Begini Jejak Pembunuh Sadis Wanita di Tangsel Akhirnya Terlacak Polisi

Jakarta

Pembunuh sadis wanita inisial SL (33) di indekos Serpong, Tangsel, ditangkap polisi. Jejak pelaku terlacak dari ponsel milik korban yang dicuri pelaku.

Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu menjelaskan saat dilakukan pengecekan di TKP, diketahui ponsel milik korban hilang dan diduga diambil pelaku. Selanjutnya dilakukan penyelidikan terhadap saksi-saksi.

“Dari keterangan saksi diketahui handphone tersebut telah dijual oleh AJL kepada J dan S dengan harga Rp 30 ribu di rumah I yang merupakan teman AJL,” katanya saat dihubungi, Selasa (28/6/2022).

Ia mengatakan rumah I terletak di Serpong, Tangsel, sementara J dan S diamankan di kontrakan yang berada di Karang Tengah, Kota Tangerang bersama satu unit ponsel disita dari J dan S. Selanjutnya tim kembali melakukan penyelidikan tentang keberadaan tersangka AJL.

Sarly mengungkapkan, pada Selasa (28/6) sekitar pukul 00.37 WIB, tim opsnal gabungan mendapat informasi tentang keberadaan tersangka AJL. Diketahui AJL sedang berada di kosan yang beralamat di Serpong Utara, Tangsel.

“Pada saat itu pula tim langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap tersangka (AJL),” tambahnya.

Sebelumnya diketahui, AJL (23) merupakan pelaku utama pembunuhan wanita berinisial SL (35) di indekos Serpong, Tangsel. Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Aldo Primananda Putra menyebutkan pelaku berinisial AJL (23) merupakan seorang pengamen jalanan.

“Sudah ditangkap tadi Subuh.Ngekosdi daerah Jelupang, Tangsel. Tidak ada hubungan apa-apa, murni merampok,” kata Aldo saat dikonfirmasi, Selasa (28/6).

SL Tewas Berismbah Darah di Kamar Kos

Sebelumnya diberitakan, wanita berinisial SL (35) tewas bersimbah darah di depan sebuah kamar kos di Serpong, Tangerang Selatan. Korban tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (25/6) sekitar pukul 02.00 WIB. Tetangga korban awalnya mendengar adanya teriakan dari kamar kos SL. Saat ditemukan, korban dalam keadaan kritis.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan korban sempat berteriak kamarnya didatangi maling berjenis kelamin pria. Awalnya teriakan korban yang meminta tolong didengar tiga tetangga di lokasi.

Para saksi kemudian langsung menuju kamar korban. Ketika ditemukan, korban telah dalam keadaan kritis.

“Korban sudah berada di depan pintu kamar korban dalam keadaan bersimbah darah,” ujar Sarly, Sabtu (25/6).

Tiga saksi kemudian melaporkan kasus itu kepada pihak kepolisian. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan pihak kepolisian.

(dek/mei)

Sumber: DetikNews