Kesehatan DPRD rohil Hearing Bersama Dinkes, Dinsos, DPMD Bahas Bansos dan Dana Covid-19

DPRD rohil Hearing Bersama Dinkes, Dinsos, DPMD Bahas Bansos dan Dana Covid-19

BERBAGI

ROHIL, tribunriau – Komisi D Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengadakan Hearing bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas sosial (Dinsos) dan Dinas pemerdayaan masyarakat dan Desa (DPMD), terkait bantuan sosial (Bansos) dan pengunaan dana covid -19, kamis (11/6/20) diaula kantor DPRD Rohil Batu enam Bagansiapiapi.

Rapat dengar pendapat dipimpin langsung ketua komisi B DPRD Rohil Elfarinda. S. Pd, wakil ketua komisi B syamsudin,di saksikan wakil ketua II basiran Nur Efendi. SE dan wakil ketua III Hamzah, MSi. MM.

Sedangkan Dari pemerintah Daerah, hadir kepala Dinas sosial dr. H. Junaidi saleh. M. Kes, kepala Dinas kesehatan Hj. Dahniar. M. Kes, kepala DPMD Yandra. SE,MSi.

” Ini adalah apresiasi yang bagus , arti nya semua OPD sudah membawa data masing -masing sehingga subtansi ini harus kita sampaikan kepada masyarakat,” kata wakil ketua komisi B DPRD rohil samsudin, Sp usai rapat dengar pendapat.

Adapun target yang utama adalah penjelasan informasi, Insya Allah kita sudah sama – sama mendengar dan kita tanya sama mereka, ini sudah kita anggap cukup.

” saya pikir mengenai data sudah tidak ada masalah, print data sudah diperbaiki dan sudah bagus ,saya sama sekali tidak kecewa apa yang sudah disampaiakan OPD terkait ,tapi memang harus ada pembicaraan tindak lanjut, karena kita harus akui covid -19 ini belum selesai sampai vaksin di temukan ,” kata samsudin.

Tambah samsudin, mengenai anggaran covid -19 sudah dijelaskan tadi oleh dinas terkait. Masalah anggaran tetap kita awasi bersama .

Selanjutnya Ketua komisi B DPRD Rohil Elfarinda mengatakan, sangat puas sekali apa yang disampaikan oleh OPD terkait pad hearing tadi ,karena selama ini ada pemberitaan masalah bantuan covid-19 dan pada hari ini sudah terjawab semua .

Dari penjelasan yang disampaikan Kepada kami, nanti kami sudah bisa menyampaikan kepada masyarakat apa yang sebenarnya terjadi mengenai bantuan Bansos, BLT dan tadi sudah terjawab semua dengan berita -berita dari masyarakat, bahwa tidak adanya tidak tepat sasaran , tadi sudah dijelaskan oleh OPD yang terlibat dalam masalah bantuan covid -19.

” Mengenai masyarakat yang layak mendapat bantuan tapi tidak dapat, tadi sudah ada solusi dari dinas terkait ,nantinya akan di ferivikasi datanya dan difailite lagi di masukan ke data pembaharuan melalui Desa,” jelas Elfarinda. (hen)