Beranda blog Halaman 1214

Diduga Jadi Bandar Narkoba, Pasutri di Ujung Batu Diringkus Polisi

Pasutri Bandar Narkoba di Ujung Batu Digerebek Polisi, Disita 16 Paket Sabu
Pasutri Bandar Narkoba di Ujung Batu Digerebek Polisi, Disita 16 Paket Sabu

ROKAN HULU,Tribun Riau- Diduga menjadi bandar sabu, pasangan suami isteri (pasutri) di KM 5 Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), digerebek anggota Polsek Ujung Batu, Sabtu (25/8/2018) sekitar pukul 15.30 Wib.

Kedua pasutri yang ditangkap berinisial BB alias Barus (45) dan istrinya Roms alias Ris (29).

Diakui Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua SIK, M.Si melalui Paur Humas Ipda Nanang Pujiono SH, pasutri‎ yang dijerat tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, ditangkap setelah adanya informasi masyarakat.

‎Ketika digeledah, personil Polsek Ujung Batu sita 16 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu, uang tunai Rp500 ribu, 1 sekop kecil terbuat dari kertas, 6 kantong plastik kecil warna putih bening.

“Kemudian, juga disita bola lampu LED putih, dan 1 buah tas‎ hitam yang bergambar dua mata,” jelas Ipda Nanang, Selasa (28/8/2018) sore.

Pasutri tersebut diringkus, atas informasi masyarakat yang didapatkan Unit Reskrim Polsek Ujung Batu‎, Sabtu pukul 14.30 Wib, bahwa akan adanya transaksi narkotika di sebuah cucian mobil di KM 5 Desa Ujung Batu Timur.

Atas informasi‎ yang dilaporkan ke Panit 1 Reskrim Polsek Ujung Batu Ipda Ulik Iwanto, kemudian dilanjutkan ke Kapolsek Ujung Batu Kompol Arvin Hariyadi SIK, dan langsung memerintahkan Unit Reskrim lakukan pengintaian.

Saat pengintaian, polisi melihat gelagat mencurigakan dari pemilik rumah. Kemudian, pukul 15.30 Wib, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu langsung menggerebek rumah yang ditempati Pasutri. Ketika digerebek, polisi sempat kesulitan karena pintu kamar pasutri terkunci dari dalam. Polisi lalu menggedor pintu kamar, dan akhirnya dibuka oleh Barus dan istrinya Ris.

Dari penggeledahan dalam kamar, polisi temukan 5 paket kecil berisi serbuk bening di gantungan sepatu di dinding kamar, tepatnya di dinding bagian luar kamar. Juga berhasil amankan 1 paket kecil diduga sabu dari lemari baju dalam kamar, 15 paket kecil diduga narkotika jenis sabu, dan barang bukti lainnya.

“Kemudian, pasutri tersebut diamankan‎ ke Mapolsek Ujung Batu untuk diproses lebih lanjut,” sebut Ipda Nanang Pujiono. (mad)

DM Jadi Jurkam Jokowi, Demokrat Segera Ambil Sikap

Deddy Mizwar
Deddy Mizwar

JAKARTA,Tribun Riau- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Jawa Barat Partai Demokrat segera mengambil sikap terkait keputusan Deddy Mizwar yang memilih menjadi salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Saat ini, Deddy Mizwar tercatat sebagai ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menyatakan, DPD Partai Demokrat wilayah Jawa Barat segera menggelar pertemuan dengan Deddy Mizwar. “Tadi malam saya sudah ditelepon oleh ketua DPD Jabar. Mereka berjanji akan bertemu dengan Pak Deddy Mizwar hari Kamis besok untuk mengetahui secara langsung soal bagaimana berita yang muncul kemarin perihal kemungkinan kepindahan Deddy ke koalisi Joko Widodo,” kata Hinca Pandjaitan di Kompleks Parlemen, Rabu (29/8).

Hinca melanjutkan, hingga saat ini Partai Demokrat belum menentukan seperti apa status Deddy Mizwar ke depan. Sebab, kata dia, Deddy sendiri belum menyampaikan kepada partai soal keputusannya yang ingin bergabung dengan kubu pejawat.

“Kita tunggu saja, karena berkaitan dengan sikap politik, partai harus mendengarkan langsung,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga belum memberikan tanggapan. Hinca menegaskan, dalam waktu dekat Partai Demokrat akan memberikan tanggapan. Andai pun benar, Deddy Mizwar menjadi Jubir Jokowi-Ma’ruf, ia menilai tak akan memberikan dampak apa pun terhadap pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung oleh Demokrat.

Sebelumnya, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menunjuk mantan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sebagai salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi-Ma’ruf. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan, penunjukan Deddy Mizwar sebagai bagian dari penggalangan dan juga upaya meningkatkan efektivitas tim kampanye.

“Maka, kami telah memutuskan dan sesuai dengan hasil koordinasi dengan Bapak Jokowi bahwa Bapak Deddy Mizwar itu sebagai salah satu juru bicara di dalam tim kampanye nasional pasangan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf,” kata Hasto di Media Center KIK, Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta.

Hasto menyebut, alasan dipilihnya Deddy sebagai salah satu jubir karena pengalaman luas dan kemampuan komunikasi politik yang sangat baik. Latar belakang Deddy yang fokus pada kesenian dan kebudayaan juga menjadi salah satu pertimbangan.

Hasto juga mengklaim, penunjukan Deddy sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi Ma’ruf sudah mendapat konfirmasi dari Deddy Mizwar. Ia pun tak mempersoalkan Deddy yang pernah menandatangani pakta dukungan kepada calon presiden yang diusung Partai Demokrat. (rci/red)

Pemberian PT. SRM, Bupati Rohil Taburkan 10 Ribu Benih Ikan ke Sungai Rokan

Bupati Rohil saat menaburkan benih ikan
Bupati Rohil saat menaburkan benih ikan

ROHIL, Tribun Riau-Bupati Rokan Hilir H.Suyatno taburkan 10 Ribu bibit ikan di Sungai Rokan, bantuan bibit ikan tersebut dari PT. SRM yang berada di Kepenghuluan Teluk Mega, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil, Selasa (28/08/2018) Pukul 09.30 WIB.

Bupati Rohil H.Suyatno dalam sambutanya mengatakan, bibit ikan ditaburkan ke Sungai Rokan di tengah-tengah masyarakat sebanyak (10) Ribu bibit. “Pihak perusahaan sudah berniat baik untuk masyarakat dalam program CSR-nya,” ucap Bupati.

Pantauan di lapangan, penaburan benih ikan itu dilakukan di perairan Sungai Rokan, tepatnya di Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil. Selain Bupati Rohil, H. Suyatno juga turut hadir sejumlah Kepala Dinas, Kabid, Camat, Lurah, Penghulu, tokoh masyarakat,tokoh pemuda dan sejumlah lapisan masyarakat Kecamatan Tanah Putih.

Bupati Rohil, H. Suyatno mengatakan, bahwa penaburan benih ikan dilakukan PKS PT. SRM sangat baik manfaatnya bagi masyarakat. “Terkait limbah yang masih dibuang PKS PT. SRM, kita kan ada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), jadi biar DLH nanti yang menanganinya,” ujar Suyatno.

Menurut Suyatno, jika (10) Ribu benih ikan itu berjenis campuran. “Kemungkinan (3) Bulan kedepan benih ikan ini sudah besar, dan tentunya bisa dipanen oleh nelayan nantinya,” papar Suyatno.

Disamping penaburan benih ikan, Suyatno juga berharap kepada PKS PT. SRM bisa juga memperbaiki jalan-jalan yang rusak. Misalnya, jalan Jalur Dua di Kelurahan Banjar XII yang terus dilintasi kendaraan pembawa sawit ke PKS PT. SRM. “Seperti yang saya sampaikan dalam pidato saya tadi, seluruh perusahaan termasuk PKS PT. SRM, sebaiknya perbaiki jalan, baik itu menggunakan dana CSR atau dana lainnya yang ada di perusahaan itu,” ujar Suyatno.

Ketika ditanya, apakah hanya 10 Ribu ikan ini yang ditaburkan pihak PKS PT. SRM. Suyatno menjawab, jika akan ada berkelanjutan. “Kalau tidak PKS PT. SRM yang nabur benih ikan, kita dari Pemkab Rohil nanti yang akan menaburnya, setidaknya 20 Ribu bisalah nanti kita taburkan,” cetusnya.

