Senyawa dengan melakukan penjualan t-shirt kemerdekaan dan pengumpulan buku-buku. Adapun hasil penjualan kaos didonasikan kepada penerima manfaat, sementara buku yang terkempul didistribusikan kepada anak-anak di sekitar wilayah operasi.

“Program employee volunteering merupakan salah satu implementasi gerakan budaya (Culture movement) di Grup MIND ID yang merepresentasikan Noble Purpose dalam keseharian pegawai Grup MIND ID,” ujar CEO Grup MIND ID, Orias Petrus Moedak dalam keterangan tertulis, Selasa (21/9/2021).

Orias menilai program Senyawa berupa penjualan kaos kemerdekaan cukup unik. Pasalnya jumlah pembelian kaos secara sukarela oleh karyawan Grup MIND ID akan digandakan. Tercatat ada 1.087 kaos yang telah dibeli. Dari jumlah tersebut MIND ID menggandakan nilai pembelian sehingga total dana terkumpul menjadi Rp 746 juta. Nilai tersebut kemudian dikonversi menjadi 1.493 paket donasi yang disalurkan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di sekitar wilayah operasional Grup MIND ID.

Sedangkan program kedua yakni pengumpulan buku bernama 1 Buku 1 Kebaikan, karyawan Grup MIND ID mendonasikan buku-buku baik buku cerita bergambar, kamus bergambar, keterampilan, dasar calistung, biografi, ensiklopedia, wirausaha, fiksi/novel, maupun buku motivasi.

Tidak hanya sekadar donasi, menurutnya karyawan juga ikut memberikan pesan-pesan kebaikan dan motivasi di setiap satu buku yang didonasikan, sehingga diharapkan lebih menginspirasi ratusan anak di sekitar taman baca di sekitar wilayah operasional. Diungkapkannya terkumpul sebanyak 4.160 yang kemudian dibagikan kepada 22 taman baca.

“Buku-buku yang didonasikan diharapkan dapat meningkatkan inspirasi dan pengetahuan kepada anak-anak di masa depan,” katanya.

Menurut Orias, transformasi budaya yang juga dilakukan MIND ID merupakan salah satu bentuk upaya saling gotong royong untuk menghadapi pandemi COVID-19.

“Langkah yang dilakukan Insan Grup MIND ID merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian untuk keadaan bangsa saat ini,” tandasnya.

(prf/ega)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer