Kesehatan DPC Projo Bengkalis Dukung Perintah Presiden Vaksinasi Gratis, Tolak Dagang Vaksin

DPC Projo Bengkalis Dukung Perintah Presiden Vaksinasi Gratis, Tolak Dagang Vaksin

BERBAGI

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Dengan semakin meningkatnya pandemi covid-19 di Kabupaten Bengkalis khususnya dan Indonesia umumnya, dan telah dilakukannya vaksinasi gratis bagi masyarakat, adalah merupakan perintah Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo agar dilakukannya vaksinasi gratis bagi rakyat diseluruh daerah Indonesia.Sangat diapresiasi oleh DPC Projo (dewan pimpinan cabang pro Jokowi) Kabupaten Bengkalis.

Melalui Ketua DPC Projo Kabupaten Bengkalis, Sabarman Damanik, Sabtu (17/07/21) mengatakan,  bahwa pernyataan itu merupakan suatu bentuk dukungan kepada pemerintahan Joko Widodo yang selalu tanggap dalam upaya melakukan yang terbaik untuk keselamatan rakyatnya.

“Kami sangat apresiasi dan mendukung, serta mengawal kegiatan vaksinasi gratis bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis, serta menolak segala bentuk dagang vaksin oleh orang yang hanya ingin meraup keuntungannya saja,” kata Sabarman.

Dilanjutkannya, dukungan itu juga untuk meneruskan instruksi dari DPP Projo di Jakarta dan DPD Projo Riau, yang telah memutuskan;1.Mendukung keputusan presiden mengenai vaksin gratis untuk rakyat.2.Berperan dalam mendorong percepatan terciptanya kekebalan komunal (herd imunity) dengan target vaksin 70% populasi sesuai arahan presiden.

3.Projo akan bergotong royong membantu sosialisasi dan mobilisasi warga, agar target diatas dapat tercapai dengan secepatnya, karena keselamatan rakyat ditengah pandemi adalah yang utama.4.Meminta agar pemerintah menjadikan apotik, klinik, puskesmas, kantor desa, posyandu, koramil, polsek, sekolah, pabrik menjadi sentra vaksinasi gratis.

Sabarman Damanik disaat pertemuan dengan pengurus Projo tingkat nasional tahun 2020 lalu.

“Seperti dikatakan Sekjen DPP Projo Handoko di Jakarta baru-baru ini, Projo melihat perdagangan vaksin Covid-19 tidak sesuai dengan misi awal Presiden Jokowi.Untuk itu, DPC Projo Bengkalis meminta kepada pemerintah dan forkopimda Kabupaten Bengkalis, agar menindak tegas bagi pihak-pihak yang memperdagangkan vaksin,” pungkas Sabarman.(jlr).