Beranda blog Halaman 1210

Indonesia Kembali Dipaksa Tunduk oleh Amerika Serikat

Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Presiden AS Donald Trump
Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Presiden AS Donald Trump

Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan superioritasnya dalam perdagangan global. Kali ini Indonesia yang menjadi korban hegemoni AS.

Dalam dokumen yang dipublikasikan Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) pada 6 Agustus 2018, AS meminta WTO menjatuhkan sanksi sebesar 350 juta dolar AS atau setara dengan Rp 5 triliun kepada Indonesia.

Permintaan untuk menjatuhkan sanksi kepada Indonesia ini dilakukan setelah sebelumnya Pemerintah AS mengajukan keberatan ke WTO terkait regulasi impor produk hortikultura dan peternakan yang diberlakukan oleh Indonesia.

Dalam nota keberatannya, intinya AS tidak mau lagi ada pengaturan tentang waktu untuk mengajukan perizinan impor dan tidak mau lagi ada waktu pemasukan komoditas. Gugatan tersebut dikabulkan. Indonesia sempat mengajukan upaya banding atas putusan tersebut tapi tak membuahkan hasil.

Bukan kali ini saja Indonesia kalah banding saat menghadapi AS di WTO. Pada 2011 silam, badan Dispute Settlement Body (DSB) WTO mementahkan gugatan Indonesia terkait larangan ekspor rokok kretek Indonesia ke AS.

Kemudian pada akhir 2017 lalu, Indonesia dinyatakan kalah dari AS dalam gugatannya di WTO terkait produk kertas yang diekspor ke AS. Gugatan yang dilayangkan Indonesia ini terkait pengenaan kebijakan anti-dumping dan anti-subsidi yang diterapkan AS atas produk-produk kertas berlapis (coated paper) asal Indonesia.

Dan, kali ini Indonesia kembali tak berkutik menghadapi AS di WTO. Keberatan AS terkait regulasi impor produk hortikultura dan peternakan ini telah dijawab oleh Indonesia melalui revisi aturan setingkat menteri.

Ada dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) dan dua Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) yang akhirnya direvisi pemerintah.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengeluarkan Permendag Nomor 64 Tahun 2018 tentang perubahan keempat atas Permendag Nomor 30 Tahun 2017 tentang ketentuan impor produk hortikultura. Serta Permendag Nomor 65 Tahun 2018 tentang perubahan ketiga atas Permendag Nomor 59 Tahun 2016 tentang ketentuan ekspor dan impor hewan dan produk hewan.

Sementara itu, Kementerian Pertanian (Kementan) telah merevisi peraturan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) yang tercantum dalam Permentan Nomor 38 Tahun 2017 menjadi Permentan Nomor 24 Tahun 2018. Selain itu, Kementan juga melakukan perubahan Permentan Nomor 26 Tahun 2017 menjadi Permentan 33 Tahun 2018 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu Segar.

Sekjen Kementan Syukur Iwantoro mengakui revisi aturan tersebut dilakukan guna mengikuti ketentuan WTO setelah adanya gugatan dari AS. Aturan tersebut diadukan oleh AS karena dianggap tidak sesuai dengan Appellate Body (AB) yang telah ditetapkan oleh WTO.

Agar selaras dengan ketentuan WTO. Setidaknya ada sembilan peraturan yang harus diubah pemerintah.

Pertama adalah pembatasan periode permohonan dan masa berlaku persetujuan impor produk hortikultura, pelarangan perubahan data jenis, jumlah produk impor yang diizinkan, ketentuan pelabuhan masuk serta asal negaranya, persyaratan realisasi impor sebesar 80 persen, dan pelarangan atau pembatasan impor produk hortikultura pada masa panen.

Kemudian, harus dimuat juga perihal persyaratan kapasitas dan kepemilikan fasilitas penyimpanan, pembatasan penggunaan penjualan dan distribusi produk impor, referensi harga cabai dan bawang merah segar untuk konsumsi, ketentuan produk hortikultura yang tidak dapat diimpor setelah 6 bulan masa panen, dan rezim perizinan impor produk hortikultura.

Dengan perubahan peraturan ini, maka akses pasar untuk produk makanan, tanaman dan produk hewan, termasuk apel, anggur, citrus, kentang, bawang, bunga, jus, buah kering, sapi, ayam dan daging sapi dari AS sudah terbuka. Kini Negeri Paman Sam tersebut bisa mengajukan izin dan memasukkan ketiga komoditas tersebut ke Indonesia setiap tahun.

Selama ini nilai perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat selalu surplus. Pada 2011, nilai ekspor Indonesia ke

AS mencapai 16,5 miliar dolar AS, sementara impor Indonesia dari AS 10,8 miliar dolar AS.

Di tahun 2012, nilai ekspornya mencapai 14,9 miliar dolar AS dan impornya 11,6 miliar dolar AS. Kemudian di tahun 2013, nilai ekspornya mencapai 15,7 miliar dolar AS dan impornya 9,1 miliar dolar AS.

Selanjutnya pada 2014, nilai ekspornya mencapai 16,5 miliar dolar AS dan impornya 8,2 miliar dolar AS. Pada tahun 2015, nilai ekspornya mencapai 16,2 miliar dolar AS dan impornya 7,6 miliar dolar AS. Kemudian pada 2016, nilai ekspornya mencapai 15,3 miliar dolar AS dan impornya 7,3 miliar dolar AS.

Kekalahan Indonesia di WTO ini tentunya akan berdampak signifikan pada industri pertanian di dalam negeri. Pasar domestik bakal dibanjiri oleh produk pertanian impor. Tak hanya produk dari AS tetapi juga akan dibanjiri produk-produk pertanian dari negara-negara anggota WTO lainnya.

Oleh Nidia Zuraya
Penulis adalah redaktur Republika

Ma’ruf Amin Berikan Pembekalan untuk Kader PDIP

Ma'ruf Amin saat diwawancarai beberapa awak media
Ma'ruf Amin saat diwawancarai beberapa awak media

JAKARTA,Tribun Riau- Bakal cawapres Ma’ruf Amin menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) PDI Perjuangan. Ma’ruf dijadwalkan memberikan arahan ke kader PDIP.

“Ma’ruf juga akan memberikan pembekalan dan ini pertama kali Ma’ruf bertemu dengan seluruh pengurus jajaran partai di seluruh provinsi PDIP,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristyanto di kantor DPP PDIP Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9/2018).

Hasto mengatakan Ma’ruf akan menyampaikan gagasannya sebagai pendamping Joko Widodo di Pilpres 2019. Selain itu, Ma’ruf juga akan memberikan strategi pemenangan dalam pemilu.

“Ma’ruf akan menyampaikan gagasan beliau sebagai pendamping pak Jokowi dan tentu saja ini kepemimpinan yang saling melengkapi. Ma’ruf sebagai pengayom akan beri arahan-arahan terkait strategi pemenangan pemilu hari ini,” tuturnya.

Rakornas PDIP juga akan membahas arahan-arahan yang disampaikan Jokowi sebelumnya. Arahan tersebut akan dirumuskan untuk pemenangan Pilpres dan Pileg.

Banjar – Shanda Puti Denata (23), warga Kota Banjar, Jawa Barat, meninggal dunia gegara ulah begal sadis di Kota Bandung. Pihak keluarga Shanda yang tengah dirundung sedih bercampur murka meminta aparat penegak hukum menindak tegas pelaku.

“Menurut saya dihukum mati sangat pantas. Banyak statemen tembak di tempat, tentu kami dari pihak keluarga sangat setuju tindakan itu. Karena itu (tembak ditempat) bisa membuat jera,” ujar Yushi Kusmayadi, ayah Shanda, saat dihubungi detikcom via telepon, Sabtu (1/9/2018).

Keluarga Shanda mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Hingga kini kawanan begal yang menewaskan mahasiswi STTP Bandung tersebut masih berkeliaran bebas.

“Harapannya, sangat berharap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum yang setimpal dengan perbuatannya. Kalau keinginan nafsu pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujar Yudhi Kusmayadi.

Tindakan tembak di tempat untuk begal diamini oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Dia setuju polisi menindak tegas para begal yang meresahkan.

