Beranda blog Halaman 767

Ojol Tunarungu: 20 Meter Sebelum Belok, Silakan Tepuk Pundak Saya

Bandung

Hampir sewindu, Hartono (38) yang merupakan penyandang tunarungu menjadi sopir ojek online (driver ojol). Sebelum pindah ke Kota Bandung, Hartono pernah menjadi driver ojol di kota kelahirannya, Surabaya.

Berbekal ponsel yang digunakan untuk mengoprasikan aplikasi dan sebuah stiker yang digunakan sebagai media komunikasi, Hartono bisa melayani pelanggan-pelanggannya. Dari mulai menarik penumpang, mengantarkan makanan atau paket.

Khusus untuk penumpang, Hartono memasang stiker di belakang helm miliknya, yang memiliki keterangan sebagai berikut:

SAYA TUNARUNGU/DEAF
Mohon Kerjasamanya
20 Meter Sebelum Belok: Tepuk Pundak Saya
Belok Kanan: Tepuk Pundak Kanan
Belok Kiri: Tepuk Pundak Kiri
Berhenti: Tepuk Keduanya
Terimakasih

Sekedar informasi, penyandang disabilitas yang menjadi driver ojol di Kota Bandung bisa dihitung dengan jari dan jumlahnya pun tidak lebih dari 20 orang.

“Saya (pasang stiker) di helm, ini kanan (sambil tepuk pundak kana), ini kiri (tepuk pundak kiri), ini setop (tepuk dua pundak) dan terimakasih,” kata Hartono saat berbincang dengan detikcom di salah satu kafe di Jalan Sumbawa, Kamis (13/1).

Keterbatasan tak halangi semangat Hartono untuk mencari nafkah. Dengan motornya ia mengumpulkan rezeki sebagai seorang driver ojek online. Berikut kisahnya.Keterbatasan tak halangi semangat Hartono untuk mencari nafkah. Dengan motornya ia mengumpulkan rezeki sebagai seorang driver ojek online. Berikut kisahnya. Foto: Wisma Putra/detikcom

Hartono berujar, karena sekarang sudah ada aplikasi maps, dirinya tak merasa sulit untuk menemui penumpang. Dia tak bisa menerima telepon, hanya pesan WhatsApp (WA) saja.

“Nggak sulit, saya bisa cari orang, hanya bisa WA, tanya alamat orang muter,” ujarnya.

Saat bertemu dengan penumpangnya, Hartono pun memperlihatkan stiker yang dipasang di helm miliknya.

“Saya tunarunggu, mohon kerjasama, 20 meter sebelum belok tepuk pundak saya,” ungkapnya.

Keterbatasan tak halangi semangat Hartono untuk mencari nafkah. Dengan motornya ia mengumpulkan rezeki sebagai seorang driver ojek online. Berikut kisahnya.Keterbatasan tak halangi semangat Hartono untuk mencari nafkah. Dengan motornya ia mengumpulkan rezeki sebagai seorang driver ojek online. Berikut kisahnya. Foto: Wisma Putra/detikcom

Salah satu pengguna Gojek, Evi Damayanti (40) mengatakan jika dirinya kerap naik ojol dengan driver tunarungu.

“Saya sering naik ojek online penyandang tunarungu, ada di aplikasi juga memberikan keterangan drivernya tunarungu,” kata Evi.

Sama halnya dengan Hartono, driver tunarungu lain juga kerap membawa stiker yang menyebutkan jika driver tersebut merupakan penyandang tunarungu.

“Pas nganter makanan juga dia bawa stiker, bahwa dia (penyandang tuna rungu), dia tidak mau membohongi konsumen,” ujarnya.

Menurutnya, pelayanan driver ojol penyandang tunarungu sama dengan yang lainnya. “Sama, malah katanya pengen ngasih lebih,” pungkasnya.

Tak mudah penyandang tunarungu menjadi driver ojol. Seperti Hartono, dirinya kerap menemukan penumpang yang sulit berkomunikasi dengannya hingga terjadi salah paham karena bahasa isyarat yang diberikan Hartono dianggap sebagai pesan ‘mesum’ oleh penumpang, khususnya penumpang perempuan. Cerita itu, akan dibahas di artikel berikutnya.

Simak Video “Pantang Menyerah Driver Ojol di Tengah Keterbatasan Disabilitas
[Gambas:Video 20detik]

(wip/dnu)

Sumber: DetikNews

Bela Anies, Gerindra Anggap Giring Cuma Cari Konten soal ‘Sound System’

Jakarta

Ketum PSI Giring Ganesha lagi-lagi melontarkan sindiran ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Terbaru, Giring menyindir soal sound system hingga mengajak warga bernyanyi di belakang proyek Jakarta International Stadium (JIS). Gerindra menganggap sindiran Giring sekadar mencari konten untuk media sosial.

“Dia kan emang nyari konten aja, ngapain orang nyari konten dikomentarin,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, M Taufik saat dihubungi, Minggu (23/1/2022).

Taufik menilai setiap perbuatan dan perkataan Anies selalu salah di mata Giring. Lantas, Taufik tak heran jika eks vokalis Band Nidji itu kerap melontarkan sindiran hingga komentar yang dia anggap tak berdasar terhadap Anies.

“Emang dia harus memosisikan itu. Semua dikomentari walaupun nggak berdasar,” ucap Taufik.

“Pak Anies salah masuk toilet aja pasti diserang, salah pake sendal aja pasti diserang,” tambahnya.

Penasehat Fraksi Gerindra di DPRD DKI itu juga mempertanyakan lokasi kampung di belakang JIS yang diklaim Giring terdapat warga korban gusuran akibat proyek JIS. Sebab, dia menyebut kampung yang didatangi Giring berdiri di tanah milik PT KAI, bukan Pemda DKI.

“Makanya dicek dulu, di mana. kalau Pemda DKI pasti akan memberikan, misal rumah susun. Tapi itu tanah siapa, bukan tanah Pemda tapi tanah PT KAI,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum PSI Giring Ganesha kembali bikin sensasi di kancah perpolitikan. Kini, dia mengajak warga bernyanyi di belakang proyek Jakarta International Stadium (JIS). Momen itu dia unggah di akun Twitter pribadinya @Giring_Ganesha.

Sound System Terbaik di dunia itu adalah Suara Rakyat, tidak perlu gunakan uang Triliunan. Sementara masih ada mereka yang terlupakan dan terpinggirkan oleh ambisi Firaun yang gemar mengundang orang terpandang di pestanya,” tulis Giring dalam caption unggahan itu, seperti dilihat detikcom, Sabtu (22/1/2022).

Terlihat Giring mengajak warga di belakang JIS bernyanyi lagu Nidji yang berjudul ‘Laskar Pelangi’. Nyanyian Giring itu diiringi gitar dan tepuk tangan warga.

(fca/imk)

Sumber: DetikNews

Komnas HAM: Hakim Itong Silakan Ngadu Jika Keberatan dengan Cara KPK

Jakarta

Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat melakukan interupsi saat dipamerkan KPK dalam jumpa pers kasus OTT. Komnas HAM mempersilakan perwakilan Hakim Itong bisa dari pihak keluarga membuat aduan jika merasa keberatan ditampilkannya Itong saat jumpa pers tersebut.

“Jika ada tersangka itu atau keluarganya yang merasa keberatan dengan cara KPK, silakan datang mengadu ke Komnas HAM,” kata Komisioner Komnas HAM, Amiruddin kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022).

Amiruddin mengatakan dipamerkannya tersangka bukan hanya dilakukan oleh KPK tapi juga oleh polisi saat jumpa pers. Hingga saat ini kata Amiruddin, pihaknya belum pernah menerima aduan terkait keberatan tersangka ditampilkan saat jumpa pers.

“Pameran tersangka ke media itu bukan hanya di KPK, tetapi juga di kepolisian sekarang saya lihat. Belum ada (aduan masuk),” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Itong Isnaeni Hidayat tak terima ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan terkait suap perkara oleh KPK. Itong melakukan interupsi hingga menyebut pernyataan KPK omong kosong.

“KPK sangat prihatin dengan masih terjadinya tindak pidana korupsi terlebih melibatkan seorang hakim,” kata Nawawi saat konferensi pers.