Ketika disinggung, apakah penaburan benih ikan ini sudah masuk dalam surat keputusan nomor (544) tertanggal 4 Desember 2017 lalu, tentang sanksi Administrasi Paksaan kepada PT. SRM. “Pokoknya niat baik perusahaan sudah ada, dan sesuai harapan kita perusahaan yang ada bisa membantu kesulitan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Terpisah, Kadis DLH Rohil, Suwandi SSos menerangkan, jika penaburan benih ikan dilakukan PKS PT. SRM, tidaklah menghilangkan sanksi yang pernah diberikan kepada Pks Pt. Srm. “Sanksi tetap berlanjut, bahkan kita telah hubungi pihak UMRI, jika proposal kajian kemarin sudah duduk, mungkin dalam beberapa hari kedepan telah bisa disampaikan berapa ganti rugi yang harus dilakukan pihak PKS PT. SRM itu,” tutup Suwandi. (tony)

Wasekjen Demokrat: Aparat Terkesan Tidak Netral

Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin
Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin

JAKARTA,Tribun Riau- Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menilai, aparat negara tidak netral dalam kasus pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru saat hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden. Menurutnya, dugaan tindakan persekusi dan pemaksaan pulang Neno menodai 20 tahun reformasi.

“20 tahun reformasi telah ternoda oleh dugaan tindakan persekusi dan pemaksaan pulang terhadap aktivis Neno Warisman dalam kegiatan politik di Pekanbaru. Terkesan aparat negara tidak netral, mengikuti kemauan sepihak orang-orang tertentu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/8).

Didi mengatakan, aparat negara khususnya kepolisian, seharusnya melindungi dan memberikan kesempatan kepada Neno tetap bisa berekspresi dan menyatakan pendapatnya. Ia menganggap gerakan ganti presiden ialah gerakan yang wajar di negara demokrasi. Menurutnya, kebebasan menyatakan pendapat dijamin dan diatur undang-undang.

Misalnya, kata Didi, pelarangan Neno Warisman menghadiri acara deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru dan pengepungan Ahmad Dhani Prasetyo di Surabaya dilakukan dengan cara represif dan membiarkan tindakan premanisme.

“Tidak sejalan dengan iklim demokrasi yang sedang kita bangun. Serta tidak menunjukkan netralitas aparat dalam mengayomi masyarakat,” katanya.

Lanjut Didi, sejauh gerakan politiknya tidak anarkis, tidak perlu khawatir berlebihan terhadap gerakan ganti presiden. Menurutnya, aparat hendaknya memberikan pembelajaran demokrasi kepada masyarakat dengan tidak memihak. Serta dapat memfasilitasi dan mengatur unjuk rasa agar terhindar dari konflik di lapangan.

“Sejauh aktivis #2019GantiPresiden tetap bergerak dalam koridor peraturan perundangan dengan cara-cara santun, bermartabat dan patuh terhadap hukum. Maka kenapa ada pihak yang harus takut?” tuturnya.

Sebelumnya, Polda Riau membantah melakukan persekusi terhadap Neno Warisman yang hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden di Pekan Baru, Ahad (26/8). Polda Riau hanya mengamankan Neno Warisman, sebelum akhirnya dipulangkan ke Jakarta dari Bandara Sultan Syarif Kasis II Pekanbaru, pada Sabtu (25/8) malam.

“Tidak ada persekusi, yang ada polisi mengamankan semua pihak dari potensi gangguan. ‘Kan ada lempar-lemparan. Polisi berupaya mengamankan semua pihak,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Kombes Sunarto dalam konfrensi pers di Pekanbaru, Ahad.

Oleh karena itu, akibat adanya massa pro dan kontra, kepolisian harus mengambil langkah. Hal tersebut supaya tidak timbul masalah yang lebih besar sehingga sebelum terjadi perlu dicegah. Ia mengatakan bahwa pada saat kedatangan Neno Warisman di Bandara Pekanbaru terjadi pro dan kontra di lapangan. Massa pertama mencegat rombongan Neno di pintu pagar. Hal ini, menurutnya harus diatasi jarak aman agar tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Kota Pekanbaru Kombes Susanto menambahkan, bahwa pertimbangan Neno Warisman tidak bisa melanjutkan perjalanan adalah potensi besar massa pro dan kontra. Oleh sebab itu, pihaknya berkoordinasi dengan pihak bandara agar Neno Warisman bisa kembali ke Jakarta.

“Ketika polisi melaksanakan pengamanan, lalu ada massa pro dan kontra, tugas kepolisian adalah menjaga keselamatan seluruhnya, termasuk Ibu Neno. Pertimbangan Ibu Neno tidak bisa melanjutkan perjalanan karena massa pro dan kontra punya potensi yang besar terhadap keselamatannya,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjut dia, terlihat dari bentrok yang terjadi. Ada sejumlah orang yang diamankan dari kedua belah pihak, termasuk pengacara Neno yang dimintai keterangan. Soal kegiatan deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Minggu (26/8), yang rencananya akan dihadiri Neno Warisman, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya tetap mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2017. Polresta membuat rekomendasi ke Polda, kemudian diberikan surat tanda penerimaan.

“Kalau tidak ada, ya, tentu aturan dan ketentuan itu yang digunakan,” ucapnya. (rci/red)

Tingkatkan Kebiasaan Minum Air, Ini Tipsnya

Tribun Riau- Minum air memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Air dapat mengurangi rasa lapar, menjaga berat badan, membuat kulit dan rambut tampak lebih baik, detoksfikasi alami, bahkan berpikir lebih tajam.

Meski begitu, banyak orang belum bisa memenuhi kebutuhan airnya. Terkadang seseorang sering tidak ingat untuk minum atau terlalu banyak menenggak kopi serta teh.

Dilansir dari Life Hack, Selasa (28/8), ada beberapa metode yang sudah terbukti bisa meningkatkan konsumsi air sehingga manfaatnya bisa terserap dengan baik untuk tubuh. Mau dicoba?

Tentukan sasaran

Mungkin ini terdengar berlebihan dan mungkin anda sudah mencoba saran ini. Kunci menetapkan sasaran untuk diri sendiri adalah menjaga air tetap terlihat.

Mulailah dengan mengisi air di botol besar dan membawanya ke kantor atau menaruhnya di meja dapur. Bahkan, bawalah botol berisi saat bepergian.

Setelah itu, hitung berapa kali Anda meminum air. Ini akan memberikan Anda tolak ukur untuk melihat seberapa banyak air yang diminum.

Tambahkan rasa

Menambahkan buah beri, mint, rosemary, atau basil, mentimun, jeruk, atau melon bisa menjadi cara yang bagus untuk memberi rasa pada air. Air yang sudah diinfus memiliki manfaat tambahan, seperti antioksidan, vitamin, serta mineral. Gizinya bergantung pada bahan infus dalam air.

Anda dapat menggunakan botol minum khusus air infus atau membuatnya sendiri. Teruslah bereksperimen untuk menemukan resep yang enak dan membuat minum air terasa lebih enak.

Tetap Dingin

Anda bisa memakai botol yang menjaga air tetap dingin. Anda juga dapat membuat buah-buahan atau daun herbal menjadi es batu. Ini adalah cara yang bagus untuk menambahkan sedikit rasa tanpa berlebihan ke air minum.

Gunakan sedotan

Anehnya, banyak orang yang lebih sukses meminum banyak air ketika menggunakan sedotan. Agar tetap sadar lingkungan, gunakanlah gelas dan sedotan yang bisa digunakan kembali. Jika khawatir minum dari sedotan dapat menyebabkan keriput, ketahuilah air menjaga kulit tetap lembab dan halus.

Buat pengingat

Setel pengingat di ponsel dengan waktu yang lebih spesifik. Misalnya minum air sebanyak delapan ons per jam. Pastikan memiliki air di sekitar Anda.

Gunakan aplikasi

Banyak perusahaan teknologi membuat aplikasi kreatif untuk melacak asupan air. Aplikasi membantu tetap terhidrasi dan membuat kegiatan minum air menjadi rutinitas. (rci/red)

Warga Sialang Jaya Dilatih Buat Peci Berbahan Baku Bambu

Kades Sialang Jaya Yuherman Daulay dan Sekdes, melihat dan ikut bergabung dengan kelompok masyarakat yang mengikuti pelatihan pembuatan peci dan jenis lainnya, berbahan baku dari bambu.
Kades Sialang Jaya Yuherman Daulay dan Sekdes, melihat dan ikut bergabung dengan kelompok masyarakat yang mengikuti pelatihan pembuatan peci dan jenis lainnya, berbahan baku dari bambu.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sebanyak 50 warga Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mendapatkan pelatihan pembuatan peci serta alat-alat dapur dan jenis lainnya berbahan baku bambu.

Dikatakan Kepala Desa (Kades) Sialang Jaya, Yuherman Daulay, Senin (27/8/2018) mengakui, pelatihan ke 50 warga melalui Dana Desa (DD) 2018, selama 4 hari mulai Senin hingga Kamis mendatang, dan dibagi 12 orang per harinya.

“Kegiatan ini hasil Musyawarah Desa (Musdes), ada 50 warga dibagi 12 orang per hari dalam dua kelompok, yang ingin mendapat pembinaan pembuatan peci, alat rumah tangga, tempat tisu, hiasan dinding, tutup nasi serta jenis lainnya dibawah pembinaan Pendamping Kecamatan Rambah Mustakin dan kita datangkan instruktur pelatih dari Bayuwangi Provinsi Jawa Timur,” kata Kades Yuherman Daulay, didampingi Sekretris Desa (Sekdes) Muhammad Alian, di aula Kantor desa Sialang Jaya.