“Jangan macam-macam di Kota Bandung. Saya setuju tembak di tempat saja. Kepada kepolisian, urusan begal ini jangan dikasihani,” katanya di Pendopo Kota Bandung, Jumat (31/8). (dtc/red)

Berakhir 2022, Kontrak Blok Sengkang Diperpanjang Lagi Hingga 20 Tahun

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar
Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar

JAKARTA,Tribun Riau- Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk memperpanjang pengelolaan Blok Sengkang oleh operator eksisting Energy Equity Epic (Sengkang) Pty Ltd selama 20 tahun setelah masa kontrak berakhir tahun 2022. Tidak ada kontraktor lain yang mengajukan proposal untuk pengelolaan blok tersebut.

Dengan diperpanjangnya Blok Sengkang ini, negara menerima signature bonus sebesar US$ 10 juta dan komitmen kerja pasti US$ 60 juta.

“Empat blok yang terminasi tahun 2022, satu yang clear yakni, Energy Equity Epic (Sengkang) di Blok Sengkang, itu diberikan ke Sengkang, operator lama atau eksisting dengan KKP (Komitmen Kerja Pasti) sebesar US$ 60 juta dan signature bonus US$ 10 juta,” ujar Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

“Perpanjangan kontrak diberikan pemerintah selama 20 tahun setelah masa kontrak berakhir,” lanjut Arcandra.

Arcandra menjelaskan, tahun 2022 mendatang terdapat empat blok yang akan habis masa kontraknya (terminasi). Ke-empat blok tersebut yakni, Coastal Plains and Pekanbaru (CPP), Sengkang, Tarakan, serta Tungkal.

Untuk saat ini Blok Sengkang memiliki wilayah kerja seluas 2,925.23 km dengan masa kontrak sampai dengan 24 Oktober 2022. Energy Equity EPIC (Sengkang) Pty. Ltd. mempunyai cadangan gas terbukti sebesar 800 BCF (billion cubic feet) dan memiliki sumber daya 2 TCF (trillion cubic feet).

Produksi gas rata rata Blok Sengkang periode bulan Januari hingga Juli 2018 sekitar 32 mmscfd. Sebagai gambaran, 1 mmscfd gas dapat menjadi bahan bakar untuk 4 MW pembangkit listrik. Jadi 32 mmscfd dapat dianalogikan setara dengan 128 MW pembangkit listrik. (dtc/red)

Tiga Kapal Vietnam Ditangkap, 1 Ditenggelamkan

Ilustrasi- Penangkapan Kapal Ilegal
Ilustrasi- Penangkapan Kapal Ilegal

JAKARTA,Tribun Riau- Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap 3 kapal ikan berbendera Vietnam dalam operasi di Perairan Natuna. 1 Kapal ikan vietnam itu tenggelam karena berusaha kabur dan menabrak kapal patroli KKP.

Dalam rilis KKP yang diterima detikcom, Sabtu (1/9/2018), awalnya ada 4 kapal yang melakukan patroli rutin di perairan natuna. 4 Kapal tersebut terdiri dari Kapal Orca 1, Kapal Paus, Kapal Hiu 11, dan Kapal HMC01.

Salah satu dari 3 kapal ikan Vietnam tersebut tidak mau berhenti saat akan diperiksa Kapal Orca 1. Satu kapal tersebut bahkan menghadang dan memotong haluan dari sisi kanan lambung Kapal Orca 1.

“Sehingga terjadi benturan yang menyebabkan KIA (Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam) tenggelam. Semua ABK KIA 6 orang diselamatkan ke Kapal Hiu 11,” lapor rilis tersebut.

Petugas kemudian berhasil mengamankan 1 kapal ikan Vietnam lainnya beserta 12 orang anak buah kapal (ABK) yang berasal dari 2 kapal. Selanjutnya Kapal Orca 1 dan Kapal Hiu 11 mengawal 1 kapal Vietnam dan 12 ABK tersebut ke Pontianak.

“Kami belum menerima laporan detail terkait dampak yang terjadi pada KP Orca 1 akibat benturan dengan KIA. Kami laporkan juga bahwa terpantau Vietnam Coastguard mengawal puluhan KIA Vietnam hingga ke Grey Area,” ungkap rilis tersebut.

Hingga saat ini Kapal Paus dan HMC 01 masih terus melakukan operasi di sisi barat Laut Natuna untuk mengawasi pergerakan kapal ikan asing lainnya. (dtc/red)

Mubes I FOSWAR Rohul, Yusrizal Thamrin Kembali Terpilih

Anggota Kehormatan FOSWAR Rohul H. Sarkawi, SE serahkan hasil Mubes kepada ketua Foswar yang terpilih Yusrizal Tamrin Tambusai
Anggota Kehormatan FOSWAR Rohul H. Sarkawi, SE serahkan hasil Mubes kepada ketua Foswar yang terpilih Yusrizal Tamrin Tambusai

ROKAN HULU,Tribun Riau- Melalui Sidang Musyawarah Besar (Mubes) I, Yusrizal Thamrin Tambusai kembali terpilih sebagai Ketua Forum Solidaritas Wartawan (FOSWAR) Rokan Hulu (Rohul) periode 2018-2021.

Sidang Mubes I FOSWAR Rohul dipimpin Anggota Kehormatan FOSWAR Rohul H. Sarkawi, SE digelar di kantornya di Jalan Tuanku Tambusai Pasir Putih, Desa Pematang Barangan, kecamatan Rambah, kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Pasirpangaraian, didampingi Fahrin Waruwu, dan Ari Gunawan dari unsur pengurus demisioner.

Yusrizal terpilih melalui pemilihan yang alot, dihadiri para pengurus dan anggota dengan memperoleh 10 suara, lebih banyak dari dua calon Ketua FOSWAR Rohul lain yang‎ maju, yakni Ari Gunawan Sitepu dan Darmansyah.

Usai terpilih, Yusrizal dalam sambutan mengucapkan terima kasih karena dirinya kembali diberi amanah sebagai Ketua FOSWAR Rohul untuk kedua kalinya.

“Saya terus berusaha‎ untuk memajukan FOSWAR Rohul lebih baik lagi ke depan,” ujar putra Kecamatan Tambusai ini, dan menambahkan akan sesegera mungkin menyusun kepengurusan baru.

‎Pada Mubes pertama tersebut juga dilakukan pengesahan keanggotaan baru, yaitu Sumadi Hasibuan, Dewa, dan Hermanda.

“Untuk pelantikan pengurus rencananya bulan Oktober 2018 nanti, sempena acara Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik‎,” pungkas Yusrizal Thamrin. (Mad)

Sudutkan Etnis Rohingya, Militer Myanmar Terbitkan Foto Palsu

Militer Myanmar di negara bagian Rakhine yang merupakan wilayah Muslim Rohingya tinggal
Militer Myanmar di negara bagian Rakhine yang merupakan wilayah Muslim Rohingya tinggal

YANGON, Tribun Riau- Tentara Myanmar menerbitkan sebuah buku yang menceritakan tentang krisis Rohingya. Dalam buku itu terdapat foto-foto yang menggambarkan kekejaman oleh Rohingya.

Sebuah foto hitam-putih menunjukkan seorang lelaki berdiri di atas dua mayat, sambil memegang alat pertanian. “Bengali membunuh etnis lokal secara brutal”, tulis keterangan di bawah foto.

Foto itu muncul di bagian buku yang mencakup kerusuhan etnis di Myanmar pada 1940-an. Keterangan foto menyebutkan bahwa umat Buddha dibunuh oleh Rohingya. Rohingya disebut sebagai “Bengali” untuk menyiratkan bahwa mereka adalah imigran gelap.

Reuters melakukan pemeriksaan untuk mengecek keaslian foto itu. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa foto itu diambil selama perang kemerdekaan Bangladesh 1971. Saat itu ratusan ribu orang Bangladesh dibunuh oleh pasukan Pakistan.

Ini adalah salah satu dari tiga foto yang muncul dalam buku itu. Buku diterbitkan pada Juli oleh departemen militer hubungan masyarakat Myanmar. Foto itu telah disalahpahami sebagai gambar arsip dari negara bagian barat Rakhine.

Bahkan, Reuters menemukan dua foto aslinya diambil di Bangladesh dan Tanzania. Foto ketiga diberi label palsu karena menggambarkan Rohingya memasuki Myanmar dari Bangladesh. Padahal kenyataannya para migran meninggalkan negara itu.

Juru bicara pemerintah Zaw Htay dan juru bicara militer tidak dapat dihubungi untuk mengomentari keaslian gambar-gambar itu. U Myo Myint Maung, sekretaris tetap di Kementerian Penerangan, menolak berkomentar. Ia mengaku belum membaca buku itu.

Buku setebal 117 halaman itu berjudul “Myanmar Politics and the Tatmadaw: Part I”. Isi buku menceritakan narasi militer Agustus tahun lalu, ketika sekitar 700 ribu Rohingya melarikan diri ke Bangladesh.

Menurut badan-badan PBB, peristiwa ini memicu adanya pembunuhan massal, perkosaan, dan pembakaran. Tatmadaw adalah nama resmi militer Myanmar.

Sebagian besar konten bersumber dari unit informasi “True News” militer. Unit ini sejak awal krisis telah menyebarkan berita yang mendukung tentara. Sebagian besar berita disebarkan melalui Facebook.

Buku ini dijual di seluruh toko buku di ibu kota Yangon. Seorang anggota staf di Innwa, salah satu toko buku terbesar di kota itu, mengatakan 50 eksemplar buku yang dipesan telah terjual habis. Tetapi toko tidak memiliki rencana untuk memesan lebih banyak. “Tidak banyak orang yang mencarinya,” kata penjual buku itu.

Pada Senin, Facebook melarang panglima militer dan pejabat militer lainnya menggunakan sosial media itu untuk mengobarkan ketegangan etnis dan agama. Pada hari yang sama, PBB menuduh Jenderal Senior Min Aung Hlaing melakukan aksi mengarah genosida. PBB merekomendasikan dia dan pejabat senior lainnya dituntut atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dalam buku barunya, militer membantah tuduhan pelanggaran. Militer menyalahkan kekerasan pada “teroris Bengali” yang dikatakannya bermaksud membentuk negara Rohingya bernama “Arkistan”.

Serangan oleh militan Rohingya yang menyebut diri mereka Arakan Rohingya Salvation Army disebut sebagai pemicu gerakab militer pada Agustus 2017 di negara bagian Rakhine. Para penyelidik PBB mengatakan 10 ribu orang telah tewas.

Buku ini juga berusaha menelusuri sejarah Rohingya yang membuat mereka menjadi penyelundup dari Bangladesh. Rohingya menganggap diri mereka sebagai penduduk asli Myanmar barat.

Dalam pengantar buku itu, penulis, yang terdaftar sebagai Letnan Kolonel Kyaw Kyaw Oo, mengatakan teks tersebut disusun menggunakan “foto dokumenter” dengan tujuan “mengungkap sejarah orang Bengali”.

“Dapat ditemukan bahwa setiap kali terjadi perubahan politik atau konflik bersenjata etnis di Myanmar, orang-orang Bengali menganggapnya sebagai peluang,” tulis buku itu. Ia menambahkan, umat Islam mengambil keuntungan dari ketidakpastian transisi demokrasi di Myanmar untuk memicu “pertikaian agama”. (rci/red)

Lombok Kembali Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,1

Kondisi beberapa rumah di Lombok pasca gempa beberapa minggu yang lalu
Kondisi beberapa rumah di Lombok pasca gempa beberapa minggu yang lalu

MATARAM, Tribun Riau- Gempa kembali mengguncang Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (31/8) sekira pukul 10.37 Wita. Pantauan wartawan di lapangan, gempa membuat sejumlah warga yang tengah berada di Mapolda NTB di Jalan Langko, Kota Mataram, NTB, berlarian keluar ruangan karena gempa.

Seorang warga Mataram, Amri, mengaku kaget dengan guncangan gempa. Saat kejadian, Amri sedang berada di kantin Polda NTB.”Langsung keluar kita karena tadi didorong sama teman yang panik, lumayan terasa gempanya,” ujar Amri.

Kata Amri, sejatinya kondisi kantin tidak dalam bahaya karena beratapkan seng dengan struktur bangunan yang relatif aman.”Kalau roboh paling hanya tertimpa seng, tapi namanya kaget ya keluar dulu lah,” lanjutnya.

BMKG merilis gempa dengan magnitudo 5,1 terjadi pada pukul 10.37 Wita dengan letak episenter gempa berada pada 23 km Barat Laut Mataram dengan kedalaman 10 Km.

Sudah sebulan lebih bencana gempa bumi mengguncang Pulau Seribu Masjid, julukan Pulau Lombok. Berdasarkan rilis Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Rabu (29/8) lalu. disebutkan sudah ratusan gempa yang terjadi di Lombok, sehingga memiliki dampak yang sangat besar dan telah menelan ribuan korban.

Jika memandang hamparan tanah Lombok dari rekaman aerial, terlihat jelas begitu besarnya dampak dari rentetan gempa bumi yang telah menghantam Lombok. Tercatat sejak Ahad (29/7) bulan lalu, gempa mulai mengguncang Lombok. Rentetan gempa juga terus terjadi setelah itu, hingga paling besar terjadi tepat satu pekan setelahnya, Ahad (5/8) petang.

Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu wilayah yang terdampak gempa parah. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) – Aksi Cepat Tanggap (ACT) per tanggal 27 Agustus 2018, korban meninggal mencapai angka 417 jiwa.

Bangunan rusak bertengger di angka 24.989 dengan jumlah pengungsi 134.235 jiwa. Angka itu belum diakumulasikan dengan wilayah lain yang tak kalah hancur akibat gempa yang bertubi-tubi menghantam Lombok beberapa pekan belakangan.

Di Mataram, DMII-ACT mencatat 13 orang kehilangan nyawa akibat tertimpa bangunan saat gempa. Tenda-tenda berdiri di sepanjang jalan perkotaan di Mataram. Jika ditotal, tak kurang dari 18.894 jiwa menempati tenda-tenda terpal berwarna biru. Mereka kehilangan 754 rumah.

Bersebelahan dengan Mataram, tepat di Lombok Barat menjadi wilayah yang memiliki kerusakan rumah paling banyak. Mencapai 46 persen rumah rusak atau 25.546. Rumah dengan kondisi rusak berat sebanyak 12.193 unit, sedangkan rusak sedang hingga ringan di angka 13.353. Wilayah Lombok Barat yang cenderung perkotaan menyimpan 116.453 pengungsi yang mendirikan tenda di berbagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Lombok Utara ini.

Di Lombok Timur yang menjadi pusat gempa berkekuatan 6,9 SR pada Ahad (19/8) per 27 Agustus ini, tercatat 26 orang meninggal dunia dan 104.060 jiwa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal dan trauma akan runtuhan bagunan. Rumah rusak dengan tingkat berat berjumlah 4.772 unit sedangkan ringan mencapai lebih dari 10 ribu lebih.

Sedangkan untuk wilayah Lombok Tengah, dua orang meninggal dunia. Di kabupaten yang menjadi tempat Bandar Udara Praya ini mungkin agak jarang dilihat kompleks pengungsian di tepian jalan. Mereka hanya mengungsi di sekitaran rumah yang masih berdiri lantaran trauma akan gempa yang melanda berkali-kali. Data DMII-ACT mencatat 13.887 warga Lombok Tengah mengungsi dan 4.767 rumah mengalami kerusakan, sembilan di antaranya mengalami rusak berat.

Gempa tak hanya dirasakan masyarakat Lombok, tetapi juga Pulau Sumbawa. Sumbawa pada Ahad (26/8) diguncang gempa dengan magnitudo 5,1. Terdata tujuh orang meninggal dunia akibat gempa yang melanda Lombok dan Sumbawa ini. Rumah rusak mencapai 6.236. (rci/red)

Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam DAKBP Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

ROHIL, Tribun Riau- Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan Pujud (DAKBP) menerima mahasiwa baru sebanyak 35 mahasiswa, dengan jurusan Ekonomi dan juruaan Agama Islam, Jum’at (31/08/2018).