Tak terima atas pernyataan KPK selama konferensi pers, Itong, yang awalnya membelakangi wartawan, tiba-tiba berbalik badan. Dia lantas menginterupsi Nawawi yang saat itu tengah berbicara.

“Maaf, ini tidak benar, saya tidak (tak terdengar), saya tidak pernah menjanjikan apa pun,” ucap Itong menyela konferensi pers KPK.

Tak hanya itu, dia bahkan menyebut apa yang disampaikan Nawawi dalam konferensi pers itu omong kosong. “Ini omong kosong gitu ya, ndak benar semua,” ujarnya.

(dek/imk)

Sumber: DetikNews

Gerindra Ungkap Arahan Prabowo soal ‘Macan Jadi Meong’

Jakarta

Pria bernama Edy Mulyadi dipolisikan oleh DPD Gerindra Sulawesi Utara (Sulut) lantaran diduga menghina Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Ketua harian DPP Gerindra Sufmi Dasco mengatakan laporan tersebut bukan mengatasnamakan Partai Gerindra.

“Yang pertama, dicek lagi apakah laporan tersebut atas nama partai atau bukan. Setahu saya itu tidak atas nama partai,” kata Dasco saat dihubungi, Sabtu (22/1/2022).

Dasco menyampaikan arahan Prabowo untuk kadernya dalam menyikapi sesuatu. Menurut Dasco, Prabowo tidak pernah mengarahkan kadernya untuk saling lapor melaporkan ke polisi.

“Yang kedua, Pak Prabowo sendiri selalu dalam arahannya ke kader untuk menyikapi sesuatu dengan hati-hati dan bijaksana dan tidak pernah ada arahan untuk lapor melaporkan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dasco mengatakan memang banyak yang kurang berkenan dengan ucapan Edy Mulyadi. Sebab, kata Dasco, ucapan yang dilontarkan Edy terlalu kasar.

“Nah kalau saya cek-cek di lapangan memang banyak yang kurang berkenan, karena yang di medsos itu terlalu kasar ngomongnya kan begitu.Tapi jangan dilihat dia mau pribadi mau ini, tapi sebagai pelapor mungkin sudah jengkel karena kelewatan itu sih,” imbuhnya.

Sebelumnya, Edy Mulyadi dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara (Sulut) atas tuduhan dugaan penghinaan terhadap Menhan, yang juga Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. DPD Gerindra Sulut merasa tidak terima ketum mereka dihina seperti itu.

“Iya, Pak Prabowo Subianto ketua umum kita, ikonnya Partai Gerindra, kebanggaan kader Partai Gerindra. Jadi kita tidak terima kalau Pak Prabowo Subianto dihina dan difitnah orang,” ujar Ketua DPD Gerindra Sulut Conny Lolyta Rumondor saat dimintai konfirmasi, Sabtu (22/1).

Edy Mulyadi Dilaporkan ke Polisi

Laporan itu teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/29/I/2022/SPKT/POLDA SULUT. Edy Mulyadi dilaporkan atas dugaan melakukan ujaran kebencian melalui media sosial pada 21 Januari 2022.

Dalam cuplikan video yang dikirim oleh Conny, seorang pria yang disebut Edy Mulyadi diduga menghina Prabowo Subianto. Dia menyebut Prabowo seperti ‘macan yang jadi mengeong’.

“Masa Menteri Pertahanan gini saja nggak ngerti sih? Jenderal bintang 3. Macan yang jadi kayak mengeong. Nggak ngerti begini aja. Halo, Prabowo? Prabowo Subianto, kamu dengar suara saya? Masa itu nggak masuk dalam perhitungan, kamu Menteri Pertahanan,” teriaknya dalam video.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast mengatakan akan mengecek dahulu terkait adanya pelaporan tersebut.

“Saya cek dulu,” kata Jules.

(dek/fas)

Sumber: DetikNews

Pemotor di Padang Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Hendak Pulang

Jakarta

Pemotor bernama Rahmat Zulfadillah (24) tewas tertabrak kereta api di Jalan Adinegoro, Kelurahan Batang Kabung Ganting, Padang, Sumatera Barat. Dia tertabrak kereta saat melintas di rel karena hendak pulang ke rumahnya.

