Amburadul nya Tata Kelola Pasar Sabtu Sungai Pakning


Tribunriau.com. Sungai Pakning, Sabtu, 23/05/2026. Hari Pasar Demikian sebagian masyarakat Kecamatan Bukit Batu pada umumnya dan Sungai Pakning pada khususnya menyebut hari Sabtu, pada setiap minggunya. Hal ini memang hari Sabtu sejak dulu merupakan hari yang berbeda dalam kegiatan jual beli di pasar Sungai Pakning, dimana para pedagang lebih ramai dari hari – hari biasa.

Namun hal ini, belakangan menjadi perhatian dan perbincangan dikalangan masyarakat baik yang datang untuk berbelanja, maupun. Pedagang yang datang untuk berdagang, bahkan masyarakat yang hanya sekedar lewat, karena memang keberadaan pasar Sabtu ini berada di jalan poros utama Sungai Pakning.

Seperti yang dikeluhkan salah satu warga masyarakat, Iskandar yang kebetulan melintas melewati jalan tersebut, merasa sangat terganggu dengan macetnya lalu lintas, yang disebabkan tidak tertata nya, baik pedagang yang berjualan maupun kendaraan yang berhenti dan terparkir sembarangan, termasuk masalah sampah yg di tinggal pedagang berserakan ketika pasar usai.

Disamping itu salah satu pedagang budi menyebutkan Kekecewaan dengan banyaknya Kutipan “Kami pedagang harus bayar retribusi lapak dagangan Bayar keamanan kebersihan dan biaya laenya yang tidak jelas tolong lah kami utk menertibkan biaya biaya ini imbuhnya lagi ”

Tentunya hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar dan perlu perhatian dari Pemerintah Kecamatan. Bukit Batu dalam hal ini UPT Pasar, yang menurut beberapa warga juga, sudah coba untuk memberikan masukan namun sampai saat ini belum ada tindakan nyata yang dilaksanakan terkait permasalahan ini. ( R461L )