Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Hanya sekitar 500 meter lagi sampai dirumah orangtuanya, namun nasib tidak beruntung, Y (13) akhirnya meninggal dunia di RS Permatahati Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (04/02/22) siang.
Kematian Y (13) akibat terjadinya kecelakaan lalulintas di Jl.Gajahmada KM 6,5 Sebanga-Duri antara sepedamotor dengan mobil dump truck, yang berada di wilayah Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, dan Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Yangmana korban Y (duduk di kelas 1 SMPN 6 Mandau) sekitar pukul 10.30 WIB di Jl.Gajahmada KM 6 Sebanga-Duri, tepatnya depan akses masuk ke sekolah SMPN 6 Mandau, pas pulang sekolah bersama temannya/anak tetangga (laki-laki) sedang berjalan mau pulang ke rumah di KM 7 Sebanga-Duri. Berketepatan kakaknya Lestari mengendarai sepedamotor Yamaha berboncengan dengan temannya Sri Despita, yang juga baru pulang sekolah dari SMAN 1 Mandau, sedang melintas di KM 6, sehingga membawa korban Y duduk paling depan, dan dibelakangnya Lestari (pengemudi) teman sekolah korban Y/anak tetangga (laki-laki), dan Sri Despita paling belakang, berangkat menuju pulang ke rumah bersama di KM 7 Sebanga-Duri.
“Dalam perjalanan pulang kami beriringan dengan teman anak sekolah pengendara 2 sepeda motor, tepatnya di tikungan manis KM 6,5 Sebanga-Duri, datang dari arah berlawanan KM 7 satu unit mobil dump truck BM 8351 MA dengan kecepatan tinggi, dan terjadilah kecelakaan itu,” terang Sri Despita kepada 3 polantas dan wartawan di teras samping Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) samping rumah korban Y.
Akibat kecelakaan itu, korban Y mengalami luka robek lebar (dalam) di pahak kaki kanan, sedangkan Lestari (pengemudi), Sri Despita, dan teman sekolah SMP korban, hanya mengalami luka lecet di tangan dan kaki saja.
Menurut sumber dari beberapa warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, setelah kejadian itu, warga dari KM 7 pun berdatangan setelah adanya info dari pengendara yang sedang lewat di lokasi kejadian dan mengenali korban.Para korban dibawa warga pakai mobilnya langsung ke Rumah Sakit Permatahati Duri untuk mendapatkan pertolongan medis.Namun, setelah ditangani pihak tim medis, korban Y dinyatakan meninggal dunia.

“Kami tidak menemukan supir mobil dump truck, mungkin langsung melarikan diri setelah kejadian, meninggalkan mobil dan kunci kontak di tempat kejadian,” kata beberapa warga di TKP.
Pihak polisi lalulintas (Polantas) Polres Bengkalis sudah beberapa kali dihubungi warga setempat dan wartawan melalui nomor selulernya setelah kejadian laka itu, baru datang sekitar pukul 13.15 WIB untuk identifikasi dilapangan dan menanyakan kepada saksi korban dan warga.

Sementara kemacetan lalulintas di tempat kejadian laka sudah berlangsung hampir 3 jam.Warga banyak juga yang menggerutu, kenapa lamban datangnya pihak polantas.Apalagi dengan teriknya panas matahari.
Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Hairul Hidayat melalui nomor WA Kanit Laka Ipda Yopi Ferdian, ketika dikonfirmasi tribunriau.com belum dijawab.Mobil dump truck dan sepedamotor sudah dibawa ke kantor Satlantas Polres Bengkalis Jl.Pipa Air Bersih 125 Duri.(jlr).











