Semesta Riau Masyarakat Tanjung Leban Pertanyakan Masalah Tapal Batas Bengkalis dan Dumai

Masyarakat Tanjung Leban Pertanyakan Masalah Tapal Batas Bengkalis dan Dumai

BERBAGI

Bengkalis, Trihunriau – Masalah tapal batas sering menjadi persoalan yang panjang bagi masyarakat yang bertikai bahkan bisa puluhan tahun persoalan itu tidak ada selesai.Termasuk masalah tapal batas antara Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai masih menjadi persoalan yang panjang, diperkirakan sudah sekitar 20 tahun. 

Terkait dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berjanji akan segera menyelesaikan masalah tapal batas dengan Kota Dumai.

Demikian disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso saat menerima audiensi dengan warga Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana terkait tapal batas antara Kabupaten Bengkalis dengan Kota Dumai, Jumat (23/04/21).

Wakil Bupati meminta kepada utusan masyarakat, untuk memberikan penjelasan terkait tapal batas antara Kabupaten Bengkalis dengan Kota Dumai.

Lalu, Kepala Desa Tanjung Leban Atim mengatakan, permasalahan yang terjadi di perbatasan antara Desa Tanjung Leban dan Kota Dumai sangat memprihatinkan, mengingat hingga saat ini belum ada kejelasan terkait sengketa tapal batas wilayah Bengkalis dan Kota Dumai.

“Permasalahan tersebut sangat serius, ini akan mengancam kehidupan warga kami, bahkan sudah memicu konflik yang serius,” ungkap Atim.

Kemudian Wabup mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, wajib memberi rasa tenteram serta menjaga warganya supaya hidup aman damai dan sejahtera, untuk itu Bupati Bengkalis dan Wakil Bupati Bengkalis sangat serius menanggapi terkait sengketa permasalahan wilayah perbatasan antara Kabupaten Bengkalis dengan Kota Dumai.

“Kami janji serta konsen akan segera menyeselesaikan permasalahan tersebut, karena ini menyangkut kepenting orang banyak serta menjamin rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitasnya sehari-sehari,” terang Bagus.

 Diteruskan Wabup, mari selesaikan permasalahan ini dengan cara  duduk bersama, kasus perbatasan wilayah Bengkalis dan Dumai tersebut sudah terjadi sejak lama. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan Kasmarni- Bagus bisa diselesaikan dengan baik, tentu tidak terlepas dukungan serta kerjasama dari semua pihak.

“Kami juga minta kepada dinas terkait untuk segera mengambil langkah-langkah yang ril untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, karena ini akan merugikan hak orang banyak, terutama bagi warga yang memiliki kebun atau lahan disekitar perbatasan,”kata Bagus.

“Dan lebih bingungnya lagi, susah untuk membangun di daerah yang belum jelas batas wilayahnya, jadi kami minta kepada semua pihak tolong kerjasamanya supaya kasus ini segera teratasi,” pinta Bagus.

Diakhir pertemuan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso meminta jajarannya untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, dengan membuat laporan kepada Bupati Bengkalis.

Tampak pertemuanitu dihadiri Kepala BPN Bengkalis, Camat Bandar Laksamana serta sejumlah pejabat tinggi pratama dan administrator di lingkup Bengkalis (jlr/disk).