Hukrim Nipu Warga Sendiri, Ini Alasan WN China Pilih Indonesia Sebagai Markas

Nipu Warga Sendiri, Ini Alasan WN China Pilih Indonesia Sebagai Markas

BERBAGI
Polisi mendata pelaku penipuan WN China di Komplek Mega Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Polisi mendata pelaku penipuan WN China di Komplek Mega Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Tribunriau- Untuk melancarkan aksi penipuan terhadap warga negaranya sendiri melalui sambungan telepon, belasan warga negara (WN) China memilih Indonesia sebagai markas.

Ada alasan tertentu mengapa Indonesia menjadi pilihan WN China tersebut.

“Ini sistem yang paling mudah, yang pertama Indonesia ini jaringannya paling gampang. Jaringan internet di sini paling mudah,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (25/11) dilansir Kumparan.

Selain itu, lanjut Yusri, Indonesia dipilih lantaran banyak masyarakat keturunan China di Indonesia. Ini membuat masyarakat tak begitu curiga dengan keberadaan mereka.

“Yang kedua, Indonesia, kulit mereka sama, banyak keturunan China di sini, makanya mereka enggak terlalu mudah dicurigai oleh warga-warga di sini,” kata dia.

Yusri mengatakan, kasus ini melibatkan WN Asing dan rata-rata korbannya juga WN asing. Total ada belasan WN China yang ditangkap, termasuk seorang WNI.

Keenam lokasi tersebut yakni Griya Loka BSD; Komplek Mega Kebon Jeruk; Kemanggisan; Pantai Indah Kapuk; Perumahan Intercon, Jakarta Barat; dan Tambora, Jakarta Barat. (red)