Kades Sialang Jaya, berharap Pemkab Rohul dan kecamatan, bisa membina mereka sehingga kedepannya pengerajin anyaman bambu jenis peci dan lainnya bisa berkembang baik. Apalagi, para pengerajin merupakan kaum ibu dan bapak sehingga bisa berdampak meningkatkan ekonomi masyarakat, dan hasil kerajinan masyarakat tersebut nantinya di beli BUMDesa.

Sementara itu, diakui Pendamping Kecamatan untuk Desa Sialang Jaya, Rambah Tengah Hulu, Rambah Tengah Barat dan Menaming, dipilihnya kegiatan pelatihan pembuatan peci dan bahan lainnya dari bahan baku bambu karena di Sialang Jaya mudah didapatkan bahan bakunya.

Untuk sistim pelatihan nantinya, dari pengenalan bahan, pengenalan alat, teknis menganyaman serta teknis merangkai untuk menjadikan bentuk yang dinginkan. Sementara itu, prospek kerajinan berbahan baku bambu dalam upaya mendukung progarm wisata Religi di Islamis Center Islamic Center.

“Kita mengadopsi dari Bayuwangi, Jatim, dimana di daerah itu dikembaangkan kerajinan dari bahan baku bambu dan kini sudah maju. Bahkan ada karnaval yang menampilkan beragam busana dan lainnya dari bahan serba bambu. Bahkan, pemasarannya cukup baik, termasuk peminat baik dari tingkat nasional bahkan kini sudah go internasional,”

“Peserta pelatihan 12 orang perhari dibagi dalam dua kelompok selama 4 hari, kita berharap seluruhnya bisa mengusai 3 jenis kerajinan, seperri peci, tempat penampungan dan hiasan lampu. Sehingga kita sengaja datangkan intsruktur atau tutor langsung pelaku usaha pembuat peci bambu Amanto dan Wahyudi yang sudah dikenal di Indonesia,” ungkap Mustakin.

Selain di Sialang Jaya, Mustakin juga mengakui ada kelompok 2 desa yang didampingi untuk keterampilan sama di Kecamatan Rambah. Dalam pelatihan, yang diprioritaskan teknik dasar membuat peci, dan bila sudah bisa maka membuat jenis kerajinan lainnya akan bisa.

Tutor para pengerajin asal Banyuwangi, Amanto menyatakan, dirinya merupakan penerus kerajinan usaha berbahan baku bambu dari orang tua dan itu sudah turun temurun. Bahkan di Banyuwangi, kini masyarakatnya sudah satu desa sebagai pengerajin pembuatan peci dan jenis lainnya atau sudah bersifat home industri.

Selain di Banyuwangi, baru di Rohul ini yang kita kembangkan untuk kerajinan berbahan baku bambu ini. Prospeknya bagus, apalagi bahan baku di Sialang Jaya banyak sehingga bisa menekan mahalnya bahan baku.

“Para perajin kita didik, sehingga mereka nantinya menjadi tutor atau pelatih. Karena di Riau belum ada yang diberikan pelatihan semecam ini, kemudian bahan baku bambu jenis apus atau bambu tali juga banyak sehingga prospeknya cukup bagus kedepannya,” kata Amanto.

Amanto juga mengaku, hasil kerajinan di desanya di order hingga ke luar negeri. Bahkan diakuinya, dirinya pernah mengirim pesanan hasil kerajinan hingga satu kontainer ke Arab Saudi jenis peci. Termasuk pernah mengirim ke Perancis dan Kanada untuk berbagai jenis kerajinan yang kembangkan oleh pengerajin di Banyuwangi.

“Seperti di Perancis, mereka banyak pesan kursi bambu. Kemudian di Banyuwangi untuk bahan baku bambu dan rotan kita harus membeli mahal. Sedangkan di Rohul bahan baku berlimpah dan banyak kita temukan,” sebutnya. (mad)

Pasca Kesepakatan AS dan Meksiko, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Presiden AS Donald Trumpt
Presiden AS Donald Trumpt

NEW YORK, Tribun RIau- Harga minyak naik tipis pada akhir perdagangan Senin (28/8) waktu setempat. Kenaikan harga ini didukung oleh penguatan pasar ekuitas, pelemahan dolar serta berita bahwa Amerika Serikat dan Meksiko setuju untuk merombak Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Minyak mentah Brent, patokan internasional, untuk pengiriman Oktober bertambah 0,39 dolar AS atau 0,5 persen, menjadi menetap di 76,21 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara itu, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, naik 0,15 dolar AS atau 0,2 persen, menjadi ditutup di 68,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Pekan lalu, WTI membukukan kenaikan mingguan 4,3 persen sementara Brent mencatat kenaikan mingguan 5,6 persen.

Para pedagang mengatakan harga mundur setelah firma intelijen pasar Genscape melaporkan bahwa persediaan di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman untuk WTI naik sekitar 764.800 barel dari 21 Agustus hingga Jumat (24/8).

Dolar AS yang lebih lemah juga membuat komoditas yang dihargakan dalam mata uang tersebut lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Dolar AS mengalami lanjutan pelemahan pada Senin (27/8) di tengah laporan Amerika Serikat dan Meksiko mencapai kesepakatan perdagangan. Hal ini besar kemungkinan membuka jalan untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Amerika Serikat dan Meksiko sepakat pada Senin (27/8) NAFTA, menekan Kanada agar menyetujui ketentuan baru tentang perdagangan mobil dan aturan penyelesaian perselisihan untuk tetap menjadi bagian dari perjanjian tiga negara.

“Kesepakatan perdagangan dengan Meksiko jelas merupakan faktor yang mendukung,” kata Phil Flynn, analis pada Price Futures Group di Chicago.

Kekhawatiran bahwa negara-negara akan gagal untuk mencapai kesepakatan perdagangan bilateral telah membebani pasar minyak pada Jumat (24/8). Minyak mentah turun dari level tertinggi sesi itu di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi dan permintaan akan tertahan karena negara-negara itu tersandung pada negosiasi hambatan perdagangan.

Pasar saham AS menguat, dengan indeks acuan S&P 500 dan Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa, mendorong harga minyak lebih tinggi. Pasar ekuitas dan pasar berjangka minyak terkadang saling berdekatan satu sama lain. (rci/red)

Efesiensi Kian Diperketat, RSUD Rohul Berhasil Tekan Hutang

dr Novil, direktur RSUD Rohul
dr Novil, direktur RSUD Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Terkait hutang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul, kini secara bertahap sudah berhasil diatasi. Untuk membayar hutang tersebut, pihak managemen RSUD Rohul saat ini memberlakukan efsiensi ketat.

Diakui Direktur RSUD Rohul, dr.Novil Raykel, Senin (27/8/2018), bahwa hutang RSUD Rohul sampai akhir Desember 2017 tercatat Rp.9.784.782.471. Hutang tersebut didominasi hutang obat-obatan kepada distributor capai Rp.5,8 miliar, sehingga sempat menyebabkan pasokan obat ke RSUD Rohul terputus.

“Dari Rp5,8 miliar hutang obat ke distributor, kita sudah membayarkannya Rp3.523.760.740 meski ada beberapa distributor yang masih menunggu pembayaran hutang, namun pasokan obat ke RSUD saat ini sudah normal,” jelasnya.

Kemudian, selain hutang obat-obatan ke distributor kata Novil, RSUD tercatat memiliki hutang jasa pelayanan medis sebesar Rp2.959.093.593. Namun hutang tersebut sudah dibayarkan sebesar Rp2.619.300.402, sehingga hutang jasa medis saat ini masih tersisa sebesar Rp339 juta saja.

Selain itu, untuk hutang lainya seperti ATK Rp. 221.376.000, bahan makan minum Rp 151.285.900, oksigen Rp.208.550.000, Diklat Rp. 31.112.500, belanja cetak akreditasi Rp 40. 836.150, belanja pelayanan Rontgen 5.101.250 dan itu semuanya sudah dilunasi.

“Pembayaran hutang dilakukan secara mandiri oleh dana BLUD, dari Rp9,78 miliar hutang 2017, kita sudah selesaikan Rp.6,5 miliar. Hutang kita yang tersisa tinggal Rp 2,7 miliar terdiri dari sisa hutang obat, sisa hutang jasa medis dan sisa hutang Alkes, Insyaallah akhir tahun ini seluruhnya kita selesaikan,” sebut Novil optimis.

Pembayaran hutang dibayarkan secara mandiri melalui dana BLUD, sedangkan Pemkab hanya membantu dari sisi renovasi dan perbaikan portal parkir sekitar Rp3,9 miliar sementara di 2019 RSUD akan disuport penuh dengan alokasi anggaran sebesar Rp7 miliar untuk operasional dan pengadaan obat.

Jelas Novil, untuk membayar hutang, RSUD Rohul harus melakukan efesiensi di seluruh lini pelayanan, mulai dari pemakaian listrik, air, internet, perjalanan dinas, operasional Ambulans, pemakaian bahan abis pakai, Alkes hingga makan minum pasien. Namun dirinya memastikan, efesiensi tersebut tidak sampai menganggu pelayanan.

“Sehingga kita bisa menghemat hingga Rp300 sampai Rp400 juta per bulannya. Kita juga bentuk tim Casemik untuk menghitung jasa medis perdiagnosis BPJS guna memastikan Jasa medik RSUD dibayarkan sesuai Conding (kode diagnosa),”sebutnya.

Kemudian, upaya lain yang dilakukan RSUD dalam efesiensi yakni mengaktifkan pengawasan internal untuk tata kelola keuangan dan supervisor pelayanan rawat jalan. Pengawasan internal tersebut bertujuan memastikan ketersediaan tempat tidur rawat inap serta mengawasi respontime pelayanan di UGD dan ICU.

“Pengaruhnya, pengeluaran yang tidak urgen dapat dipantau sehingga cost biaya dapat di hemat. Seperti operasional ambulance, penggunaan rawat inap yang tetap memprioritaskan pasien yang benar-benar harus dirawat,” ucapnya.

Menurutnya, semua perbaikan tata kelola keuangan RSUD serta peningkatan mutu pelayanan tetap mengacu pada percepatan akreditasi RSUD Rohul yang akan dilaksanakan pada Oktober nanti. (mad)

Mau Usaha Tambak Ikan Tawar di Dumai, Ini Solusi dari Dinas Perikanan

Tim Penyuluhan dari Dinas Perikanan Kota Dumai saat berbincang dengan Pemilik Tambak, Ahmad Joni Marzainur, SH
Tim Penyuluhan dari Dinas Perikanan Kota Dumai saat berbincang dengan Pemilik Tambak, Ahmad Joni Marzainur, SH

DUMAI, Tribun Riau- Salah satu kelompok tambak di Jalan Datuk Laksamana Kota Dumai yang dimiliki Ahmad Joni Marzainur didatangi Tim Penyuluhan dari Dinas Perikanan Kota Dumai, hal tersebut guna mendata sekaligus memberikan masukan-masukan kepada kelompok tambak agar lebih baik kedepannya.

Salah seorang Tim Penyuluhan, Muhammad Salahuddin dalam kunjungannya mengatakan bahwa program ini sudah lama berjalan, dirinya berharap dengan adanya penyuluhan yang dilakukan pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama dalam bidang perikanan.

“Tak hanya sekedar memberikan pelatihan atau penyuluhan, kita juga sudah memberikan bantuan berupa dana dan juga alat yang dibutuhkan,” ujar M Salahudin, Selasa (28/8/2018).

Tim Penyuluhan dari Dinas Perikanan Kota Dumai saat mengunjungi tambak ikan milik Ahmad Joni Marzainur

Tim Penyuluhan dari Dinas Perikanan Kota Dumai saat mengunjungi tambak ikan milik Ahmad Joni MarzainurDijelaskannya, penyuluhan ini bersifat global, artinya tak hanya dalam masalah teknis pemeliharaan tambak, pihaknya juga memberikan solusi terhadap pemasaran hasil tambak.

“Iya, tak hanya dalam teknis budi daya, kita juga memberikan solusi serta memfasilitasi dalam hal pemasaran hasil tambak,” jelasnya.

Ditambahkan M Salahuddin, pihaknya berharap masyarakat, khususnya di Kota Dumai agar dapat memanfaatkan program ini dengan baik.

Salah seorang ketua kelompok Tambak di Dumai Kota, Ahmad Joni Marzainur, SH ketika dikunjungi Tim Penyuluhan berharap dengan adanya program pemerintah ini, dapat menekan angka pengangguran serta meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di Kota Dumai.

“Kita berharap pihak Dinas Perikanan lebih gencar mensosialisasikan program ini, karena banyak masyarakat yang belum paham bagaimana seharusnya yang dilakukan, kita juga berharap program ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat serta menekan angka pengangguran,” ujar pria yang akrab disapa Joni.

Selain itu, Joni juga mengimbau kepada warga agar dapat memanfaatkan program tersebut.

