Jakarta –
Spanduk kuning itu bertuliskan “DeBintal Rumah Potong Ayam”. Terpasang di antara perdu yang rimbun, ada berbagai unit usaha yang ditawarkan oleh penangkaran ayam dan burung puyuh di tengah permukiman warga itu.
Debintal adalah akronim dari Dekat Bintang di Langit. Yayasan yang berdiri sejak 2020 ini digawangi oleh 13 eks napiter (narapidana terorisme). Hendro Fernando adalah salah satunya. Hidupnya kini berubah semenjak keluar dari penjara. Hendro yang dulu dikenal sebagai koordinator persenjataan serta pendanaan, kini lebih akrab sebagai Hendro si penjagal ayam dan pemilah telur puyuh.
Sebagai eks Napiter (narapidana terorisme), ia pun menjauh dari kehidupan lamanya dan memutuskan untuk kembali ke pangkuan ibu pertiwi. Bukan hal yang mudah untuk kembali bermasyarakat. Namun dengan kegigihannya, Hendro berhasil memperoleh kembali kepercayaan dan dukungan warga untuk membuka usaha.
@import url(“https://awscdnstatic.detik.net.id/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews












