Ekonomi Alwi: Kita Bantu Masyarakat Nelayan Batam

Alwi: Kita Bantu Masyarakat Nelayan Batam

BERBAGI
Sekretaris Dinas Perikanan Pemko Batam, Alwi
Sekretaris Dinas Perikanan Pemko Batam, Alwi

BATAM,Tribun Riau- Semenjak banyaknya berdiri perusahaan galangan kapal di Pulau Batam, Masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan terpaksa mencari ikan lebih jauh dari zona sebelumnya. Tak hanya itu, penghasilan para nelayan-pun ikut turun.

Namun, Dinas Perikanan Pemko Batam tak tinggal diam atas keluh kesah nelayan tersebut, Sekretaris Dinas Pemko Batam, Alwi menyatakan akan membantu semaksimal mungkin untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan yang ada di Batam.

Dikatakannya juga, pihaknya tengah meminta bantuan kepada Provinsi dan pusat, bantuan tersebut berupa pelatihan, alat tangkap, serta hal-hal yang menunjang profesi nelayan di Pulau Batam.

“Kita harapkan kementerian perikanan dan dinas perikanan provinsi akan berikan bantuan alat tangkap untuk zona yang lebih jauh, pelatihan, dan mengharapkan perjinan dipermudah, ijin tangkap, ijin angkut, ijin berlabuh, serta subsidi bahan bakar dari pertamina,” ujar Sekretaris Dinas Perikanan Pemko Batam, Alwi kepada Tribunriau Senin (27/8/2018) di ruang kerjanya di kantor dinas Perikanan Sekupang.

Selain itu, pihaknya juga berharap semua elemen dapat bersinergitas, serta peka terhadap ekonomi masyarakat, khususnya nelayan.

“Kita juga mengharapkan semua stakholder Pertamina, Kementerian Perikanan dan Dinas Perikanan Provinsi secara terpadu dan terintergritas, mulai memverifikasi, kalau mau meningkatkan kesejahteran masyarakat nelayan Batam, masyarakat Nelayan banyak mengajukan Proposal permohonan alat bantuan kegiatan peningkatan sarana dan prasarana alat tangkap, berupa bubu, bento, kramba, dll. Kita akan akomodir semua proposal, kita kumpulkan baru kita usulkan melalui musrembang, tingkat kota, melalui provinsi dan sampai ke pusat,” jelasnya.

Sebelumnya, Alwi mengatakan bahwa Nelayan di Batam pernah mendapatkan bantuan dari Pusat, bantuan tersebut berupa pompong, alat tangkap, serta alat lainnya.

“Kita sudah beberapa kali mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, DAK bagi nelayan berupa pompong, alat tangkap, mesin, juga memberi pelatihan dan petugas penyuluh, dari 500 KUB nelayan yang ada di Batam,” pungkasnya. (lian)