Sebelum tim penyuluhan berangkat meninggalkan lokasi tambak milik Joni, pihaknya mengimbau masyarakat yang sudah memiliki kelompok yang terdiri dari 10 orang dan setidaknya sudah memiliki satu tambak agar dapat mendaftarkan kelompoknya ke Dinas Perikanan Kota Dumai atau melalui nomor handphone 085272815383 an. Tia Monika. (red)

Peluang Indonesia Raih Emas Hari Ini dari Empat Cabor

JAKARTA,Tribun Riau- Para duta olahraga Indonesia berpeluang melanjutkan panen medali emas pada hari ke-10 perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Selasa (28/8). Kemarin, Indonesia mendulang sepuluh emas dari pencak silat dan panjat tebing.

Dari 12 cabang olahraga yang menggelar nomor final dengan menyediakan 29 medali emas, atlet-atlet Indonesia berupaya mengejar tambahan emas dari panahan, bulu tangkis, sepak takraw, dan bola voli pantai. Dari empat cabang olahraga itu, tuan rumah meloloskan wakilnya, yakni panahan, voli pantai dan sepak takraw masing-masing satu nomor, serta bulu tangkis ada dua nomor.

Khusus bulu tangkis, Indonesia sudah memastikan satu medali emas dari nomor ganda putra setelah terjadi “All Indonesian Final” yang mempertemukan pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dengan Fajar Alfian/Rian Ardianto. Satu partai final lagi di tunggal putra, Jonathan “Jojo” Christie akan menantang pebulu tangkis unggulan asal Chinese Taipei Chou Tienchen.

Jojo menjadi harapan cabang olahraga bulu tangkis untuk merealisasikan target dua emas, setelah pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang diandalkan PB PBSI terhenti di babak semifinal. “Saya tidak menyangka bisa ke final,” kata Jojo, pebulu tangkis berperingkat 15 dunia itu.

Anthony Sinisuka Ginting juga berharap Jojo bisa menang. “Semoga Jonathan bisa bermain bagus. Kita masyarakat Indonesia pasti dukung Jonatan untuk meraih medali emas,” ujarnya. Ginting yang mengalami kram kaki saat final beregu putra melawan tim Cina, gagal ke final.

Dari arena panahan yang melombakan empat nomor final, Indonesia hanya diwakili Diananda Choirunisa di nomor recurve perorangan putri. Pemanah asal Surabaya, Jawa Timur, itu, akan beradu jitu dengan Zhang Xinyan (Cina) dalam membidikkan anak panah ke sasaran untuk memperebutkan medali emas.

“Saya kira siapa pun yang lolos final merupakan atlet yang punya potensi merebut emas. Saya akan berusaha fokus untuk mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia,” kata Diananda.

Pelatih tim panahan Indonesia Denny Trisjanto mengatakan tekanan saat berlaga di babak final jauh lebih berat, tetapi ia optimistis Diananda sangat siap, termasuk dari segi mental tanding. “Semoga Diananda mampu menjaga itu,” ujarnya.

Upaya mengejar target medali emas juga berlangsung dari arena voli pantai yang mempertandingkan final putra di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan. Pasangan Ade Chandra Rachmawan/Mohammad Ashfiya akan menghadapi wakil Qatar, Ahmed Janko/Cherif Samba. Chandra/Ashfiya menjadi peluang terakhir bagi Indonesia untuk meraih medali emas voli pantai, setelah di kelompok putri mendapatkan medali perunggu.

Sedangkan dari sepak takraw yang mempertandingkan final nomor regu putra, tim Indonesia akan ditantang tim Negeri Jiran Malaysia. Tuan rumah berupaya mengejar medali emas pertama dari cabang olahraga yang banyak dimainkan wilayah Asia Tenggara ini.

Hingga menyelesaikan pertandingan hari ke-9 pada Senin (27/8), kontingen Indonesia sudah mengemas 22 medali emas, 15 perak dan 27 perunggu dengan menempati peringkat keempat. Jumlah medali emas itu melampaui target 16 keping yang dicanangkan.

Saat konferensi pers, Senin (27/8) sore, Imam Nahrawi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan doa kepada atlet-atlet Indonesia di arena Asian Games 2018. Menurut ia, hasil yang diraih pada pesta olahraga terbesar di Asia ini merupakan pencapaian luar biasa dari seluruh atlet yang berjuang sekuat tenaga dan totalitas membawa nama harum bangsa Indonesia di mata internasional.

“Prestasi raihan medali emas di Asian Games 2018 ini sangat bersejarah dan terbanyak sepanjang Indonesia mengikuti ajang ini,” tambahnya. (rci/red)

Terbaru

Populer