Nelayan Indonesia Terusir, Ini Sindiran Ferdinand ke Prabowo

Tribunriau- Viralnya video yang memperlihatkan kapal-kapal asing mengusir nelayan Indonesia di perairannya membuat politikus Ferdinand Hutahaean menyindir Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

“Kita punya Menhan yg GALAKNYA dulu saat kampanye bahkan membuat kuatir pihak asing kalau dia Presiden. Kita punya Men Kelautan yg jg mantan tentara anak buah sang Menhan,” sindir Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2, Minggu (29/12/2019).

Kapal-kapal ikan asing dari Vietnam dan China itu semakin berani. Bahkan kapal coast guard China turut mengawal kapal-kapal ikan dari negaranya yang mencuri di perairan Indonesia.

“Tp mengapa nelayan kita terusir dinegerinya olh bangsa asing? @kkpgoid @Kemhan_RI,” cuit Ferdinand mengakhiri.

Dilansir Kumparan, pengirim video terusirnya para nelayan, Herman mengatakan, pada 26 Oktober 2019 anggota kelompoknya sempat diusir oleh kapal coast guard China, padahal sedang berada di wilayah Indonesia.

“Coast guard China ikut mengawal, ngusir nelayan anggota saya. Padahal nelayan saya dikasih peta TNI AL, berdasarkan peta itu masih di laut kita,” ujar Herman dilansir kumparan, Minggu (29/12).

Berdasarkan data Automatic Identification System (AIS) pada 28 Desember 2019, kapal coast guard China yang mengawal kapal ikan asing berada sekitar 3.8 Nautical Miles dari Garis Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia-Malaysia.

Menurut pantauan nelayan dari kelompok Herman, rata-rata kapal ikan asing yang masuk ke Natuna berukuran di atas 30 Gross Ton (GT) dan menggunakan pukat harimau (trawl).

Kapal-kapal asing memiliki ‘kapal induk’ yang bersiaga di perbatasan. Kapal-kapal ini memindahkan hasil tangkapannya ke kapal induk lalu kembali masuk ke perairan Natuna untuk mencuri ikan. Selain dari China, banyak juga kapal ikan asing dari Vietnam.

Herman mengaku sudah melaporkan kejadian ini ke aparat keamanan.

“Sudah dilaporkan ke perwira tinggi di Natuna, termasuk di Jakarta. Katanya sudah ada KRI yang patroli di Natuna. Tapi kok masih banyak kapal ikan asing bebas lewat di laut kita?” ujarnya heran.

Pihaknya berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengusir kapal-kapal ikan asing yang menjarah kekayaan Laut Natuna.

“KRI harus standby di perbatasan. Kok kapal asing bebas lewat di laut kita? Kok didiamkan,” tanyanya. (red)

https://twitter.com/FerdinandHaean2/status/1211280298257707009?s=19