Hukrim Kasus Peningkatan Jalan di Bengkalis, 8 Orang Diperiksa KPK

Kasus Peningkatan Jalan di Bengkalis, 8 Orang Diperiksa KPK

11
BERBAGI
Proses pemeriksaan saksi oleh tim Penyidik KPK
Proses pemeriksaan saksi oleh tim Penyidik KPK

PEKANBARU, Tribun Riau- Gedung utama yang tepat berada di dalam Mako Brimob Polda Riau, Selasa (5/6/2018) siang dijadikan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‘markas’ untuk memeriksa saksi-saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis, Riau TA 2013-2015.

Diketahui, jumlah saksi yang tengah diperiksa oleh penyidik KPK saat ini baru ada 7 orang, yang semula ditetapkan ada 8 orang. Semuanya berada di dalam satu ruangan lantai II. Belum jelas nama-namanya siapa saja.

Dari pantauan sementara, satu dari beberapa orang yang sedang diperiksa, diketahui bernama Syarifuddin selaku Kadis Cipta Karya Dinas PU Bengkalis (saat itu). Tapi dapat dipastikan, tidak tampak kehadiran Bupati Bengkalis Amril Mukminin di ruangan tersebut.

“Ada delapan orang yang diperiksa hari ini. Tapi baru ada 7 saksi yang datang,” sebut AKBP Hendri Christian, salah seorang penyidik KPK yang keluar dari ruangan penyidikan.

Dalam pemeriksaan ini, Hendri enggan berkomentar banyak maupun menyebutkan nama-nama saksi yang diperiksanya saat ini dan katanya, satu orang saksi belum datang.

Hal senada juga disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Dia menyebutkan hari ini agenda pemeriksaan terhadap 8 saksi di Mako Brimob Polda Riau.

“Ini terkait penyidikan dalam kasus di Bengkalis,” ujar Febri.

Saat ditanya siapa-siapa nama saksi yang diperiksa, Febri tidak menyebutkan secara gamblang, tampaknya masih dirahasiakan untuk publik.

“Nama-nama saksi tidak bisa kita sampaikan. Namun unsur saksi ini dari pegawai di Pokja ULP dan Dinas PUPR,” singkat Febri.

Untuk diketahui, pemeriksaan ini mulai dilakukan penyidik KPk sejak pukul 10.00 Wib. Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung.

Dari pantauan wartawan di lapangan, awak media tidak diperkenankan untuk mengikuti jalannya pemeriksaan. Namun saat bersamaan terlihat salah seorang pria memakai baju kaos putih memasuki gedung, diduga satu orang saksi lainnya sudah datang.

Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Bengkalis pada Jumat (1/6/2018). Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang Rp1,9 miliar. Diduga uang itu terkait kasus proyek jalan di Bengkalis. (hrc/red)