Lingkungan LIRA Rohil: PT.MAM Langgar UU Kehutanan

LIRA Rohil: PT.MAM Langgar UU Kehutanan

10
BERBAGI

Rohil-Tribunriau- PT. Mekar Abadi Mandiri (PT. MAM) diduga melanggar Undang-undang (UU) Kehutanan, pasalnya, perusahaan tersebut diduga sudah membabat hutan mangrove di tepian Sungai Kubu, Rokan Hilir (Rohil)

Demikian dikatakan Bupati Lira Rohil, Zacky Al Masry, Senin (24/7/2017).

“Beberapa orang masyarakat Kubu memberikan informasi ke kami, Mendengar adanya pembabatan Mangrove, Kami langsung turun ke lapangan untuk memperoleh kebenaran dari apa yang disampaikan masyarakat, ternyata informasi itu benar,” kata Zacky.

Zacky juga menyatakan bahwasanya masyarakat Kubu meminta organisasi yang dipimpinnya untuk menyelesaikan kasus pembabatan hutan mangrove yang merugikan masyarakat tempatan tersebut.

“UU itu menempatkan hutan mangrove sebagai sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil (Pasal 1 ayat 4), dan ada ancaman pidana terhadap penebangan dan perusakan hutan mangrove,” ujarnya.

Untuk mengetahui lebih jauh terkait hal tersebut papar Zacky, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan salah seorang anggota Syahbandar. “Dia mengatakan PT.MAM  melakukan penebangan yang sudah terkeruk 40 meter ke darat, diduga sudah memperoleh izin dari pemerintah setempat,” jelasnya.

Yang lebih mengejutkan lagi, lanjut Zacky, tanah yang ditanami pohon Mangrove tersebut sudah ada suratnya. “Inikan jelas melanggar aturan,” kesalnya sembari mengatakan 500 meter dari bibir pantai dan tidak dalam wilayah konservasi tidak boleh dirusak atau digunakan untuk hal yang akan merusak ekosistem.

“Untuk itu atas nama masyarakat Kubu,kita minta kepada pemerintah Rokan Hilir dan Aparat penegak Hukum agar menindak tegas terhadap siapa pun yang merusak ekosistem Mangrove sesuai dengan undang undang yang berlaku,”pintanya.Dikatakan zacky Penebangan tersebut akan dibuat pelabuhan untuk pengangkutan dan penurunan material pekerjaan Proyek APBD Provinsi Riau.(TO)