KH.Syafril SE MSi sebagai Direktur Kampus II Perguruan Tinggi Agama Islam Dar Aswaja Kasang Bangsawan Pujud saat dikonfirmasi melalui via telpon selulernya mengatakan, penerimaan mahasiswa tahap awal tahun ini khususnya untuk wilayah Kasang Bangsawan Pujud sebanyak 35 mahasiswa.

“Penerimaan mahasiswa untuk tahap awal Tahun 2018 ini diistimewakan, karena semua mahasiswa digratiskan selama Empat Tahun, karena dibiayai dari usaha dagang SP tunggal HKBS Kasang Bangsawan Pujud,”terangnya.

“Adapun calon mahasiswa Kampus II perguruan tinggi agama islam dar aswaja Kasang Bangsawan Pujud ini berasal dari siswa Kecamatan Pujud,siswa Kecamatan Tanjung Medan,siswa Kecamatan Tanah Putih,Kecamatan Rimbo Melintang serta siswa dari Kecamatan Kubu,” jelasnya.

Dilanjutkan KH.Safril SE MSi,untuk untuk penerimaan mahasiswa Kampus II perguruan tinggi agama islam dar aswaja tahap ke Dua tahun 2018 ini dibuka untuk umum dilaksanakan melalui jalur Mandiri, dengan penerimaan mahasiswa sebanyak Seratus mahasiswa, dengan Dua jurusan, jurusan pendidikan sebanyak 50 mahasiswa, dan jurusan ekonomi sebanyak 50 mahasiswa.

Penerimaan mahasiswa melalui jalur Mandiri ini terbuka untuk umum yang dipanitiai oleh Ibu Titik Pujawati dan Dirut Kampus II perguruan tinggi agama islam dar aswaja Kasang Bangsawan Pujud KH.Syafril SE MSi. “Untuk biaya penerimaan mahasiswa tahap kedua ini dengan uang pendaftaran Rp.500.000 saja, dan dengan membayar uang semester sebanyak Rp.1.500.000, untuk sistem pembayaran uang semester ini bisa dicicil atau diangsur,” tambah KH.Syafril SE MSi.

“Kampus II perguruan tinggi agama islam dar aswaja Kasang Bangsawan Pujud ini cabang dari Kampus I perguruan tinggi agama islam Kecamatan Kubu yang dikelola oleh Rektor Usman Saufi SAg MPd yang sudah ada izin dan legalitasnya serta sudah terakreditasi C,” terangnya.

Harapannya, kedepan bisa membantu siswa-siswa yang kurang mampu, jauh dari orang tua dan bisa merekrut tamatan-tamatan siswa dari SLTA, siswa dari Madrasah Aliyah, serta siswa dari Smk khususnya di wilayah Kecamatan Pujud dan Kecamatan Tanjung Medang. (toni)

Resmi Dibawah KONI Kampar, PERPANI Raih Prestasi Gemilang

KAMPAR,Tribun Riau- Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) bersama 3 Cabor lainya mengikuti sidang pada rapat anggota KONI Kampar 2018 secara aklamasi resmi masuk kepada cabor yang berada pada naungan KONI Kampar, PERPANI Kampar yang diketua Syahrul Aidi baru setahun terbentuk namun telah memberikan banyak prestasi dan medali bagi prestasi olah raga di Kabupaten Kampar, Jumat(31/8).

Sekretaris PERPANI Kampar Delvin di hadapan ketua sidang yang dipimpin Ketua KONI Kampar Abdul Gafar beserta seluruh pengurus dan dihadiri peserta dari 26 Cabang Olahraga yang melaksanakan Rapat Anggota KONI Kabupaten Kampar tahun 2018 memaparkan keseriusan Perpani dalam hal Pembinaan Atlet Panahan di Kabupaten Kampar.