Dilansir dari Antara, Minggu (23/1/2022), peristiwa ini terjadi pada Sabtu (22/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, korban hendak pulang ke rumahnya yang berlokasi di Perumahan Kamela Permai, Kelurahan Lubuk Buaya, Padang.

“Benar telah terjadi kecelakaan antara kereta api dengan sepeda motor, dalam kejadian ini satu korban meninggal dunia,” kata Kepala Unit Laka Lantas Kepolisian Resor Kota Padang Ipda Arisman, di Padang.

Arisman mengatakan kejadian itu berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor matik. Korban datang dari arah selatan menuju utara atau dari arah Tabing menuju Lubuk Buaya.

Sesampainya di tempat kejadian, korban belok kiri bermaksud menuju tempat tinggalnya dengan melintasi rel kereta api. Namun nahas, saat bersamaan kereta api datang arah yang sama yaitu Tabing menuju Jembatan Lubuk Buaya sehingga tabrakan tidak bisa dielakkan.

Kejadian tersebut sempat menarik perhatian para pengendara yang melintas mengingat lokasi kejadian adalah salah satu jalan utama di kota setempat. Arsiman menerangkan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi kejadian usai menerima informasi dari masyarakat.

“Kami telah memeriksa tempat kejadian perkara serta mengambil keterangan para saksi di lokasi kejadian,” ucapnya.

Saat ini, peristiwa kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polresta Padang. Kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan ketika sedang berkendara.

“Kami imbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada, utamakan keselamatan demi menekan resiko terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

Sekelompok Warga Bakar 2 Rumah di Yalimo Papua, Polisi Selidiki

Jakarta

Sekelompok warga melakukan aksi pembakaran rumah di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua. Peristiwa itu terjadi menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Yalimo, Papua.

“Memang benar ada kasus pembakaran dua rumah yang masing-masing memiliki empat pintu,” kata Kapolres Yalimo AKBP Hesman Napitupulu, seperti dilansir dari Antara, Minggu (23/1/2022).

Aksi pembakaran rumah itu terjadi pada Sabtu (22/1), sekitar pukul 13.50 WIT. Kasus itu terjadi di kawasan Perumahan Pemda Yalimo di Elelim.

Hesman menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Ketika ditanya tentang adanya 11 warga yang diamankan, AKBP Hesman mengaku masih menyelidiki kasus tersebut.

PSU di Kabupaten Yalimo dijadwalkan berlangsung Rabu (26/1), mendatang. PSU tersebut diikuti dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yaitu pasangan calon nomor urut 01 Lakius Peyon-Nahum Mabel dan pasangan calon 02 Nahor Nekwek-John Wilil.

Sebelumnya, pada 29 Juni 2021 sesaat setelah pengumuman Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa pilkada yang memutuskan dilaksanakannya PSU dan menggugurkan calon Bupati Er Dabi sehingga tidak dapat mengikuti PSU, sekelompok warga melakukan aksi pembakaran perkantoran dan rumah warga. Akibatnya, 1.137 orang mengungsi dan kerugian mencapai Rp 324 miliar.

(fas/fas)

Sumber: DetikNews

Bayi Kembar 4 Lahir di Denpasar Bali, 1 Laki-laki dan 3 Perempuan

Denpasar

Bayi kembar empat lahir dengan selamat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Bali, pada Jumat (21/1) sekitar pukul 13.00 WITA. Satu dari empat bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dan tiga lainnya perempuan.

“Jadi bayi pertama itu laki-laki. Bayi pertama itu adalah bayi yang pertama kita keluarkan. Biasanya paling bawah. Itu beratnya 1.470 gram,” kata Dokter Spesialis Konsultan Fetomaternal RSUP Sanglah Denpasar, dr I Wayan Artana Putra, dikutip detikcom, Sabtu (22/1/2022).

“Kemudian bayi kedua, ketiga dan keempat semuanya perempuan. Beratnya rata-rata antara 1.500 (gram) sampai 1.400 (gram),” tambahnya.

Artana mengatakan, pasangan suami-istri (pasutri) keempat bayi tersebut awalnya mengikuti program inseminasi. Inseminasi dilakukan karena sperma yang dihasilkan oleh suami dalam kondisi lemah.