“Pengurus Cabang Persatuan Panahan Nasional indonesia (Perpani) Kabupaten Kampar yang dilantik pada minggu 13 Agustus 2017 yang lalu dan dihadiri Ketua Koni Kampar Abdul Gafar dan Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto bahkan langsung menggelar Kejuaraan Panahan Piala Bupati Kampar 2017 di Gedung Mahligai Bungsu, ini merupakan wujud eksistensi PERPANI Kampar dalam melaksanakan Komitmennya. Kedepan PERPANI fokus untuk mengikuti Kejurda untuk tahun 2018 yang diadakan di Rengat,Inhu tanggal 5-7 Oktober 2018,” Papar Delvin

PERPANI Kampar bersama 3 Cabor lainnya yaitu Cabor Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI), Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN), Cabor Persatuan Olahraga Billyard Seluruh Indonesia (POBSI) melakukan pemaparan visi dan misi dalam keseriusannya melakukan pembinaan atlet di cabor masing-masing.

Sementara itu Humas PERPANI Kampar Dino Aritaba menjelaskan bahwa selama ini PERPANI Kampar telah melakukan berbagai pembinaan di bidang panahan dan memiliki pelatih panahan yang konsisten melakukan pembinaan seperti Bayu yang mengabdikan diri di wilayah Kecamatan Tapung dan memiliki banyak potensi atlet untuk dikembangkan.

“Pada Kejurda Panahan ke 1 di Siak kita dapat medali perunggu perorangan dan perunggu untuk beregu, kami mempunya atlet baik perorangan nasional dan beregu nasional, Kalau di kejuaraan lain sudah banyak medali yg di dapat seperti UNRI Open 2 Emas 2 Perak 3 Perunggu. Tabrani Open 3 Emas 2 Perak. Dumai Open 2 Emas 1 Perunggu. dan tahun ini ada 3 Atlit Panahan Kampar yang akan mengikuti seleksi untuk PON 2020 di Papua mendatang,” ungkap Aritaba.

Saat ini, PERPANI Kampar terus melakukan pembinaan dan kedepan semoga dapat ikut serta dalam Kejurda untuk tahun 2018 di yang diadakan di Rengat Kabupaten Indragiri Hulu tanggal 5-7 Oktober 2018 mendatang. (hbi)

Sudah Nikah? Pengen Kulit Lebih Cerah? Yuk Simak Disini

Tribun Riau- Berhubungan seksual ternyata tidak hanya dapat meningkatkan keintiman dengan pasangan. Lebih jauh, ada banyak manfaat kesehatan yang bisa di dapat jika seseorang aktif atau rutin melakukannya.

Manfaat kesehatan yang paling sering diketahui yaitu dapat membantu membakar kalori layaknya berolahraga. Namun selain itu, baru-baru ini juga dikabarkan bahwa aktivitas seks memiliki dampak positif terhadap kulit.

“Selama aktivitas seksual khususnya setelah orgasme, tubuh akan melepaskan serotonin, dopamine, oksitosin dan prolaktin,” kata Shirley Chi, MD, seorag dermatolog yang berbasis di California, dilansir dari Good and Well.

Menurut Chi, ketiga hormon ini bertugas mengurangi dampak dari hormon stres, kortisol, yang terdapat di dalam tubuh. Hormon-hormon yang dilepaskan usai orgasme ini juga bisa menciptakan rasa relaksasi.

Tentu, stres merupakan salah satu faktor yang dapat membuat masalah menjadi terasa semakin runyam dan menjengkelkan. Maka berhubungan intim dengan pasangan adalah solusi mengurangi stres tersebut.

“Jerawat muncul karena ada rangsangan stres, semakin stres Anda, maka kulit akan semakin banyak memproduksi minyak yang bisa berujung pada pembentukan jerawat,” jelas Chi.

Hormon-hormon yang tidak seimbang merupakan faktor lain yang bisa menyebabkan jerawat. Chi menjelaskan, jerawat berasal dari ketidakseimbangan hormon testosteron dan esterogen.

Sekali lagi, aktivitas seksual bisa menjadi solusinya. “Aktivitas seksual dapat meningkatkan sirkulasi dimana hal itu baik untuk menghilangkan racun dari kulit,” kata Chi. (rci/red)

Terbaru

Populer