“Jadi dia ikut program inseminasi. Inseminasi itu bahasa awamnya semacam kawin suntik gitu lah. Biasanya kalau inseminasi ini dilakukan kalau masalahnya ada di sperma. Jadi spermanya lemah, tidak bisa gerak cepat sedikit gitu,” ucapnya.

“Ternyata di luar dugaan. Ternyata hamilnya adalah kembar empat. Jadi dari kemarin itu pemeriksaan awalnya, kelaminnya satu laki dan tiga perempuan,” tambah dr Artana.

Dia mengungkap, pihaknya memang merencanakan operasi kelahiran bayi tersebut saat kandungan berumur 34 minggu. Kemudian, pada Jumat (21/1), ibu dari 4 bayi kembar itu sudah mengalami pecah ketuban sehingga segera dilakukan operasi caesar.

“Nah jadi segera kita lakukan operasi caesar. Pada saat datang, ibunya dalam kondisi mules-mules ya, sakit perut pecah ketuban. Jadi kalau sudah pecah ketuban dan sakit perut, itu persalinan tidak bisa ditunda lagi terlalu lama karena sudah berlangsung. Apalagi bayinya kembar empat begini, jadi kita putuskan untuk segera operasi caesar. Karena kalau sudah pecah ketuban itu ada risiko infeksi naik,” jelasnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Sumber: DetikNews

Turun Tangan Polri Usut Wakil KIP Jadi Korban Penjambretan

Jakarta

Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Hendra J Kede menjadi korban penjambretan di depan gedung KONI, Jakarta Pusat. Polisi langsung turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Aksi penjambretan itu diketahui terjadi usai Hendra selesai makan di sekitar gedung KONI pada Jumat (21/1) pukul 14.48 WIB. Tas berisi dokumen kantor dan flash disk berisi dokumen penting raib digondol pelaku.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui berjumlah dua orang, yang memang sudah mengintai sejak awal. Hendra lantas langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Tanah Abang.

“Dari CCTV ternyata saya ngertinya terakhir di sana ada orang boncengan pakai baju putih, yang belakangnya sudah bolak-balik di depan gedung KONI itu. Berarti dia sudah memperhatikan saya,” terang Hendra, Jumat (21/1/2022).

Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV

Polisi langsung tanggap mencari sang pelaku. Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Haris Kurniawan mengatakan pihaknya sedang mengusut kasus itu.

“Benar, tadi siang dilapor, sudah buat laporan. Sekarang masih proses tahap penyelidikan,” AKBP Haris kepada wartawan, Jumat (21/1).

Haris mengatakan anggotanya juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi guna pengumpulan bukti. Dari rekaman CCTV, Haris menyebut kedua pelaku itu menggunakan motor berwarna merah.

Simak di halaman selanjutnya..

Sumber: DetikNews

Cerita Aeshnina, Surati Presiden AS demi Perjuangkan Isu Lingkungan

Jakarta

Persoalan sampah masih menjadi salah satu masalah besar di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Berbagai upaya pun telah dilakukan oleh pemerintah guna mengatasi masalah sampah, khususnya sampah plastik.

Isu sampah plastik ternyata juga menarik perhatian Aktivis Lingkungan cilik berusia 14 tahun, Aeshnina Azzahra. Terlebih ada banyak sampah plastik impor yang dikirim dari negara lain.

“Alasan saya fokus mengenai isu lingkungan dan sampah plastik itu karena penyelundupan sampah plastik yang dilakukan oleh negara maju. Ya, saya sebagai anak Indonesia nggak terima, negara Indonesia negara berkembang dijadikan tempat sampah oleh negara maju yang kita jadikan panutan,” ujarnya dalam acara CXO Mediaverse yang ditayangkan di cxomedia.id, Sabtu (22/1/2022).

Meski terbilang muda, Aeshnina ternyata tak main-main dalam menyuarakan kepeduliannya di isu lingkungan. Bahkan, dirinya juga menyurati para pejabat luar negeri mulai dari perdana menteri hingga presiden.

“Menurut pengalaman saya, suara anak itu lebih didengar publik dan pemerintah. Upaya yang saya lakukan untuk mencegah masuknya sampah plastik import ke Indonesia (dengan) saya menulis surat. Karena menulis kan kita semua bisa menulis, gampang, dan bisa kirim ke siapa pun yang kita mau. Saya menulis pertama kali pada tahun 2019 ke Presiden Amerika Donald Trump, kemudian saya menulis ke kanselir Jerman, Perdana Menteri Australia, Perdana Menteri Kanada. Dan pada tahun 2021, saya menulis surat ke Presiden Amerika Serikat yang baru, Joe Biden, dan Perdana Menteri Belanda,” katanya.

Berkat suratnya, Aeshnina mengaku hingga saat ini sampah plastik import telah mengalami pengurangan. Ia mengatakan perjuangannya ini bukan semata-mata hanya untuk dirinya, melainkan generasi ke depan. Sebab, ia ingin generasi selanjutnya masih dapat merasakan hidup di lingkungan yang bersih dari sampah.

“Dan sekarang sampah plastik impor dari Amerika berkurang hingga 50 persen dibandingkan dari 2018. Yang membuat saya tetep semangat untuk memperjuangkan isu lingkungan ini ya saya ingin waktu saya besar nanti generasi muda dan generasi selanjutnya merasakan gimana rasanya hidup di lingkungan yang bersih, menghirup udara yang bersih, minum air yang bersih, berenang di sungai yang bersih. Saya mau mereka merasakan itu,” ungkapnya.

Untuk generasi penerus, Aeshnina pun berpesan agar tak perlu takut untuk menyuarakan hak, termasuk hak untuk hidup di lingkungan bersih. Tak hanya itu, dirinya juga berpesan agar generasi saat ini dapat mempertimbangkan isu lingkungan sebagai hal penting demi masa depan generasi penerus.

“Pesan saya untuk anak muda Indonesia, kita sebagai anak muda mempunyai hak untuk hidup di sungai yang bersih, menghirup udara bersih, kita punya hak untuk itu. Jadi, kita tidak boleh takut, kita harus berani, berjuang, bersuara menuntut hak kita,” katanya.

“Dan generasi saat ini, bapak-bapak, ibu-ibu, pemerintah, saya ingin kalian untuk lebih memprioritaskan isu lingkungan agar anak cucu bisa hidup di masa depan yang cerah. Jadi, kurangi penggunaan plastik sekali pakai,” lanjutnya.

Sebagai perempuan, Aeshnina juga mengungkapkan, agar perempuan harus berani menyampaikan suaranya. Mengingat perempuan nantinya akan menjadi sosok ibu dan contoh bagi anak-anak

“Pesan saya untuk perempuan, perempuan akan menjadi ibu. Dan ibu adalah pembuat keputusan, dan menjadi contoh untuk anaknya. Jadi, sebagai perempuan kita tidak boleh takut untuk menyampaikan ide atau gagasan kita untuk masa depan” pungkasnya.

(akn/ega)

Sumber: DetikNews

2 Pasien Omicron RI Meninggal: Kasus Transmisi Lokal-Perjalanan Luar Negeri

Jakarta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat dua kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia. Kedua kasus tersebut didapat dari transmisi lokal dan perjalanan luar negeri.

“Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso,” ujar juru bicara Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022).

Nadia mengatakan kedua pasien tersebut memiliki komorbid. Dari data Kemenkes, hingga Sabtu (22/1) tercatat 3.205 penambahan kasus baru COVID-19, 627 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal akibat terpapar COVID-19.

Kenaikan kasus baru konfirmasi merupakan implikasi dari peningkatan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia. Sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia

dr Nadia menyebut pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam antisipasi penyebaran Omicron di Indonesia, mulai dari menggencarkan 3T terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali, peningkatan rasio tracing, menjamin ketersediaan ruang isolasi terpusat, menggencarkan akses telemedisin, serta meningkatkan rasio tempat tidur untuk penanganan COVID-19 di rumah sakit.

Yang terbaru, Kemenkes juga telah mengeluarkan aturan baru untuk penanganan konfirmasi Omicron di Indonesia, yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.

“Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan COVID-19, dimana untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit, sementara tanpa gejala hingga ringan, difokuskan untuk Isolasi mandiri dan Isolasi Terpusat,” jelas dr Nadia.

(zap/hri)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer